Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Ruang Budaya di Koridor Kota

Ruang Budaya di Koridor Kota

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 19 Nov 2021
  • visibility 5.427
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Namun dalam perjalanan waktu, tata kelola kota –khususnya lingkungan jalan– lebih mengedepankan kepentingan ekonomi dan kadang juga popularitas politik. Pembiaran pencaplokan fungsi publik oleh kepentingan-kepentingan ekonomi, pengabaian tata visual dengan dalih pendapatan daerah serta hilangnya hak-hak pejalan kaki membuat jalan kehilangan fungsi budayanya. Ini sangat terlihat ketika terjadi polemik penataan koridor kota, topik perdebatan sebatas fungsi ekonomi dan hal-hal praktis semata. Fungsi budaya, sosial dan kemanfaatan luas bagi publik hampir tak muncul di permukaan.

Fungsi Sosial Budaya vs Sentra Ekonomi?

Paparan Kepala Dinas PUPR tentang penataan koridor perkotaan memberi harapan baru munculnya fungsi-fungsi sosial budaya jalan. Pembuatan pedestrian, zona hijau dan jalur sepeda memberi peluang bagi warga untuk memanfaatkan jalan-jalan utama Kota Kebumen tak sekedar sebagai tempat berlalu lalang. Demikian juga pembuatan jalur dan fasilitas ramah difabel membuat lingkungan jalan menjadikan kemanfaatan jalan menjadi semakin luas.

Kekhawatiran bahwa nilai dan fungsi ekonomis akan berkurang sebenarnya tak perlu muncul. Jalan Malioboro di Yogyakarta dan Jalan Braga di Bandung menunjukkan bahwa berkembangnya fungsi sosial budaya ruas jalan justru mendorong tumbuhnya ekonomi lokal. Jika semula mayoritas pengguna jalan adalah ‘orang lewat’, ke depan diharapkan semakin banyak yang memang menjadikan kawasan jalan ini sebagai tujuan perjalanan sehingga peluang terjadinya transaksi ekonomi semakin besar.

Sesungguhnya sejak sekarang para pelaku ekonomi di seputaran koridor perkotaan mesti mulai bersiap menangkap peluang ini. Sekalipun perubahan pola lalu lintas pasti membawa konsumen ke fase penyesuaian (yang sangat mungkin berimbas sepinya pembeli), namun sesungguhnya itu tahapan untuk menuju kawasan premium kota yang secara ekonomis lebih menjanjikan.

Baca Juga: Pengusaha Tionghoa Kebumen Dukung Sistem Satu Arah

Tentu keserasian fungsi ekonomi dan sosial mensyaratkan fasilitas yang memadai dan regulasi yang konsisten dari pemerintah. Diharapkan proses penataan ini tidak hanya menyentuh hal-hal fisik namun juga tata kelola yang baik, transparan dan konsisten ditegakkan. Bukan rahasia lagi bahwa berbagai kerumitan yang muncul di kawasan jalan utama dan alun-alun saat ini diakibatkan oleh perencanaan yang parsial, tata kelola yang tak rapih dan tak dijalankan dengan konsisten.

Hal ini selain membutuhkan konsep matang dari pemerintah selaku regulator juga harus ada kesediaan para pemilik toko, rumah dan perkantoran di kawasan ini. Mesti ditumbuhkan kesadaran bahwa lokasi premium kota selain mendatangkan keuntungan strategis secara finansial juga membawa tanggungjawab moral yang lebih. Sebagai penghuni teras depan kota, mereka juga dituntut untuk merawat toko, rumah dan perkantoran sehingga mampu bersumbangsih bagi citra kota.

