Mengenal Heksa, Preman Budiman Asal Karanganyar
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 24 Feb 2021
- visibility 25.870
- comment 0 komentar

Heksa Heri Sukarno. (Foto: Yaz Mita)
Demikian halnya dengan menjadi baik atau buruk, sebenarnya diri kita sendirilah yang memilih dan memikirkan. Jika kita berpikir ingin menjadi orang baik dan menjalani kehidupan yang baik-baik, kita sendiri yang memilih. Begitu juga sebaliknya. Oleh karenanya, jika kita memilih yang baik-baik, maka yang tidak baik yang lebih kecil. Sebaliknya, jika memilih hal-hal negatif sebagai hidupnya, maka hal-hal positif pasti menjadi lebih kecil. Pikiran kita sendiri yang menentukan, memilih yang mana.
Peduli dan Bermanfaat untuk Banyak Orang
Ingin mempunyai kekuatan sebanyak-banyaknya untuk bisa berbagi, peduli, dan bermanfaat bagi orang lain adalah keinginan Heksa sejak lama. Baik kekuatan materi, tenaga, pikiran, dan lainnya.
Seperti keyakinannya, apa yang terjadi bisa dibuat, itu juga yang terjadi padanya saat ini. Dengan kerja keras, perjuangan dan doa, usaha sembako dan distribusi minyak yang dirintisnya sejak tahun 2002 silam kini semakin berkembang. Dengan manajemen dan penataan yang baik, usaha Heksa mulai dipercaya oleh perusahaan-perusahaan besar tidak hanya di Karanganyar tapi juga di Kebumen.
Siapa menanam, akan menuai. Sedikitnya, 40 pekerja lapangan dan lima orang pegawai sarjana bekerja membantu usaha Heksa. Itulah yang dia sebut dengan “memiliki skill untuk mendapatkan skill” (menjadi bos/pemimpin dan memiliki banyak anak buah/karyawan).







Saat ini belum ada komentar