Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » Opini » Wariyun, Arif dan Jemblung

Wariyun, Arif dan Jemblung

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 12 Agu 2024
  • visibility 5.000
  • comment 0 komentar

Kata teman yang kritis tadi, Pak Bupati sering mengunggah hal-hal yang tak penting. Bahasa yang digunakan dalam komunikasi pun tidak mencerminkan seorang pejabat yang mestinya sangat menjaga tutur kata dan pilihan frasa. Teman tadi membandingkan dengan para politisi yang komunikasinya serba rapih, elok dipandang dan dibaca bahkan tak jarang menyewa tim pakar komunikasi untuk membesut cara berinteraksi dengan publik.

Lebih parah lagi, Pak Arif tidak menyaring komentar-komentar yang muncul di setiap status medsosnya. Terjadilah berbagai komentar beragam bermunculan. Dari yang mendukung, netral tapi juga yang mengeluh bahkan menghujat. Kosakata yang digunakan pun seringkali memojokkan atau malahan terasa tak layak untuk sebuah komunikasi rakyat dengan pimpinannya.

Di masa-masa genting politik semacam ini, menarik untuk mencermati apakah pola komunikasi yang dibangun Pak Arif adalah sesuatu yang dirancang (by design) atau memang secara alamiah merupakan gaya komunikasi beliau. Apalagi posisi yang dipilih ini seakan menempatkan dirinya menjadi sasaran tembak yang mudah dibidik oleh lawan-lawan politiknya. Sebuah langkah yang justru seperti memberikan amunisi kepada lawan politiknya untuk me-roasting, kalau meminjam istilah anak sekarang.

Namun jika kita menilik pada berbagai bentuk kebudayaan di pelosok-pelosok Kebumen, sebenarnya menyindir, mengejek bahkan merundung secara lisan ternyata bukan sesuatu yang asing. Salah satunya dapat kita jumpai dalam kesenian Jemblung atau Mentiyet, sebuah seni pertunjukan tradisional yang sudah semakin sulit dijumpai.

Budaya Blakasuta dan Komunikasi Antar-hierarki Sosial

Dalam pagelaran Jemblung, para pelaku akan duduk mengelilingi meja besar. Tanpa instrumen apapun mereka akan mulai bernyanyi, bertutur bahkan menirukan berbagai suara elemen gamelan. Di tengah meja, alih-alih alat musik atau alat pentas lainnya, yang tersedia adalah berbagai macam makanan dan minuman sebagai suguhan dari pemilik hajat.

Uniknya, jika ada makanan yang kurang sedap atau terlalu sedikit, para pemain dalam dialognya akan menyisipkan kritik bahkan ejekan kepada tuan rumah. Tak jarang ejekan diwujudkan dalam banyolan dengan kata-kata yang terkesan kasar. Tuan rumah maupun hadirin tidak melihat ejekan itu sebagai kekurangajaran.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skandal Perselingkuhan

    Diduga Tersangkut Skandal Perselingkuhan, Warga Joho Tuntut Sekdes dan Kadus Mundur

    • calendar_month Jum, 21 Jan 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.888
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Masyarakat Desa Joho, Kecamatan Adimulyo, Kebumen beberapa bulan terakhir bergejolak. Mereka secara terus menerus menuntut dua orang perangkat desa setempat mengundurkan diri dari jabatannya. Seperti terlihat Kamis, 20 Januari 2022 ratusan warga desa kembali mendatangi kantor desa setempat. Mereka menuntut Sekretaris Desa (Sekdes) Joho Mujiono dan Kepala Dusun (Kadus) Irma Dewi untuk […]

  • Rakornas KNGI

    Alternatif Pendanaan Pengembangan Geopark Jadi Isu Penting Rakornas KNGI 2024

    • calendar_month Kam, 5 Des 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Sementara itu, welcoming dinner juga dihadiri Direktur Sumber Daya Energi, Mineral dan Pertambangan Kementerian PPN/Bappenas Nizhar Marizi ST MSi PhD, SOLUSI Program Manager GIZ Yuliana Cahya Wulan, Asdep Konektivitas Berkelanjutan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Meinarti Fauzie dan sejumlah pejabat, dewan pakar KNGI, perencana ahli utama, serta badan pengelola Geopark di Indonesia. Kuliner […]

  • 4 Merek Rokok Paling Laris di Indonesia

    4 Merek Rokok Paling Laris di Indonesia

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 484.992
    • 0Komentar

    INDONESIA adalah  negeri yang beragam. Entah itu beragam budaya, suku, adat, dan juga kreteknya. Ada puluhan bahkan ratusan merek rokok yang ada di Indonesia, baik itu yang diproduksi rumahan maupun pabrikan. Banyaknya merek rokok tersebut, karena memang Indonesia adalah negeri kretek dan penikmatnya selalu jatuh cinta pada produk khas negeri ini. Memang, ini yang membedakan […]

  • Baznas Kebumen Salurkan ZIS Rp 2,1 Miliar

    Baznas Kebumen Salurkan ZIS Rp 2,1 Miliar

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.786
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kebumen mentasarufkan dana zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) tahap III tahun 2019 di pendopo rumah dinas Bupati Kebumen, Kamis (19/9/2019). Pentasarufan ZIS untuk para penerima di wilayah Kecamatan Pejagoan, Kebumen, Buluspesantren, Alian, Karangsambung dan Sadang itu diserahkan oleh Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz. Ketua Baznas Kebumen drh […]

  • Fly Away

    Fly Away Meriahkan Malam Inagurasi Prospek 2025 Universitas Putra Bangsa

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 994
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Grup band Fly Away (Freedom Song) sukses memeriahkan Malam Inagurasi Pekan Raya Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Prospek) 2025 Universitas Putra Bangsa (UPB) Kebumen, Rabu 16 September 2025. Meski sempat diguyur hujan, rangkaian acara yang berlangsung di halaman kampus Jalan Ronggowarsito No. 18 Pejagoan itu berlangsung meriah hingga paripurna. Fly Away tampil […]

  • SPPG

    Tegaskan Pengawasan Ketat Program Makan Bergizi Gratis, Ahmad Luthfi Perintahkan Bentuk Posko MBG 24 Jam

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 850
    • 0Komentar

    SURAKARTA (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jebres, Kota Surakarta, Rabu 8 Oktober 2025. SPPG ini menjadi satu dari 84 unit di Jawa Tengah yang telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). “Kami lakukan final cek hari ini di wilayah Jebres. SPPG ini sudah memiliki SLHS dan menjadi […]

expand_less