Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Wariyun, Arif dan Jemblung

Wariyun, Arif dan Jemblung

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 12 Agu 2024
  • visibility 5.145
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Kata teman yang kritis tadi, Pak Bupati sering mengunggah hal-hal yang tak penting. Bahasa yang digunakan dalam komunikasi pun tidak mencerminkan seorang pejabat yang mestinya sangat menjaga tutur kata dan pilihan frasa. Teman tadi membandingkan dengan para politisi yang komunikasinya serba rapih, elok dipandang dan dibaca bahkan tak jarang menyewa tim pakar komunikasi untuk membesut cara berinteraksi dengan publik.

Lebih parah lagi, Pak Arif tidak menyaring komentar-komentar yang muncul di setiap status medsosnya. Terjadilah berbagai komentar beragam bermunculan. Dari yang mendukung, netral tapi juga yang mengeluh bahkan menghujat. Kosakata yang digunakan pun seringkali memojokkan atau malahan terasa tak layak untuk sebuah komunikasi rakyat dengan pimpinannya.

Di masa-masa genting politik semacam ini, menarik untuk mencermati apakah pola komunikasi yang dibangun Pak Arif adalah sesuatu yang dirancang (by design) atau memang secara alamiah merupakan gaya komunikasi beliau. Apalagi posisi yang dipilih ini seakan menempatkan dirinya menjadi sasaran tembak yang mudah dibidik oleh lawan-lawan politiknya. Sebuah langkah yang justru seperti memberikan amunisi kepada lawan politiknya untuk me-roasting, kalau meminjam istilah anak sekarang.

Namun jika kita menilik pada berbagai bentuk kebudayaan di pelosok-pelosok Kebumen, sebenarnya menyindir, mengejek bahkan merundung secara lisan ternyata bukan sesuatu yang asing. Salah satunya dapat kita jumpai dalam kesenian Jemblung atau Mentiyet, sebuah seni pertunjukan tradisional yang sudah semakin sulit dijumpai.

Budaya Blakasuta dan Komunikasi Antar-hierarki Sosial

Dalam pagelaran Jemblung, para pelaku akan duduk mengelilingi meja besar. Tanpa instrumen apapun mereka akan mulai bernyanyi, bertutur bahkan menirukan berbagai suara elemen gamelan. Di tengah meja, alih-alih alat musik atau alat pentas lainnya, yang tersedia adalah berbagai macam makanan dan minuman sebagai suguhan dari pemilik hajat.

Uniknya, jika ada makanan yang kurang sedap atau terlalu sedikit, para pemain dalam dialognya akan menyisipkan kritik bahkan ejekan kepada tuan rumah. Tak jarang ejekan diwujudkan dalam banyolan dengan kata-kata yang terkesan kasar. Tuan rumah maupun hadirin tidak melihat ejekan itu sebagai kekurangajaran.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasien Covid-19

    Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Kebumen Menipis

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.841
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ketersediaan tempat tidur pada rumah sakit rujukan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen semakin menipis. Makin tingginya kasus positif Covid-19 di kabupaten berslogan Beriman menjadi sebab menipisnya tempat tidur bagi pasien Covid-19. Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prembun misalnya terdapat 74 pasien Covid. Ruang perawatan sudah akan penuh, karena tempat tidur […]

  • Bupati Kebumen Apresiasi Jembatan Presisi Polres: Transformasi dari Kayu Lapuk ke Plat Bordes

    Bupati Kebumen Apresiasi Jembatan Presisi Polres: Transformasi dari Kayu Lapuk ke Plat Bordes

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 978
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Komitmen untuk meningkatkan keamanan dan mobilitas masyarakat terus diperkuat. Polres Kebumen secara resmi merampungkan perbaikan Jembatan Presisi yang melintasi Sungai Kedung Bener, Dukuh Bandung Kidul, Desa Bandung, Kecamatan Kebumen. Peresmian jembatan yang menjadi akses vital ini dilakukan pada Rabu 25 Februari 2026. Sebelumnya, kondisi jembatan sepanjang 46 meter dan lebar 1,7 meter […]

  • Dekatkan Layanan Kesehatan ke Pelosok, Bupati Kebumen Tinjau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Watukelir

    Dekatkan Layanan Kesehatan ke Pelosok, Bupati Kebumen Tinjau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Watukelir

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 569
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui agenda rutin Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Bertajuk “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge”, kegiatan ini diselenggarakan di Balai Pertemuan Desa Watukelir, Kecamatan Ayah, Rabu 22 April 2026. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, didampingi jajaran Dinas Kesehatan […]

  • Makanan Segar

    Makanan Sehat yang Cocok Dikonsumsi Saat Cuaca Panas

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.039
    • 0Komentar

    Rekomendasi Makanan dan Minuman Segar untuk Menjaga Hidrasi dan Imun CUACA panas bisa memengaruhi selera makan dan kondisi tubuh. Saat suhu meningkat, tubuh kehilangan cairan lebih cepat lewat keringat, dan sistem kekebalan bisa melemah jika kita tidak menjaga asupan gizi. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Provinsi Bengkulu pafiprovinsibengkulu.org dan  PAFI Sabangmarauke pafisabangmarauke.org memberikan tips untuk […]

  • Munas VI AIPNEMA

    Munas VI AIPNEMA di Unimugo, Rumuskan Strategi Penguatan Mutu Pendidikan Ners Nasional

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 515
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Universitas Muhammadiyah Gombong (Unimugo) resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Muhammadiyah-’Aisyiyah (AIPNEMA), Kamis-Sabtu, 4–6 Desember 2025. Kegiatan yang menghadirkan 122 peserta dari 44 institusi pendidikan keperawatan Muhammadiyah–’Aisyiyah seluruh Indonesia ini merumuskan arah pengembangan pendidikan ners berbasis mutu, kolaborasi, dan daya saing global. Agenda pembukaan Munas […]

  • Usia 60 Bukan Halangan, Bupati Kebumen Beri Pesan Inspiratif untuk Siswa SMA Taruna Nusantara

    Usia 60 Bukan Halangan, Bupati Kebumen Beri Pesan Inspiratif untuk Siswa SMA Taruna Nusantara

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.163
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Lilis Nuryani menerima kunjungan enam siswa SMA Taruna Nusantara di Ruang Aroengbinang, kompleks Pendopo Kabumian, Senin 22 Desember 2025. Keenam siswa tersebut terdiri dari lima siswa SMA Taruna Nusantara kampus Cimahi dan satu siswa dari kampus Malang. Danar Syarif H, siswa asal Tamanwinangun yang mewakili rekan-rekannya menjelaskan bahwa kunjungan ini […]

expand_less