Lalai Saat Pasang Genteng, Dua Warga Karanggayam Kebumen Tersengat Aliran Listrik
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Jum, 10 Apr 2026
- visibility 506
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Nasib nahas menimpa dua warga Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen. Keduanya tersengat aliran listrik saat sedang memperbaiki atap rumah pada Kamis 9 April 2026. Akibat insiden tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara satu lainnya menderita luka bakar serius.
Dua korban teridentifikasi sebagai Sarno (33) dan Widi Saputra (29), keduanya merupakan warga Dukuh Tedunan, desa setempat.
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di rumah milik Jarwito, warga Dukuh Plipitan RT 02 RW 04.
Kejadian bermula ketika kedua korban bersama warga lainnya sedang bergotong-royong memasang genteng. Saat hendak berdiri, Widi diduga tidak menyadari adanya kabel listrik di atasnya.
Seketika, bagian kepala Widi menyentuh kabel bertegangan tinggi tersebut hingga ia tersengat. Sarno, yang saat itu berada di posisi sangat dekat, ikut tersengat karena bersentuhan langsung dengan tubuh Widi.
“Korban pertama tersengat dan terjatuh, sedangkan korban kedua yang berada di dekatnya turut tersengat karena adanya kontak fisik,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Jumat 10 April 2026.
Warga di lokasi segera mengevakuasi kedua korban ke Puskesmas Karangsambung. Namun, tim medis menyatakan Sarno meninggal dunia pada pukul 12.20 WIB. Hasil pemeriksaan menunjukkan Sarno mengalami luka bakar di lengan kiri belakang dan kondisi mata yang sudah mengalami midriasis.
Sementara itu, Widi Saputra yang mengalami luka bakar hingga 90% di area dada, perut, dan anggota tubuh lainnya, langsung dirujuk ke RSUD Kebumen untuk mendapatkan penanganan intensif.
Pihak Kepolisian Resor Kebumen telah menangani kasus ini dan membantu proses evakuasi korban ke fasilitas kesehatan. Jenazah Sarno kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi,” tambah Kapolres.
Menanggapi kejadian ini, Polres Kebumen mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar instalasi listrik, terutama pada pekerjaan konstruksi atau perbaikan rumah yang memiliki risiko tinggi. Makin Tahu Indonesia









Saat ini belum ada komentar