Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Ruang Budaya di Koridor Kota

Ruang Budaya di Koridor Kota

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 19 Nov 2021
  • visibility 5.555
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Namun dalam perjalanan waktu, tata kelola kota –khususnya lingkungan jalan– lebih mengedepankan kepentingan ekonomi dan kadang juga popularitas politik. Pembiaran pencaplokan fungsi publik oleh kepentingan-kepentingan ekonomi, pengabaian tata visual dengan dalih pendapatan daerah serta hilangnya hak-hak pejalan kaki membuat jalan kehilangan fungsi budayanya. Ini sangat terlihat ketika terjadi polemik penataan koridor kota, topik perdebatan sebatas fungsi ekonomi dan hal-hal praktis semata. Fungsi budaya, sosial dan kemanfaatan luas bagi publik hampir tak muncul di permukaan.

Fungsi Sosial Budaya vs Sentra Ekonomi?

Paparan Kepala Dinas PUPR tentang penataan koridor perkotaan memberi harapan baru munculnya fungsi-fungsi sosial budaya jalan. Pembuatan pedestrian, zona hijau dan jalur sepeda memberi peluang bagi warga untuk memanfaatkan jalan-jalan utama Kota Kebumen tak sekedar sebagai tempat berlalu lalang. Demikian juga pembuatan jalur dan fasilitas ramah difabel membuat lingkungan jalan menjadikan kemanfaatan jalan menjadi semakin luas.

Kekhawatiran bahwa nilai dan fungsi ekonomis akan berkurang sebenarnya tak perlu muncul. Jalan Malioboro di Yogyakarta dan Jalan Braga di Bandung menunjukkan bahwa berkembangnya fungsi sosial budaya ruas jalan justru mendorong tumbuhnya ekonomi lokal. Jika semula mayoritas pengguna jalan adalah ‘orang lewat’, ke depan diharapkan semakin banyak yang memang menjadikan kawasan jalan ini sebagai tujuan perjalanan sehingga peluang terjadinya transaksi ekonomi semakin besar.

Sesungguhnya sejak sekarang para pelaku ekonomi di seputaran koridor perkotaan mesti mulai bersiap menangkap peluang ini. Sekalipun perubahan pola lalu lintas pasti membawa konsumen ke fase penyesuaian (yang sangat mungkin berimbas sepinya pembeli), namun sesungguhnya itu tahapan untuk menuju kawasan premium kota yang secara ekonomis lebih menjanjikan.

Baca Juga: Pengusaha Tionghoa Kebumen Dukung Sistem Satu Arah

Tentu keserasian fungsi ekonomi dan sosial mensyaratkan fasilitas yang memadai dan regulasi yang konsisten dari pemerintah. Diharapkan proses penataan ini tidak hanya menyentuh hal-hal fisik namun juga tata kelola yang baik, transparan dan konsisten ditegakkan. Bukan rahasia lagi bahwa berbagai kerumitan yang muncul di kawasan jalan utama dan alun-alun saat ini diakibatkan oleh perencanaan yang parsial, tata kelola yang tak rapih dan tak dijalankan dengan konsisten.

Hal ini selain membutuhkan konsep matang dari pemerintah selaku regulator juga harus ada kesediaan para pemilik toko, rumah dan perkantoran di kawasan ini. Mesti ditumbuhkan kesadaran bahwa lokasi premium kota selain mendatangkan keuntungan strategis secara finansial juga membawa tanggungjawab moral yang lebih. Sebagai penghuni teras depan kota, mereka juga dituntut untuk merawat toko, rumah dan perkantoran sehingga mampu bersumbangsih bagi citra kota.

