Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Tragedi Muzdalifah dalam Pandangan Etika Bisnis

Tragedi Muzdalifah dalam Pandangan Etika Bisnis

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 4 Jul 2023
  • visibility 10.637
  • comment 0 komentar

Nama-nama tersebut rupanya mem-vendorkan urusan busnya ke pihak ketiga. Urusan catering juga ke pihak ke-tiga, yang pada akhirnya tidak bisa ditelusuri siapa yang bikin rusuh hingga ada kejadian jamaah ada yang tidak terangkut bus. Ada kejadian makan tidak manusiawi, tenda overload, dan sebagainya. Bisa jadi dari yang terpilih tadi salah order, atau bisa jadi vendornya yang wan prestasi dan mereka melakukan pelanggaran etika bisnis yang sangat mencolok.

Pelayanan Armuzna yang Buruk
Tragedi Muzdalifah

Para jamaah haji menunggu diangkut dari Muzdalifah. (Foto: Joko Purnomo)

Kejadian pelaksanaan Armuzna tahun ini saya katakan terburuk sepanjang yang saya ketahui dari perkembangan haji Indonesia. Buruknya pelayanan haji ini tidak hanya menimpa jamaah haji reguler Indonesia, tapi saya juga mendapat informasi dari rekan saya juga menimpa jamaah haji khusus.

Sebenarnya, sumber masalah ada pada masyair/masyariq di bawah Kementerian Haji Saudi. Di antara sebabnya adalah penambahan kuota haji ternyata tidak dibarengi dengan penambahan maktab yang mengurusi jamaah haji.

Baca Juga: 1.290 Calon Jamaah Haji Kebumen Berangkat, Tertua Usia 101 Tahun

Kejadian bus terlambat itu kasus biasa, tetapi jika sampai tidak ada, itu kasus fatal! Saya beserta para jamaah dari kloter 28 SOC dan kloter-kloter setelahnya diangkut dari Padang Arofah menuju Muzdalifah sudah lewat tengah malam kurang lebih hampir jam 02.00 WAS dini hari. Banyak pengangkutan dari Arofah ke Muzdalifah yang jadwalnya baru diangkut menjelang subuh.

Berlanjut lagi angkutan dari Muzdalifah ke Mina yang terlambat dan bahkan tidak datang-datang hingga bikin jamaah kepanasan kehausan dan kelaparan di Muzdalifah. Hingga menjelang dzuhur dan bahkan sampai habis dzuhur mereka baru diangkut dalam kondisi dehidrasi karena panasnya mencapai 45 derajat ditambah lagi perut kosong karena tidak dapat air dan makan.

Kami mendapatkan kiriman foto dan video dari mereka mereka yang sampai siang belum diangkut dari Muzdalifah, banyak jamaah yang mengais sisa air dari botol-botol yang tertinggal. Sementara jamaah dari negara lain memilih jalan kaki dari Arafah ke Muzdalifah, Mina, hingga kembali ke Mekah untuk Ifadhah dan Sai.

Pelanggaran Etika Bisnis Perusahaan

Ya, kejadian ini jauh dari standar haji tahun sebelumnya. Kejadian kapasitas tenda yang over load hingga banyak jamaah yang memilih tidur di jalan atau di tenda logistik baik di Arafah maupun Mina menjadi solusi ketika tidak ada pilihan lain yang manusiawi. Bahkan ada ketua kloter dari Kebumen yang saya tanya ketika malam pertama datang tidurnya di kursi roda karena tidak mendapat tempat ditenda. Astghfirulloh.

Logikanya ketika jumlah gelang yang dicetak sama dengan kapasitas tenda, tentu kejadian jamaah tidak dapat tenda tidak akan terjadi. Ini tentunya pelanggaran etika bisnis yang sangat fatal dari penyelenggara dalam hal ini masyariq. Sebab kedua kemungkinan karena penjualan visa non reguler (furoda) dalam jumlah besar namun tidak diimbangi dengan pemenuhan fasilitas yang dibutuhkan.

