Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Sadang Geo Festival  & Godaan Durian Kedunggong

Sadang Geo Festival  & Godaan Durian Kedunggong

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 16 Des 2019
  • visibility 12.716
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

DALAM sebuah acara yang diselenggarakan oleh pemerintah acap kali diramaikan dengan beragam stan produk unggulan daerah. Tidak terkecuali dengan event Sadang Geo Festival yang dihelat di Lapangan Anggawangsa Desa Sadangkulon, Kecamatan Sadang selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 14-15 Desember 2019.

Sedikitnya tujuh stan yang menampilkan potensi unggulan tujuh desa di Kecamatan Sadang, yakni Desa Pucangan, Sadangwetan, Sadangkulon, Wonosari, Kedunggong, Seboro dan Cangkring. Ada juga penampilan kesenian tradisional Sadang, seperti kuda lumping, lengger, warukan hingga jaringkes.

Sebagai sebuah hiburan, event yang mengundang artis ibukota asli Prumpung  Yoda Idol ini cukup sukses menghibur orang-orang pedesaan. Tetapi untuk mempromosikan Geopark Nasional Karangsambung dan Karangbolong masih perlu dikaji kembali.

Bupati KH Yazid Mahfudz, Dandim 0709 Letkol Inf Zamril Philiang, Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Kepala Disporawisata Kebumen Azam Fatoni, Ketua Harian Badan Pengelolan Geopark Nasional Karangsambung-Karangblong Ir H Djoenedi  Faturohman MSi.

Selain menonton berbagai hiburan termasuk penampilan “Bocah Ngapak” tanpa Ilham dan Haikal, anggota Forkopimda termasuk Dandim Letkol Zamril Philiang meninjau stan potensi daerah. Sebagai pencinta durian level dewa, tentu Dandim tergoda dengan buah beraroma menyengat itu. Karena acara formal, godaan itu sepertinya mampu beliau tahan.

***

Cerita  sebenarnya dimulai Minggu sore sekira pukul 16.00 WIB. Saat Letkol Zamril bersama sesepuh Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan, Anggota Komisi C DPRD Kebumen Bambang Tri Saktiono dan Bambang Suhadi dari Banser dan calon pengganti Dandim 0709 Letkol Matondang hendak survey bedah di Desa Wonotirto, Kecamatan Karanggayam.

Selesai survey sekitar pukul 17.15 WIB, Letkol Zamril mungkin masih terbayang durian yang dipamerkan, sehingga memiliki ide berburu durian di Sadang. Meluncurlah mobil dinas Dandim Toyota Fortuner  dengan enam penumpang plus driver itu ke arah Kecamatan Sadang membelah persawahan dan  hutan pinus.

Sampailah mobil di lokasi acara Geo Festival. Tak ada apa-apa, kecuali sejumlah pekerja yang sedang membongkar tenda sisa acara. Bertanyalah kepada sejumlah warga apakah di desa itu ada durian? Semua warga menggeleng. Tidak ada durian siap santap. Tak pupus harapan,  rombongan tetap mencari durian ke tempat asalnya di Desa Kedunggong, sebuah desa di ujung utara Kebumen.

***

Hari sudah benar-benar gelap saat mobil masuk Desa Kedunggong. Suasana makin gelap karena jalan berada di antara rimbun pohon pinus milik Perhutani. Tak ada orang berada di pinggir jalan. Begitu juga jarang berpapasan dengan warga yang melintas.

Akhirnya mobil menuju rumah Kepala Desa Kedunggong  Yuwono. Yuwono adalah kolega Bambang Tri Saktiono di PDI Perjuangan. Sebelum menjabat kades, Yuwono pernah menjadi anggota DPRD Kebumen periode 2009-2014.

Mendapat tamu dadakan, Pak Kades tentu bingung. Bisa-bisanya sekelas Komandan Kodim malam-malam blusukan sampai Kedunggong. Dia semakin bingung saat kedatangan para tamu itu ternyata hendak mencari durian.

Akhirnya Pak Kades telepon sana-sini apakah warganya ada yang memiliki durian. Tetapi bahkan Pak Kades keluar ke rumah warganya langsung. Tapi upaya terakhir itu tetap nihil. Masih belum ada aroma durian di desa itu.

“Mungkin baru tiga mingguan lagi sudah ada yang panen ,” kata Pak Kades dengan nada nggak enak hati.

***

Saya yang hanya penderek saja merasa kecewa? Sudah terbayang legitnya durian seperti yang dipamerkan.  Merasa bahwa pameran produk unggulan itu semacam dagelan yang tentu tak lucu. Saya jadi teringat,  pameran potensi pertanian di satu kecamatan, hasil pertanian dan buah-buahan yang dipamerkan dibeli dari pasar. Entahlah, kenapa tradisi di era Presiden Suharto seperti ini masih belum dipelihara sampai saat ini.

