Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Sadang Geo Festival  & Godaan Durian Kedunggong

Sadang Geo Festival  & Godaan Durian Kedunggong

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 16 Des 2019
  • visibility 12.681
  • comment 0 komentar

DALAM sebuah acara yang diselenggarakan oleh pemerintah acap kali diramaikan dengan beragam stan produk unggulan daerah. Tidak terkecuali dengan event Sadang Geo Festival yang dihelat di Lapangan Anggawangsa Desa Sadangkulon, Kecamatan Sadang selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 14-15 Desember 2019.

Sedikitnya tujuh stan yang menampilkan potensi unggulan tujuh desa di Kecamatan Sadang, yakni Desa Pucangan, Sadangwetan, Sadangkulon, Wonosari, Kedunggong, Seboro dan Cangkring. Ada juga penampilan kesenian tradisional Sadang, seperti kuda lumping, lengger, warukan hingga jaringkes.

Sebagai sebuah hiburan, event yang mengundang artis ibukota asli Prumpung  Yoda Idol ini cukup sukses menghibur orang-orang pedesaan. Tetapi untuk mempromosikan Geopark Nasional Karangsambung dan Karangbolong masih perlu dikaji kembali.

Bupati KH Yazid Mahfudz, Dandim 0709 Letkol Inf Zamril Philiang, Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Kepala Disporawisata Kebumen Azam Fatoni, Ketua Harian Badan Pengelolan Geopark Nasional Karangsambung-Karangblong Ir H Djoenedi  Faturohman MSi.

Selain menonton berbagai hiburan termasuk penampilan “Bocah Ngapak” tanpa Ilham dan Haikal, anggota Forkopimda termasuk Dandim Letkol Zamril Philiang meninjau stan potensi daerah. Sebagai pencinta durian level dewa, tentu Dandim tergoda dengan buah beraroma menyengat itu. Karena acara formal, godaan itu sepertinya mampu beliau tahan.

***

Cerita  sebenarnya dimulai Minggu sore sekira pukul 16.00 WIB. Saat Letkol Zamril bersama sesepuh Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan, Anggota Komisi C DPRD Kebumen Bambang Tri Saktiono dan Bambang Suhadi dari Banser dan calon pengganti Dandim 0709 Letkol Matondang hendak survey bedah di Desa Wonotirto, Kecamatan Karanggayam.

Selesai survey sekitar pukul 17.15 WIB, Letkol Zamril mungkin masih terbayang durian yang dipamerkan, sehingga memiliki ide berburu durian di Sadang. Meluncurlah mobil dinas Dandim Toyota Fortuner  dengan enam penumpang plus driver itu ke arah Kecamatan Sadang membelah persawahan dan  hutan pinus.

Sampailah mobil di lokasi acara Geo Festival. Tak ada apa-apa, kecuali sejumlah pekerja yang sedang membongkar tenda sisa acara. Bertanyalah kepada sejumlah warga apakah di desa itu ada durian? Semua warga menggeleng. Tidak ada durian siap santap. Tak pupus harapan,  rombongan tetap mencari durian ke tempat asalnya di Desa Kedunggong, sebuah desa di ujung utara Kebumen.

***

Hari sudah benar-benar gelap saat mobil masuk Desa Kedunggong. Suasana makin gelap karena jalan berada di antara rimbun pohon pinus milik Perhutani. Tak ada orang berada di pinggir jalan. Begitu juga jarang berpapasan dengan warga yang melintas.

Akhirnya mobil menuju rumah Kepala Desa Kedunggong  Yuwono. Yuwono adalah kolega Bambang Tri Saktiono di PDI Perjuangan. Sebelum menjabat kades, Yuwono pernah menjadi anggota DPRD Kebumen periode 2009-2014.

Mendapat tamu dadakan, Pak Kades tentu bingung. Bisa-bisanya sekelas Komandan Kodim malam-malam blusukan sampai Kedunggong. Dia semakin bingung saat kedatangan para tamu itu ternyata hendak mencari durian.

Akhirnya Pak Kades telepon sana-sini apakah warganya ada yang memiliki durian. Tetapi bahkan Pak Kades keluar ke rumah warganya langsung. Tapi upaya terakhir itu tetap nihil. Masih belum ada aroma durian di desa itu.

“Mungkin baru tiga mingguan lagi sudah ada yang panen ,” kata Pak Kades dengan nada nggak enak hati.

***

Saya yang hanya penderek saja merasa kecewa? Sudah terbayang legitnya durian seperti yang dipamerkan.  Merasa bahwa pameran produk unggulan itu semacam dagelan yang tentu tak lucu. Saya jadi teringat,  pameran potensi pertanian di satu kecamatan, hasil pertanian dan buah-buahan yang dipamerkan dibeli dari pasar. Entahlah, kenapa tradisi di era Presiden Suharto seperti ini masih belum dipelihara sampai saat ini.