Budayawan Membudayakan Jalan

Sejarah membuktikan bahwa ruas-ruas jalan utama yang berfungsi optimal sebagai ruang budaya mampu menghasilkan budayawan dan seniman terkemuka. Chairil Anwar, Umbu Langi dan Ebiet G Ade adalah sastrawan yang besar di ruang budaya Malioboro. Di Jalan Braga Bandung, munculah begawan musik Harry Roesli yang pengaruhnya masih terasa hingga sekarang.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Kebumen

    Kapolres Kebumen Temui Dandim 0709 dan Kajari, Ini Tujuannya

    • calendar_month Rab, 18 Mei 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.161
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Setelah resmi menjabat sebagai Kapolres Kebumen, AKBP Burhanuddin mulai melakukan anjangsana kepada sesama anggota Forkopimda Kebumen. Sebagai pejabat baru dalam lingkungan Forkopimda, silaturahmi dengan para pejabat sekaligus sebagai sarana perkenalan. Baca Juga: Jabat Kapolres Kebumen, Ini Komitmen AKBP Burhanuddin Kapolres Kebumen bersama pejabat utama (PJU) Polres Kebumen menyambangi Makodim 0709 Kebumen, Rabu 18 […]

  • Ketua Panitia JFBA Purna Studi Putra Agina WS menyampaikan laporan. (Foto: Istimewa)

    Pandemi Covid-19, STIKES Muhammadiyah Gombong Gelar Job Fair dan Baitul Arqam Secara Daring

    • calendar_month Ming, 30 Agu 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.272
    • 0Komentar

    Diikuti Calon Lulusan Angkatan I Prodi Farmasi Dosen Prodi S1 Keperawatan tersebut menambahkan, kegiatan dilaksanakan melalui daring sesuai dengan arahan dan kebijakan, baik dari Kemendikbud maupun dari PP Muhammadiyah terkait kegiatan akademik yang boleh dilakukan selama pandemi. Pada tahun ini perbedaan lain adalah kegiatan diikuti oleh calon lulusan angkatan I Program Studi Farmasi. Biasanya JFBA […]

  • Resmi Dilantik, Khoirul Huda dan Fatatun Malikhah Nakhodai PC IPNU IPPNU Kebumen 2025-2027

    Resmi Dilantik, Khoirul Huda dan Fatatun Malikhah Nakhodai PC IPNU IPPNU Kebumen 2025-2027

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 472
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kabupaten Kebumen masa khidmat 2025-2027 resmi dilantik. Acara pelantikan berlangsung di Pendopo Kabumian, Minggu, 7 Desember 2025. Hadir Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Wakil Bupati Zaeni Miftah, mantan Bupati Ir. Mohammad Yahya Fuad SE, Forkompimda, pimpinan Organisasi […]

  • Penyelewengan Pupuk Subsidi

    Kejari Kebumen Didorong Tuntaskan Kasus Mafia Pupuk

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.119
    • 0Komentar

    Apalagi Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH di media sudah menyebutkan ada dugaan empat penadah dalam perkara penyelewengan pupuk subsidi yang diduga dilakukan CV LM sepanjang tahun 2021-2022  tersebut. Jumlah pupuk bersubsidi yang tidak tersalurkan ke petani di wilayah kerja CV LM di Kecamatan Prembun, Mirit dan Bonorowo juga besar sekitar 1.264.933 kg atau 1.264 […]

  • Tani Merdeka Indonesia Deklarasikan Dukungan untuk Ahmad Luthfi-Taj Yasin dan Lilis-Zaeni

    Tani Merdeka Indonesia Deklarasikan Dukungan untuk Ahmad Luthfi-Taj Yasin dan Lilis-Zaeni

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.169
    • 0Komentar

    SRUWENG (KebumenUpdate.com) – Organisasi Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Kebumen mendeklarasikan dukungannya kepada Ahmad Luthfi–Taj Yasin sebagai pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, serta Lilis Nuryani–Zaeni Miftah sebagai pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kebumen. Deklarasi dukungan yang berlangsung di RM Yunani Kecamatan Sruweng, Rabu 11 September 2024 dihadiri Don Muzakir selaku Ketua Umum […]

  • Sinergi Pasca-Idulfitri, KORPRI Kebumen Resik-Resik Alun-Alun bersama Bupati

    Sinergi Pasca-Idulfitri, KORPRI Kebumen Resik-Resik Alun-Alun bersama Bupati

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 604
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Masih dalam hangatnya suasana Idulfitri 1447 H, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam KORPRI Kebumen menggelar aksi “Jumat Bersih” di Alun-alun Pancasila, Jumat 27 Maret 2026. Kegiatan ini diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani. Ketua KORPRI Kebumen, Aden Andri Susilo, menyampaikan bahwa aksi ini […]

expand_less