Promosi yang baik itu wajib, tetapi harus didukung dengan penguatan destinasi dan masyarakat agar wisatawan berkunjung tidak kecele, kapok hingga trauma.  Karena promosi secara hiperealitas  hanyalah menyuguhkan fantasi dan realitas semu.

Pukul 19.00 WIB rombongan pamitan untuk kembali ke Kota Kebumen. Setelah sinyal ponsel stabil, orang nomor satu di jajaran Kodim 0709 Kebumen itu menelpon seseorang. Dia menyebutnya Pak Slamet, seorang petani durian di Kemranjen, Banyumas.  Ada sekitar 10 biji durian jenis bawor dia pesan untuk dikirim ke Kebumen malam ini. Suara di seberang  telepon menyanggupi dengan harga yang disepakati.

“Kita sampai di kota, semoga durian dari Kemranjen sudah sampa juga,” tandas Dandim  usai menutup ponsel. (Ondo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Tim Pengabdi Akhmad Syarifudin SE MSi didampingi Ketua Tim Dani Rizana MPd MM menyerahkan banner kepada Kades Gebangsari Dalmo. (Foto: Istimewa)

    Perajin Gerabah Gebangsari Dilatih Strategi Marketing

    • calendar_month Rab, 12 Agu 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.401
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Marketing masih menjadi kendala bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam memasarkan produknya. Tak terkecuali, hal itu dialami para perajin gerabah di Desa Gebangsari, Kecamatan Klirong, Kebumen. Untuk itu melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Putra Bangsa Kebumen melaksanakan pelatihan penerapan strategi marketing berbasis inovasi bagi para […]

  • Mobil melintasi ruas Jalan Munggu-Karanggadung yang rusak parah. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Hubungkan Jalan Daendels-JLSS, Ruas Munggu-Karanggadung Rusak Parah

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.118
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Salah satu jalan yang menghubungkan Jalan Daendels dengan Jalan Lintas Selatan-selatan (JLSS) atau Jalur Pantai Selatan Jawa (Pansela) rusak parah. Kerusakan yang sangat parah terjadi di ruas Jalan Munggu hingga Karanggadung, Kecamatan Petanahan. Meski kerusakan tersebut terjadi sudah satu tahun lamanya, namun belum ada tanda-tanda akan diperbaiki. Padahal jalan tersebut sangat ramai […]

  • Pemimpin Cabang Bank Jateng Kebumen HS Yudiantoro.

    Kebijakan Bank Jateng Kebumen Hadapi Wabah Corona, Apa Saja?

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.421
    • 0Komentar

    PANDEMI Corona (Covid-19) yang terjadi secara global dampaknya dirasakan seluruh sektor kehidupan. Sejak Februari 2020 hingga saat ini kondisi tersebut dirasakan semakin serius tak terkecuali di sektor usaha, industri termasuk perbankan. Apa dampak wabah Covid-19  dan bagaimana perbankan di Kebumen menyikapinya? Berikut mewawancara KebumenUpdate.com dengan Pemimpin Cabang Bank Jateng Kebumen HS Yudiantoro. Bagaimana dampak wabah […]

  • LPBI NU Kebumen Gelar Aksi Penanaman Bakau dan Pelepasan Tukik

    LPBI NU Kebumen Gelar Aksi Penanaman Bakau dan Pelepasan Tukik

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.226
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – LPBI NU (Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama) Kabupaten Kebumen menjadi tuan rumah dalam aksi penanaman 1.200 pohon bakau dan pelepasliaran 50 ekor anakan penyu (tukik) di Kawasan Konservasi Kaliratu Desa Jogosimo Kecamatan Klirong, Sabtu 27 Juli 2024. Hadir secara langsung yaitu Ketua LPBI PWNU Jateng Puji Wibowo, anggota DPRD […]

  • Catat, Ini Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2023

    Catat, Ini Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2023

    • calendar_month Kam, 13 Okt 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.123
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Hari libur nasional dan cuti bersama sangat ditunggu oleh para pegawai. Mengetahui daftar tanggal merah dan cuti bersama tahun 2023 menjadi penting bagi yang merencanakan liburan atau cukup bersantai bersama keluarga di rumah. Ya, pemerintah telah menyempakati dan menetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2023. Ditetapkan libur nasional berjumlah 16 […]

  • Roti Gembong

    Roti Gembong Gembul Buka Gerai di Kebumen, Tawarkan Banyak Varian Toping

    • calendar_month Kam, 5 Agu 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 22.434
    • 0Komentar

    PARA penyuka roti di Kebumen semakin memiliki banyak pilihan dengan dibukanya berbagai gerai roti di kota ini. Yang terbaru ialah pembukaan gerai Roti Gembong Gembul di Jalan Pemuda Nomor 56 Kebumen. Grand opening gerai pelopor roti gembong kekinian itu sudah berlangsung Senin, 2 Agustus 2021. Para penyuka roti pun langsung memadati outlet yang berada di […]

expand_less