Mengenal Cowongan Kebumen, Atraksi Kesenian yang Tergerus Zaman
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Ming, 28 Jul 2024
- visibility 3.615
- comment 0 komentar

Cowongan Kebumen dipentaskan oleh grup Cowong Bolosewu. (Foto: Hari)
KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Dalam unggahan video reels Instagram KebumenUpdate yang mengangkat kesenian tradisi cowongan Kebumen, beberapa komentar warganet menanyakan mengenai atraksi ini.
Diketahui atraksi kesenian cowongan tersebut dimainkan oleh grup Cowong Bolosewu Kebumen, Sabtu 27 Juli 2024 di Kawasan Konservasi Kaliratu Desa Jogosimo Kecamatan Klirong.
Baca juga: LPBI NU Kebumen Gelar Aksi Penanaman Bakau dan Pelepasan Tukik

Kesenian tradisional cowongan Kebumen saat dipentaskan di Kawasan Konservasi Kaliratu Desa Jogosimo. (Foto: Hari)
Menurut penjelasan narator dalam video tersebut, dijelaskan bahwa cowongan merupakan atraksi kesenian tradisional yang pada zaman dulu dikenal sebagai ritual meminta hujan.
“Kesenian tradisional cowongan konon ceritanya terbuat dari batok kelapa yang diambil dari area pemakaman atau diambil dari siwur (alat mandi) dengan syarat pemilik siwur tersebut adalah seorang janda,” kata personel grup Cowong Bolosewu Kebumen yang menjadi narator saat pementasan.







Saat ini belum ada komentar