Diantara konsekwensinya adalah bertambahnya jumlah bus Taraddudi  di kawasan Armuzna yang menyebabkan kemacetan parah, sehingga waktu penjemputan jamaah di Muzdalifah menjadi terlambat. Itu pun di perparah dengan jumlah jamaah pejalan kaki yang banyak melintas di jalanan yang di lalui bus.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realisasikan Program Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge, Bupati Kebumen Resmikan 11 Pustu Baru

    Realisasikan Program Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge, Bupati Kebumen Resmikan 11 Pustu Baru

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.394
    • 0Komentar

    ROWOKELE (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui Program “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge” yang secara simbolis diluncurkan oleh Bupati Lilis Nuryani, Rabu 10 September 2025. Acara peresmian dipusatkan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Giyanti Kecamatan Rowokele. Dalam kegiatan ini, Bupati Lilis meresmikan 11 Pustu baru […]

  • Petugas menunjukkan alat rapid test Covid-19. (Foto: Padmo-Kebumen)

    Hasil Lab Positif Covid-19, PDP Dinyatakan Sembuh

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 17.618
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Lamanya proses uji laboratorium bagi para pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 masih menjadi kendala. Bagaimana tidak, seorang pasien yang sudah dinyatakan sembuh dalam perawatan, hasil uji lab ternyata baru keluar. Pasien perempuan berinisial K (48) warga asal Kota Bogor Jawa Barat dinyatakan sembuh setelah mendapat penanganan medis di RSUD Prembun. Namun pasien […]

  • APBD 2025 Kabupaten Kebumen Ditetapkan Sebesar Rp3,1 Triliun

    APBD 2025 Kabupaten Kebumen Ditetapkan Sebesar Rp3,1 Triliun

    • calendar_month Sab, 21 Des 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.541
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – DPRD Kabupaten Kebumen menetapkan Perda APBD Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp3.101.459.994.980. Penetapan berlangsung Jumat malam 20 Desember 2024 dalam rapat paripurna yang dihadiri Ketua DPRD Kebumen H Saman, Wakil Ketua DPRD Fitria Handini dan Solatun, serta Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih. “Mengapa malam? Karena kita baru saja mendapat nomor register dari provinsi tadi […]

  • Harpi Melati

    HARPI Melati Kebumen Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

    • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.489
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kendati turut terdampak pandemi Covid-19, para perias pengantin yang tergabung dalam Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Kebumen tetap mengadakan bakti sosial pada bulan suci Ramadan ini. Sebanyak 105 paket sembako dan uang santunan diberikan kepada anak yatim dan dhuafa. Secara simbolis bantuan diserahkan oleh Wakil Bupati Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih […]

  • Karang Taruna

    Karang Taruna Kelurahan Selang Kerja Bakti Bersihkan Lapangan Sepak Bola yang Lama Mangkrak

    • calendar_month Sen, 13 Sep 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.139
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Guna menghidupkan kembali lapangan sepakbola yang lama mangkrak, para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Tunas Karya Kelurahan Selang, Kebumen menggelar kerjabakti. Kerja bakti untuk merapikan lapangan agar masyarakat bisa menggunakan kembali untuk berolahraga. Dengan menggunakan peralatan seadanya seperti arit, cangkul, maupun linggis, para pemuda membersihkan rumput liar di sekitar lapangan serta […]

  • Polisi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Ikan di Pantai Jatis

    Polisi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Ikan di Pantai Jatis

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.442
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Beberapa hari terakhir warganet dihebohkan oleh foto-foto kematian ribuan ikan yang terdampar di pantai Cemara Sewu Jetis Cilacap yang letaknya dekat dengan perairan Kebumen. Postingan itu pun viral dan dibagikan ribuan kali sejak Sabtu (12/10/2019) hingga saat ini. Berbagai dugaan pun muncul di tengah masyarakat, mulai dari keracunan masal, hingga fenomena alam. […]

expand_less