Promosi yang baik itu wajib, tetapi harus didukung dengan penguatan destinasi dan masyarakat agar wisatawan berkunjung tidak kecele, kapok hingga trauma.  Karena promosi secara hiperealitas  hanyalah menyuguhkan fantasi dan realitas semu.

Pukul 19.00 WIB rombongan pamitan untuk kembali ke Kota Kebumen. Setelah sinyal ponsel stabil, orang nomor satu di jajaran Kodim 0709 Kebumen itu menelpon seseorang. Dia menyebutnya Pak Slamet, seorang petani durian di Kemranjen, Banyumas.  Ada sekitar 10 biji durian jenis bawor dia pesan untuk dikirim ke Kebumen malam ini. Suara di seberang  telepon menyanggupi dengan harga yang disepakati.

“Kita sampai di kota, semoga durian dari Kemranjen sudah sampa juga,” tandas Dandim  usai menutup ponsel. (Ondo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alhamdulillah, 120 Tukang Becak Terima Paket Sembako

    Alhamdulillah, 120 Tukang Becak Terima Paket Sembako

    • calendar_month Sel, 28 Mei 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.204
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate) – Menjelang Lebaran, Badan Amil Zakal Nasional (Baznas) Kebumen memberikan santunan kepada 120 tukang becak yang tersebar di delapan pangkalan di Kebumen. Bingkisan berupa paket sembako tersebut dibagikan di Sekretariat Baznas Kebumen di Jalan Arungbinang Nomor 15, Selasa (28/5/2019). Para tukang becak memadati halaman  Sekretariat Baznas tersebut dengan mengendarai becak yang biasa dipakai […]

  • Jamaah Haji Kebumen

    1.290 Calon Jamaah Haji Kebumen Berangkat, Tertua Usia 101 Tahun

    • calendar_month Kam, 1 Jun 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.261
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 1.290 jamaah calon haji (calhaj) asal Kebumen mulai diberangkatkan. Para calhaj Kebumen musim haji 1444 H terbagi menjadi empat kelompok terbang (kloter) yakni kloter 28, 29, 30 dan 31. Data Kantor Kemenag Kebumen, calhaj tertua berumur 101 tahun atas nama Mad Supyan warga Desa/Kecamatan Rowokele masuk kloter 28. Mad Supyan merupakan […]

  • Grand Final Duta Pelajar Peduli HIV-AIDS 2025: Komitmen Kebumen Perangi Stigma dan Edukasi Sejak Dini

    Grand Final Duta Pelajar Peduli HIV-AIDS 2025: Komitmen Kebumen Perangi Stigma dan Edukasi Sejak Dini

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 812
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Suasana Pendopo Kabumian pada Minggu malam, 22 Juni 2025, begitu meriah dan mendebarkan dengan gelaran Grand Final Pemilihan Duta Pelajar Peduli HIV-AIDS Kabupaten Kebumen Tahun 2025. Acara bergengsi ini menjadi puncak dari serangkaian tahapan seleksi ketat yang bertujuan melahirkan generasi muda pelopor dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS di Kebumen. Dari total […]

  • Distributor Pupuk Bersubsidi di Kebumen

    Alokasi Berkurang, Ini 7 Distributor Pupuk Bersubsidi di Kebumen

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.343
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2023 berkurang jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Bahkan beberapa jenis pupuk tidak mendapatkan alokasi subsidi lagi di  7 distributor pupuk bersubdisi di Kebumen. Mengacu pada Keputusan Bupati Kebumen Nomor 521.34/416/Tahun 2022 Tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Untuk Sektor Pertanian Kabupaten Kebumen […]

  • Paket Olahan Ikan

    Darori Wonodipuro Bersama KKP Bagikan 500 Paket Ikan Olahan untuk Warga Pesisir Kebumen

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.197
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Anggota Komisi IV DPR RI, Ir KRT H Darori Wonodipuro MM IPU, bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membagikan 500 paket ikan olahan sehat dan bermutu kepada masyarakat di wilayah pesisir selatan Kebumen, Jumat 15 Mei 2026. Bantuan disalurkan ke-11 desa di delapan kecamatan sebagai bagian dari rangkaian Bulan Mutu 2026. Kegiatan […]

  • Jaga jarak antara peserta JKN-KIS dengan Satpam. (Foto: Dok. BPJS Kesehatan)

    BPJS Kesehatan Optimalkan Layanan Online di Tengah Pandemi Covid-19

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.459
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah wabah Coronavirus BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kebumen berkomitmen mematuhi imbauan pemerintah untuk menerapkan social & physical distancing. Yakni dengan memberikan jarak peserta yang datang dengan security, memberikan jarak antar peserta saat antri di satpam maupun di loket pelayanan. Pengunjung yang datang ke kantor cabang juga diwajibkan memakai masker. Hal itu […]

expand_less