Breaking News
light_mode
Beranda » Travel » Destinasi » Curug Sikebut, Keindahan Tersembunyi di Desa Ginandong

Curug Sikebut, Keindahan Tersembunyi di Desa Ginandong

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 29 Okt 2023
  • visibility 2.896
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Alam Kabupaten Kebumen tidak pernah habis untuk dieksplorasi keindahannya. Di sepanjang pesisir selatan, berjajar pantai dari Kecamatan Mirit hingga Ayah yang menawarkan keindannya masing-masing. Sedangkan di bagian utara, tersimpan berbagai potensi wisata di balik hijaunya perbukitan.

Puluhan air terjun tersembunyi di antara rimbun bukit di daerah dikenal dengan kawasan Petai Sewu tersebut. Satu di antaranya ialah Curug Sikebut yang berada di Desa Ginandong, Kecamatan Karangayam. Curug Sikebut berjarak sekitar 25 km dari pusat kota Kebumen dan 14 km ke utara dari Kecamatan Karanganyar.

Curug Sikebut terletak lereng Bukit Keseneng (338 mdpl) dan Bukit Igir Kunir (402 mdpl). Bukit yang berada di kawasan hutan negara yang dikelola Perhutani tersebut menjadi hulu dari Curug Kedondong di Desa Gunungsari, Kecamatan Karanggayam.

Baca Juga: Grand Opening, Sagara View of Karangbolong Ditarget Jadi Magnet Baru Wisata Bertaraf Internasional

Sebenarnya, curug yang ada di Dusun Sibelet itu berjarak sekitar 200 meter dari perkampungan penduduk. Namun karena informasi yang masih kurang, banyak pengunjung justru menggunakan rute lain yang lebih jauh.

Ada yang menyelusuri sungai di pinggiran hutan Desa Ginandong atau melalui hilir. Akan tetapi dengan menyelusuri sungai tersebut, justru akan menemui sejumlah curug kecil, salah satunya Curug Ginandong. Wisatawan bukan hanya akan disuguhi pemandangan nan indah, tapi sepanjang perjalanan akan dihadapkan dengan jalur yang sangat menantang. Bagi pecinta petualangan, melalui jalur ini cukup menarik untuk dilalui.

Suasana Alam Masih Alami

Ya, Curug Sikebut memiliki ketinggian sekira 30 meter dengan dua aliran air yang terpisah dekat. Suasana alamnya masih alami dengan pemandangan hutan pinus juga kebun-kebun penduduk. Keunikan Curug Sikebut adalah gemericik air yang jatuh akan terhempas angin pegunungan membuat sensasi di bawah curug. Tak jarang muncul pelangi di bawah curug yang berad di anak Sungai Kedungtangkil ini.

Curug Sikebut bukanlah tempat wisata yang dikelola sehingga tak ada fasilitas di sana. Selain itu, waktu yang tepat berkunjung ke Curug Sikebut adalah pada musim penghujan. Pasalnya, curug tersebut akan kering jika musim kemarau tiba.

Bagi warga setempat, Curug Sikebut dianggap sebagai tempat keramat. Oleh karena itu, tak banyak penduduk yang sering datang ke sana. Di kalangan warga beredar cerita, pernah ada muda-mudi melakukan hal tak senonoh di Curug Sikebut. Pasangan itu lantas terkena bencana. Terlepas dari benar tidaknya cerita itu, cerita itu menyampaikan pesan leluhur agar menjaga tempat wisata dengan tidak melakukan hal amoral.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Pasca-Idulfitri, KORPRI Kebumen Resik-Resik Alun-Alun bersama Bupati

    Sinergi Pasca-Idulfitri, KORPRI Kebumen Resik-Resik Alun-Alun bersama Bupati

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 601
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Masih dalam hangatnya suasana Idulfitri 1447 H, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam KORPRI Kebumen menggelar aksi “Jumat Bersih” di Alun-alun Pancasila, Jumat 27 Maret 2026. Kegiatan ini diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani. Ketua KORPRI Kebumen, Aden Andri Susilo, menyampaikan bahwa aksi ini […]

  • Wujud Gotong Royong, Bulan Dana PMI Kebumen 2025 Tembus Rp1,57 Miliar

    Wujud Gotong Royong, Bulan Dana PMI Kebumen 2025 Tembus Rp1,57 Miliar

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 640
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dana kemanusiaan sebesar Rp1.576.986.071 berhasil dihimpun melalui Bulan Dana PMI Kabupaten Kebumen tahun 2025. Hasil tersebut diserahkan Bupati Kebumen Lilis Nuryani kepada Ketua PMI Kebumen Sabar Irianto dalam acara Musyawarah Kerja (Musker) PMI 2026 yang berlangsung di Pendopo Kabumian, Senin 26 Januari 2026. Meski sedikit di bawah capaian tahun 2024 yang sebesar […]

  • SMK Cipta Karya Prembun

    Tembus Grand Final Lomba Karya Ilmiah Cagar Budaya Tingkat Jateng, SMK Cipta Karya Gelar Jelajah Heritage

    • calendar_month Ming, 12 Nov 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.308
    • 0Komentar

    PREMBUN (KebumenUpdate.com) – Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) TAPAK, SMK Cipta Karya Prembun berhasil masuk tahap grand final Lomba Karya Ilmiah Cagar Budaya yang diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Dalam ajang tahunan tersebut, kelompok siswa yang dimotori oleh Laila Septi Ramadhani mengangkat keberadaan cagar budaya di kawasan heritage Prembun. Rencananya mereka akan […]

  • Dilaporkan Polisi, Pencuri Jenitri Ternyata Kakak Sendiri

    Dilaporkan Polisi, Pencuri Jenitri Ternyata Kakak Sendiri

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.428
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kasus pencurian cukup unik terjadi di Desa Kutosari, Kecamatan Kebumen. Pengusaha jenitri Puji Uswatun Jannah (37) warga Dukuh Jetis, Desa Kutosari lapor ke Polsek Kebumen lantaran kehilangan biji jenitri kualitas bagus senilai Rp 100 juta. Kasus tersebut terjadi pada Rabu, 16 Oktober 2019 lalu sekitar pukul 08.00 wib. Pencurian jenitri itu diketahui […]

  • Harga Beras Naik, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

    Harga Beras Naik, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

    • calendar_month Kam, 22 Feb 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.601
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Berdasarkan data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindag KUKM) Kabupaten Kebumen, harga beras di Kebumen mengalami kenaikan mulai akhir Januari 2024. Sebelum naik harga, jenis beras medium harga per kilogram Rp11.000. Lalu berangsur naik di kisaran Rp13.000 sampai Rp14.000 per kg. Sedangkan untuk beras premium pada kisaran Rp14.500 sampai […]

  • PAFI Jembrana

    PAFI Jembrana: Penyakit yang Harus Diwaspadai di Musim Penghujan dan Cara Mencegahnya

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 604
    • 0Komentar

    MUSIM hujan membawa kesejukan dan keindahan alam, namun di balik itu semua, terdapat sejumlah penyakit yang sering muncul dan mengancam kesehatan. Perubahan cuaca yang drastis dan kondisi lingkungan yang lembap menjadi faktor utama penyebab meningkatnya berbagai penyakit pada musim hujan. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Jembrana pafikabjembrana.org mengingatkan sejumlah penyakit yang harus diwaspadai pada […]

expand_less