Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Ruang Budaya di Koridor Kota

Ruang Budaya di Koridor Kota

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 19 Nov 2021
  • visibility 5.488
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Namun dalam perjalanan waktu, tata kelola kota –khususnya lingkungan jalan– lebih mengedepankan kepentingan ekonomi dan kadang juga popularitas politik. Pembiaran pencaplokan fungsi publik oleh kepentingan-kepentingan ekonomi, pengabaian tata visual dengan dalih pendapatan daerah serta hilangnya hak-hak pejalan kaki membuat jalan kehilangan fungsi budayanya. Ini sangat terlihat ketika terjadi polemik penataan koridor kota, topik perdebatan sebatas fungsi ekonomi dan hal-hal praktis semata. Fungsi budaya, sosial dan kemanfaatan luas bagi publik hampir tak muncul di permukaan.

Fungsi Sosial Budaya vs Sentra Ekonomi?

Paparan Kepala Dinas PUPR tentang penataan koridor perkotaan memberi harapan baru munculnya fungsi-fungsi sosial budaya jalan. Pembuatan pedestrian, zona hijau dan jalur sepeda memberi peluang bagi warga untuk memanfaatkan jalan-jalan utama Kota Kebumen tak sekedar sebagai tempat berlalu lalang. Demikian juga pembuatan jalur dan fasilitas ramah difabel membuat lingkungan jalan menjadikan kemanfaatan jalan menjadi semakin luas.

Kekhawatiran bahwa nilai dan fungsi ekonomis akan berkurang sebenarnya tak perlu muncul. Jalan Malioboro di Yogyakarta dan Jalan Braga di Bandung menunjukkan bahwa berkembangnya fungsi sosial budaya ruas jalan justru mendorong tumbuhnya ekonomi lokal. Jika semula mayoritas pengguna jalan adalah ‘orang lewat’, ke depan diharapkan semakin banyak yang memang menjadikan kawasan jalan ini sebagai tujuan perjalanan sehingga peluang terjadinya transaksi ekonomi semakin besar.

Sesungguhnya sejak sekarang para pelaku ekonomi di seputaran koridor perkotaan mesti mulai bersiap menangkap peluang ini. Sekalipun perubahan pola lalu lintas pasti membawa konsumen ke fase penyesuaian (yang sangat mungkin berimbas sepinya pembeli), namun sesungguhnya itu tahapan untuk menuju kawasan premium kota yang secara ekonomis lebih menjanjikan.

Baca Juga: Pengusaha Tionghoa Kebumen Dukung Sistem Satu Arah

Tentu keserasian fungsi ekonomi dan sosial mensyaratkan fasilitas yang memadai dan regulasi yang konsisten dari pemerintah. Diharapkan proses penataan ini tidak hanya menyentuh hal-hal fisik namun juga tata kelola yang baik, transparan dan konsisten ditegakkan. Bukan rahasia lagi bahwa berbagai kerumitan yang muncul di kawasan jalan utama dan alun-alun saat ini diakibatkan oleh perencanaan yang parsial, tata kelola yang tak rapih dan tak dijalankan dengan konsisten.

Hal ini selain membutuhkan konsep matang dari pemerintah selaku regulator juga harus ada kesediaan para pemilik toko, rumah dan perkantoran di kawasan ini. Mesti ditumbuhkan kesadaran bahwa lokasi premium kota selain mendatangkan keuntungan strategis secara finansial juga membawa tanggungjawab moral yang lebih. Sebagai penghuni teras depan kota, mereka juga dituntut untuk merawat toko, rumah dan perkantoran sehingga mampu bersumbangsih bagi citra kota.

