Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Ruang Budaya di Koridor Kota

Ruang Budaya di Koridor Kota

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 19 Nov 2021
  • visibility 5.428
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Budayawan, seniman dan insan-insan kreatif Kebumen semestinya menangkap peluang-peluang kreatif dibalik proses penataan ini. Ruang-ruang publik (baik yang didesain oleh arsitek maupun diwujudkan oleh imajinasi seniman) harus dimanfaatkan seluas mungkin sebagai ruang-ruang kebudayaan. Pola menunggu difasilitasi sudah saatnya diubah dengan menciptakan ruang-ruang secara merdeka dan berdaulat, tentu dengan tetap memperhatikan norma serta rambu tata kelola.

Jika menyimak desain penataan kawasan Pasuma, tampak bahwa ada banyak ruang-ruang publik yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan seni budaya tanpa mengganggu kepentingan pengguna jalan lain. Ada banyak ruang terbuka untuk berbagai bentuk seni pertunjukan juga ruang diskusi terbuka.

Bagi para pelaku ekonomi kreatif, tata ruang ini menyediakan kesempatan berkreasi yang melimpah. Dari pentas musik skala mini, outlet kuliner hingga gerai-gerai kerajinan lokal. Tanpa bermaksud menjadi follower Malioboro, Pasuma bisa dikembangkan menjadi pusat aktivitas budaya dan ekonomi kreatif Kebumen.

Perlu Banyak Duduk Bersama

Keutuhan pengelolaan koridor kota akhirnya mensyaratkan adanya kehendak baik dari semua pihak untuk memberikan peran serta yang positif. Dinas PUPR sebagai leading sector dengan melibatkan OPD lain mesti sering-sering membuat forum duduk bersama dengan semua pihak.

Seniman, para pelaku ekonomi kreatif, budayawan sangat perlu diajak berdialog untuk bersama-sama melihat kondisi yang ada dan saling memperkaya dari perspektif masing-masing. Para pemilik toko, kantor dan rumah tinggal di kawasan Pasuma juga mesti menjadi aktor penting. Di halaman mereka lah nanti ruang-ruang kebudayaan ini akan terwujud. Tak elok jika para tuan rumah hanya tahu perkembangan dari media atau kabar beredar di udara.

Ijinkan tulisan ini ditutup dengan sebuah mimpi:

“Sabtu sore di Jalan Pahlawan, Bapak Ibu muda membawa putra-putrinya berjalan-jalan di jalur pedestrian yang lebar dan nyaman… menikmati alunan musik di sudut perempatan. Kadang mereka mampir di kios jajanan dan kerajinan yang digelar cantik rapih di halaman bank dan perkantoran. Di sudut sana, di bawah teduh pohon kenari, sekelompok anak muda berdiskusi penuh canda. Sementara di sudut alun-alun terdengar teriakan anak-anak teater berlatih mengolah suara…”

Kebumen, 19 November 2021

*Sigit Tri Prabowo, Peminat Budaya

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Kebumen Upayakan Partisipasi Pemilih di Pilkada Meningkat

    KPU Kebumen Upayakan Partisipasi Pemilih di Pilkada Meningkat

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.686
    • 0Komentar

    Ia juga menyoroti tentang Pilkada 2020 di mana saat itu bersamaan dengan adanya pandemi. Meski begitu, tingkat partisipasi pemilihnya cukup tinggi. “Faktor tersebut harus diteliti apa yang menyebabkan lebih tinggi. Trennya hampir sama di beberapa kabupaten,” lanjutnya. Kualitas dan Kuantitas Yang tidak kalah penting, partisipasi masyarakat merupakan angka-angka. Padahal untuk melihat keberhasilan tidak hanya dari […]

  • Persak Kebumen

    Liga 3 Jateng Kembali Bergulir, Persak Kebumen Taklukan ISP Purworejo di Match 1

    • calendar_month Rab, 14 Des 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.630
    • 0Komentar

    “Info lanjutan Liga 3 ini sangat mendadak. Sehingga kami tidak ada waktu berkumpul untuk berlatih. Ini sangat terlihat pada pertandingan tadi fisik pemain sudah sangat menurun,” ujar Uphi saat dihubungi via WA. Baca Juga: Piala Soeratin U17, Persak Kebumen Lolos 16 Besar “Tapi saya juga memberikan apresiasi dan terimakasih kepada semua pemain yg sudah berusaha […]

  • Bagikan Telur

    Jumat Berkah, Darori Wonodipuro Bagikan Telur kepada Keluarga Kurang Mampu

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 508
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra, Ir KRT H Darori Wonodipuro MM IPU, membagikan bantuan telur kepada 1.500 keluarga di Kabupaten Kebumen, Banjarnegara, dan Purbalingga dalam program Jumat Berkah, Jumat 15 Mei 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi keluarga sekaligus membantu pencegahan stunting. Salah satu lokasi penyaluran bantuan […]

  • KANTUNG MERONA: Kader dan Tetangga Dukung Ibu Minum Obat Anti Anemia

    KANTUNG MERONA: Kader dan Tetangga Dukung Ibu Minum Obat Anti Anemia

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 432
    • 0Komentar

    KEHAMILAN merupakan periode penting dalam menentukan kualitas generasi masa depan. Namun, di balik proses kehamilan yang terlihat alami, terdapat berbagai tantangan kesehatan yang sering tidak disadari masyarakat, salah satunya adalah anemia pada ibu hamil. Anemia pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia karena dapat meningkatkan risiko kelelahan, perdarahan saat persalinan, bayi lahir dengan berat badan […]

  • Tak Perlu Takut, Petugas BPS Akan Berkunjung ke Rumah Anda Rentang Waktu 15 Oktober-14 November 2022

    Tak Perlu Takut, Petugas BPS Akan Berkunjung ke Rumah Anda Rentang Waktu 15 Oktober-14 November 2022

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.069
    • 0Komentar

    Dia menambahkan, bahwa dengan nilai 4 triliun rupiah untuk kegiatan Regsosek di seluruh Indonesia, Kabupaten Kebumen mendapatkan anggaran sekitar 12,8 miliar rupiah. Anggaran tersebut salah satunya digunakan untuk perekrutan petugas dan pelatihan serta operasional kegiatan. Baca juga: Kepala BPS RI di Kebumen, Penanganan Kemiskinan Ekstrem Harus dengan Cara Berbeda “Proses perekrutan petugas melalui 3 prioritas, yang […]

  • Kebebasan Berekspresi Dibungkam, Why?

    Kebebasan Berekspresi Dibungkam, Why?

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle Abduh Hisyam
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Mengapa kebebasan berekspresi dan berpendapat di negeri ini terus dibungkam? Karena para penguasa negeri ini takut kepada kebenaran. Penguasa yang zalim adalah mereka yang senantiasa berada dalam kegelapan. Kata zalim berasal dari bahasa Arab zulm yang berarti gelap. Sebaliknya, kebenaran adalah cahaya. Mereka yang selalu berada dalam kegelapan sangat takut pada cahaya karena cahaya akan […]

expand_less