Breaking News
light_mode
Beranda » Inspiring » Mengenal Heksa, Preman Budiman Asal Karanganyar

Mengenal Heksa, Preman Budiman Asal Karanganyar

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 24 Feb 2021
  • visibility 26.263
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Heksa yang panik dan ketakutan, hanya bermodalkan tekad lari sejauh-jauhnya dari bumi Jawa. Heksa meninggalkan Karanganyar menuju Kalimantan.

Menggelandang di Kalimantan Hingga Bekerja di BUMN

Dalam hidup, semuanya membutuhkan proses. Kalimantan sama sekali asing baginya. Tidak ada kerabat, tidak ada kenalan, dan tidak ada yang dituju. Heksa hanya ingin melarikan diri sejauh-jauhnya dari Kebumen karena tidak ingin mendekam di jeruji besi. Namun dia tahu, hidup harus memiliki tujuan, ingin apa dan bagaimana. Berbagai proses penyesuaian dia lakukan.

Heksa hanya berprinsip harus tetap berpikir positif. Karena nanti itulah yang akan terjadi dan akan diterima. Hal ini dia temukan sendiri dalam kehidupan. Sebagai contoh, saat ada polisi dan dia berpikir ketilang, maka itulah yang terjadi. Saat melewati jalan berlubang dan ia berpikir akan terperosok, maka itulah yang terjadi. Dari kejadian itu ia berkeyakinan bahwa apa yang dipikirkan itulah yang akan terjadi.

Anak Ayam;  Sebuah Hidayah Tuhan

Tak terlalu sulit baginya menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Kehidupan Heksa sebagai anak jalanan cukup melatihnya terbiasa bermental baja dan tidak cengeng. Di tengah kesulitan, Heksa merasa mendapatkan petunjuk dari Tuhan. Tanpa sengaja Heksa melihat anak ayam yang baru beberapa hari menetas dibiarkan sendirian mencari makan oleh induknya.

Heksa terus berpikir dan menguatkan diri. Anak ayam saja bisa mencari makan mengais rezeki, apa iya manusia yang dilahirkan sempurna memiliki akal tidak bisa, renung Heksa.

Hari-hari yang berat terus dilaluinya dengan semangat berpikir positif. Hingga ia berkenalan dengan seorang teman yang membawanya bekerja di kantor BUMN di perbatasan Kalimantan-Malaysia.

Boyong Gadis Kalimantan Pulang ke Karanganyar

Bekerja sebagai mandor dengan gaji yang cukup mentereng, tidak membuat puas karena merasa kehilangan kebebasan. Heksa pun memilih berhenti dan memikirkan pekerjaan yang tidak mengikat. Kehidupan yang dijalaninya selama ini membuatnya terbiasa bebas dan tidak terikat waktu dan tenaga.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Keselamatan Candi

    Operasi Keselamatan Candi 2026 di Kebumen, Pengendara Tertib Dapat Hadiah

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.748
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen menghadirkan pendekatan berbeda dalam Operasi Keselamatan Candi 2026. Masyarakat diminta tidak menghindar saat menjumpai operasi lalu lintas, karena pengguna jalan yang tertib justru berpeluang mendapatkan apresiasi berupa hadiah. Dalam kegiatan simpatik yang digelar Satlantas Polres Kebumen bersama instansi terkait di Jalan Ahmad Yani, Simpang Empat Tugu Lawet, Selasa 3 Februari […]

  • Ketua AIC SMPN Kutowinangun Zein Musta'in menyerahkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa di Panti Asuhan Putra Mandiri, Pejagoan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate.com)

    Bentuk AIC, Alumni SMPN Kutowinangun Santuni Yatim dan Dhuafa

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.076
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Para alumni SMP Negeri Kutowinangun, Kebumen membentuk Alumni Infaq Club (AIC) sebagai wadah bagi para alumni yang peduli dengan anak yatim dan kaum dhuafa. Belum genap sebulan terbentuk, AIC yang dimotori oleh para alumni angkatan 1981 itu langsung melakukan debutnya. Pada bulan suci Ramadan 1441 H, AIC SMPN Kutowinangun memberikan santunan berupa […]

  • KKN UNS

    Mahasiswa KKN UNS Sulap Debog Pisang Menjadi Keripik Aneka Rasa

    • calendar_month Jum, 10 Sep 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.895
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) –  Dalam rangka kegiatan KKN Tematik UNS Membangun Desa periode Juli-Agustus, KKN kelompok 38 Universitas Sebelas Maret (UNS) melakukan pengabdian di Desa/Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebuman, Jawa Tengah,  Jumat 20 Agustus 2021. Kelompok 38 terdiri atas 10 mahasiswa dari berbagai program studi. Yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Geografi, Pendidikan Luar Biasa, Biologi, Akuntansi, […]

  • Diduga Akibat Puntung Rokok, Teras Rumah Warga Sruweng Kebumen Terbakar

    Diduga Akibat Puntung Rokok, Teras Rumah Warga Sruweng Kebumen Terbakar

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 365
    • 0Komentar

    SRUWENG (KebumenUpdate.com) – Kebakaran melanda teras depan rumah milik Sutarti (63), warga Dusun Karangnangka RT 004 RW 002, Desa Karanggedang, Kecamatan Sruweng, Senin 15 Juni 2026. Polres Kebumen memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 10.10 WIB. […]

  • Dua Bocah di Karangsambung jadi Korban Kebejatan Pria Paruh Baya

    Dua Bocah di Karangsambung jadi Korban Kebejatan Pria Paruh Baya

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 497
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dua anak di bawah umur, warga Kecamatan Karangsambung, menjadi korban dugaan tindakan pelecehan seksual oleh pria paruh baya. Kasus tersebut disampaikan kepada awak media dalam konferensi pers yang berlangsung Kamis, 15 Mei 2025, dihadiri oleh Wakapolres Kompol Faris Budiman, Plt Sekdinsos P3A Dra Seha Rahayu, Plt UPTD PPA Arum Dwi L SKep, […]

  • Empat Kecamatan Lunas PBB Mendapat Hadiah

    Empat Kecamatan Lunas PBB Mendapat Hadiah

    • calendar_month Jum, 6 Sep 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 592
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (KebumenUpdate.com) – Empat kecamatan di Kabupaten Kebumen; Mirit, Bonorowo, Padureso, dan Poncowarno mendapat apresiasi/hadiah dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) atas penyelesaian penarikan pajak bumi dan bangunan (PBB). Hadiah diberikan bersamaan dengan kegiatan peningkatan kapasitas yang diikuti pegawai BPKPD bersama camat dan lurah di Hotel Ibis Style Malioboro Yogyakarta, Kamis malam 5 […]

expand_less