Breaking News
light_mode
Beranda » Travel » Destinasi » Curug Sikebut, Keindahan Tersembunyi di Desa Ginandong

Curug Sikebut, Keindahan Tersembunyi di Desa Ginandong

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 29 Okt 2023
  • visibility 2.830
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Alam Kabupaten Kebumen tidak pernah habis untuk dieksplorasi keindahannya. Di sepanjang pesisir selatan, berjajar pantai dari Kecamatan Mirit hingga Ayah yang menawarkan keindannya masing-masing. Sedangkan di bagian utara, tersimpan berbagai potensi wisata di balik hijaunya perbukitan.

Puluhan air terjun tersembunyi di antara rimbun bukit di daerah dikenal dengan kawasan Petai Sewu tersebut. Satu di antaranya ialah Curug Sikebut yang berada di Desa Ginandong, Kecamatan Karangayam. Curug Sikebut berjarak sekitar 25 km dari pusat kota Kebumen dan 14 km ke utara dari Kecamatan Karanganyar.

Curug Sikebut terletak lereng Bukit Keseneng (338 mdpl) dan Bukit Igir Kunir (402 mdpl). Bukit yang berada di kawasan hutan negara yang dikelola Perhutani tersebut menjadi hulu dari Curug Kedondong di Desa Gunungsari, Kecamatan Karanggayam.

Baca Juga: Grand Opening, Sagara View of Karangbolong Ditarget Jadi Magnet Baru Wisata Bertaraf Internasional

Sebenarnya, curug yang ada di Dusun Sibelet itu berjarak sekitar 200 meter dari perkampungan penduduk. Namun karena informasi yang masih kurang, banyak pengunjung justru menggunakan rute lain yang lebih jauh.

Ada yang menyelusuri sungai di pinggiran hutan Desa Ginandong atau melalui hilir. Akan tetapi dengan menyelusuri sungai tersebut, justru akan menemui sejumlah curug kecil, salah satunya Curug Ginandong. Wisatawan bukan hanya akan disuguhi pemandangan nan indah, tapi sepanjang perjalanan akan dihadapkan dengan jalur yang sangat menantang. Bagi pecinta petualangan, melalui jalur ini cukup menarik untuk dilalui.

Suasana Alam Masih Alami

Ya, Curug Sikebut memiliki ketinggian sekira 30 meter dengan dua aliran air yang terpisah dekat. Suasana alamnya masih alami dengan pemandangan hutan pinus juga kebun-kebun penduduk. Keunikan Curug Sikebut adalah gemericik air yang jatuh akan terhempas angin pegunungan membuat sensasi di bawah curug. Tak jarang muncul pelangi di bawah curug yang berad di anak Sungai Kedungtangkil ini.

Curug Sikebut bukanlah tempat wisata yang dikelola sehingga tak ada fasilitas di sana. Selain itu, waktu yang tepat berkunjung ke Curug Sikebut adalah pada musim penghujan. Pasalnya, curug tersebut akan kering jika musim kemarau tiba.

Bagi warga setempat, Curug Sikebut dianggap sebagai tempat keramat. Oleh karena itu, tak banyak penduduk yang sering datang ke sana. Di kalangan warga beredar cerita, pernah ada muda-mudi melakukan hal tak senonoh di Curug Sikebut. Pasangan itu lantas terkena bencana. Terlepas dari benar tidaknya cerita itu, cerita itu menyampaikan pesan leluhur agar menjaga tempat wisata dengan tidak melakukan hal amoral.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Residivis Ini Curi Sepeda Motor Usai Karaoke di Dees Cafe

    Tiga Residivis Ini Curi Sepeda Motor Usai Karaoke di Dees Cafe

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 31.956
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com)  – Tiga pemuda residivis nekat mencuri sepeda motor yang diparkir di halaman Dees Cafe & Karaoke. Aksi pencurian itu dilakukan saat mereka selesai karaoke bersama di cafe yang berada Desa Karanggedang, Kecamatan Sruweng, Kebumen tersebut. Ketiga tersangka diketahui bernama Angger Alip (21) warga Desa Kecitran, Purwareja Klampok, Banjarnegara, Lintang (24) warga Dukuh Tratas […]

  • Ular King Kobra

    Tim Damkar Kebumen Evakuasi Dua Ekor King Kobra dari Rumah Warga

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 966
    • 0Komentar

    KARANGANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kebumen berhasil mengevakuasi dua ekor ular king kobra dari rumah warga di Desa Wonorejo RT 03 RW 01, Kecamatan Karanganyar, Kebumen, Rabu 15 Oktober 2025 sore. Kejadian tersebut sempat membuat panik penghuni rumah dan warga sekitar. Laporan diterima Damkar sekitar pukul 18.15 WIB. Setibanya di lokasi, regu piket […]

  • Dukung Ketahanan Pangan, Polres Kebumen Tanam Jagung Serentak

    Dukung Ketahanan Pangan, Polres Kebumen Tanam Jagung Serentak

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 880
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Jajaran Polres Kebumen melaksanakan aksi penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 di lahan milik Polri, Desa Muktisari, Kecamatan Kebumen, Sabtu 7 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menyatakan bahwa keterlibatan kepolisian bertujuan […]

  • Khitanan Massal

    Kolaborasi Djarum Foundation dan Bolo Sewu Antar 100 Anak Menuju Gerbang Kedewasaan

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle Syarif Hidayat
    • visibility 549
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Di antara langkah-langkah kecil menuju ruang khitan, tampak genggaman erat para ibu yang berusaha menenangkan putra-putranya. Senin 22 Juni 2026 menjadi hari yang tak mudah sekaligus membahagiakan bagi 100 anak di Komplek Masjid Baiturridwan, Dukuh Keburuhan, Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen. Melalui khitanan massal hasil kolaborasi Djarum Foundation, Majelis Bolo Sewu, […]

  • Peweka 2019 Digelar, Beragam Produk UMKM Dipamerkan

    Peweka 2019 Digelar, Beragam Produk UMKM Dipamerkan

    • calendar_month Sel, 1 Okt 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.776
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Beragam produk UMKM dipamerkan selama seminggu di Alun-alun Kebumen, 1-7 Oktober 2019. Pameran bertajuk Pesta Wirausaha Kebumen (Peweka) 2019 itu dibuka oleh Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Selasa (1/10/2019). Ketua Panitia Peweka 2019, Nanang Eko Sulaksono menjelaskan Peweka 2019 merupakan pesta bagi para pelaku usaha kecil dan menengah Kebumen. Kegiatan ini sebagai […]

  • Tragedi Muzdalifah

    Tragedi Muzdalifah dalam Pandangan Etika Bisnis

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 10.740
    • 0Komentar

    Oleh: Joko Purnomo KITA tentunya sangat bersyukur kepada Allah SWT ketika tahun 2023 pemerintah Arab Saudi kembali membuka penyelenggaraan haji secara normal. Kebijakan ini direspon oleh semua negara dengan mengirimkan jamaah hajinya secara maksimal. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama juga langsung tancap gas semaksimal mungkin untuk mengirimkan jamaah hajinya seperti tahun-tahun sebelum Covid-19.  Alhamdulillah Indonesia […]

expand_less