Budayawan Membudayakan Jalan

Sejarah membuktikan bahwa ruas-ruas jalan utama yang berfungsi optimal sebagai ruang budaya mampu menghasilkan budayawan dan seniman terkemuka. Chairil Anwar, Umbu Langi dan Ebiet G Ade adalah sastrawan yang besar di ruang budaya Malioboro. Di Jalan Braga Bandung, munculah begawan musik Harry Roesli yang pengaruhnya masih terasa hingga sekarang.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan memberikan buku tuntunan sholat kepada tersangka. (Foto: Polres Kebumen)

    Ingin Taubat, Pembunuh Ibu Kandung Minta Buku Tuntunan Sholat. Respon Kapolres Kebumen Tak Terduga

    • calendar_month Ming, 19 Jul 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.273
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Masih ingat dengan Hartoyo (37), anak yang tega menganiaya ibu kandungnya hingga meninggal dunia? Warga Desa Karanggedang Kecamatan, Sruweng, Kebumen saat ini masih mendekam di tahanan Polres Kebumen. Oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Toyo, panggilan akrabnya itu dilakukan hipnoterapi investigasi for trauma healing, Rabu 15 Juli 2020. Terapi ini bertujuan […]

  • Sederet Prestasi

    Garam Kebumen Mulai Dikenalkan ke Pasar Eropa

    • calendar_month Rab, 8 Sep 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.769
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Petani garam di Desa Mirit Petikusan, Kecamatan Mirit Kebumen terus mengembangkan pemasaran produk mereka. Tidak hanya di tingkat lokal, mereka mencoba menjajaki pasar mancanegara. Pengurus Kelompok Petambak Garam Jagad Kidul Widodo (39) menjelaskan, produk garam mereka jual ke toko organik, pabrik kecap organik, pabrik sabun di wilayah Yogyakarta dan Purwokerto. Saat ini […]

  • Bedah Rumah Sedulur Kebumen

    Bangunkan Rumah Dulsomad, Sedulur Kebumen Serahkan Bantuan Rp 24 Juta

    • calendar_month Sab, 22 Jul 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 10.911
    • 0Komentar

    Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH MH mengapresiasi atas apa yang dilakukan oleh komunitas Sedulur Kebumen yang dimotori oleh pengusaha Sugeng Budiawan. Bantuan tersebut merupakan bentuk kerjasama dengan berbagai pihak. “Saya atas nama Bupati Kebumen mengucapkan terima kasih kepada teman-teman Sedulur Kebumen yang tetap giat untuk menyatukan seluruh komponen di Kebumen dalam rangka bedah rumah. […]

  • Polres Kebumen

    23 Personel Polres Kebumen Akhiri Masa Bakti, Tiga Perwira Menengah

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.219
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 23 personel Polres Kebumen resmi mengakhiri masa bakti periode Januari–Agustus 2025. Tiga orang personel yang memasuki purna tugas merupakan perwira menengah yakni AKBP (Purn) Tamzil Mardiono, Kompol (Purn) Joko Maryono dan Kompol (Purn) Sujatno. Upacara wisuda purna bakti berlangsung khidmat di halaman Mapolres Kebumen, Sabtu 13 September 2025. Seluruh jajaran pejabat […]

  • Bisnis Digital

    Mahasiswa Prodi S1 Bisnis Digital UPB Raih Juara Lomba Poster Infografis Tingkat Nasional

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Putra Bangsa. Dua tim dari Program Studi S1 Bisnis Digital sukses meraih juara pada ajang Lomba Poster Infografis Tingkat Nasional yang diselenggarakan di UPN “Veteran” Jawa Timur, Surabaya, Jumat, 8 Agustus 2025. Dalam kompetisi yang diikuti 85 tim dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia ini, […]

  • Operasi Pekat Candi II: 500 Miras dan Narkoba Diamankan dari Kebumen, Gombong, Sruweng, hingga Pejagoan

    Operasi Pekat Candi II: 500 Miras dan Narkoba Diamankan dari Kebumen, Gombong, Sruweng, hingga Pejagoan

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 853
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen berhasil mengungkap tujuh kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, serta obat keras selama pelaksanaan Operasi Pekat Candi II 2026. Hasil operasi ini dipaparkan langsung oleh Wakapolres Kebumen, Kompol Andre Bachtiar Winanomo, dalam konferensi pers di Mapolres Kebumen, Kamis 16 Juli 2026. Operasi yang berlangsung selama 20 hari, terhitung sejak […]

expand_less