Budayawan Membudayakan Jalan

Sejarah membuktikan bahwa ruas-ruas jalan utama yang berfungsi optimal sebagai ruang budaya mampu menghasilkan budayawan dan seniman terkemuka. Chairil Anwar, Umbu Langi dan Ebiet G Ade adalah sastrawan yang besar di ruang budaya Malioboro. Di Jalan Braga Bandung, munculah begawan musik Harry Roesli yang pengaruhnya masih terasa hingga sekarang.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Genting Prabowo

    Genting Genteng Prabowo

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Sigit Tri Prabowo
    • visibility 1.867
    • 0Komentar

    Sejak era 2000an, seiring dengan merebaknya materi konstruksi baja ringan dan berbagai material atap berbasis logam, genting tanah liat kembali masuk ke masa suram. Material baru yang dianggap lebih praktis dan ekonomis  menggoyang dominasi genting tanah liat. Bisa jadi dengan berkaca dari masa lalu, sempat muncul permintaan dari kalangan pengusaha genting agar pemerintah kabupaten membuat […]

  • Dapur Samara Sunda Prembun Resmi Dibuka, Suguhkan Menu Tradisional dan Promo Spesial

    Dapur Samara Sunda Prembun Resmi Dibuka, Suguhkan Menu Tradisional dan Promo Spesial

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 847
    • 0Komentar

    PREMBUN (KebumenUpdate.com) – Kabar gembira bagi para pecinta kuliner di wilayah Kecamatan Prembun dan sekitarnya. Sebuah destinasi kuliner baru yakni Dapur Samara Sunda resmi dibuka pada Senin, 2 Maret 2026. Kehadiran rumah makan ini diharapkan menjadi warna baru dalam peta kuliner lokal sekaligus penggerak ekonomi desa. Launching Dapur Samara Sunda bersamaan dengan digelarnya buka puasa […]

  • Stasiun Kebumen

    Stasiun Kebumen Buka Layanan Rapid Tes Antigen

    • calendar_month Sel, 29 Des 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.971
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pengguna jasa kereta api wajib mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid -19. Gugus Tugas Nasional Penanganan Covid -19 juga menyaratkan rapid tes antigen bagi pengguna jasa transportasi KA jarak jauh. Untuk memudahkan para penumpang, PT KAI Daop 5 Purwokerto mulai Selasa 29 Desember 2020 kembali menambah pelayanan rapid tes antigen di […]

  • Seperti Ini Pemanfaatan Gas Metana Dari TPA Kaligending Bagi Warga Sekitarnya

    Seperti Ini Pemanfaatan Gas Metana Dari TPA Kaligending Bagi Warga Sekitarnya

    • calendar_month Rab, 22 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.096
    • 0Komentar

    “Ini yang mengelola masyarakat sendiri, jadi harus kita dorong agar jaringannya bisa semakin luas. Tentu harus dilengkapi dengan peralatan yang memadai. Kalau sementara ini, pemakaian masih dibatasi per tiga jam, karena energi yang dihasilnya juga belum banyak,” terangnya. Sementara itu salah satu warga Desa Kaligending, Anjar, menyatakan bahwa dirinya sudah memanfaatkan gas metana (CH4) selama […]

  • Konser Slank dan Happy Asmara

    1.000 Personel Gabungan Amankan Konser Slank dan Happy Asmara di Kebumen

    • calendar_month Jum, 30 Des 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.906
    • 0Komentar

    Pada prisipnya, pihaknya akan menambah jumlah pasukan yang sudah standby jika memang perlu. Karena dalam pengamanan ini ada Bantuan Kendali Operasi (BKO) aparat dari luar Kebumen. Berharap Kebumen Mendegam Aman Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH menambahkan pengamanan menjadi hal yang sangat penting demi lancarnya sebuah acara. Pihaknya sudah mempercayakan kepada Polres dan jajaran terkait […]

  • Depresi Pasca Melahirkan

    Kualitas Hidup Rendah, Ibu Remaja Rentan Depresi Pasca Melahirkan

    • calendar_month Sen, 24 Okt 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.119
    • 0Komentar

    Beberapa penelitian juga mengemukakan bahwa depresi postpartum bervariasi di setiap daerah penelitian. Depresi postpartum di Belanda sekitar 2%-10%, di Amerika Serikat 8%-26%, di Kanada 50%-70%.  Depresi postpartum ringan sampai berat di Taiwan sebesar 13%-40%. Di berbagai negara dilaporkan bahwa terdapat 50-80 % ibu yang baru pertama kali melahirkan mengalami depresi postpartum. Di Indonesia dilaporkan prevalensi […]

expand_less