Merajut Kebumen “Berdaya”: Musrenbang RPJMD 2025-2029 Fokuskan Pengentasan Kemiskinan dan Pelestarian Warisan Dunia
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 6 Mei 2025
- visibility 986
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Semangat membangun masa depan Kebumen terasa di Aula Setda, Selasa 6 Mei 2025, saat Pemerintah Kabupaten Kebumen menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025-2029.
Lebih dari sekadar agenda rutin, forum ini menjadi panggung konsolidasi gagasan dari berbagai elemen masyarakat, dengan fokus utama pada pengentasan kemiskinan, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan tanggung jawab besar mempertahankan status UNESCO Global Geopark yang telah diraih.
Di kesempatan ini, Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah dalam pidato pembukaannya menekankan bahwa Musrenbang kali ini bukan sekadar formalitas, melainkan “detak jantung” pembangunan Kebumen lima tahun ke depan.
Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari jajaran Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD, hingga perwakilan akar rumput seperti camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan BUMN/BUMD, dan organisasi masyarakat, untuk berembug bersama menyatukan visi demi mewujudkan Kebumen yang “Berdaya: Beriman, Maju, Sejahtera, dan Berbudaya.”
Lebih lanjut, Wabup Zaeni Miftah menggarisbawahi bahwa RPJMD 2025-2029 bukan hanya sekadar dokumen administratif, tetapi “cerminan niat, tekad, dan komitmen kolektif” untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat Kebumen.
Sinergi dengan kebijakan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat menjadi landasan penting dalam penyusunan rencana strategis ini.
Fokus Lima Program Krusial
Sorotan utama dalam Musrenbang kali ini tertuju pada beberapa fokus program krusial yang akan menjadi prioritas pemerintah kabupaten dalam lima tahun mendatang.
Pengentasan kemiskinan tampil sebagai isu sentral, diikuti dengan upaya pemerataan infrastruktur yang diharapkan dapat membuka akses dan peluang bagi seluruh wilayah.
Sektor pendidikan dan kesehatan tak luput dari perhatian, dengan komitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan kesehatan yang merata.
Selain itu, reformasi birokrasi menjadi agenda penting untuk menciptakan pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
Namun, ada satu tanggung jawab besar yang secara khusus ditekankan oleh Wakil Bupati, yaitu keberlanjutan status UNESCO Global Geopark Kebumen.
Pengakuan internasional ini bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga amanah yang menuntut kerja keras berkelanjutan. “Mempertahankan dengan terus menjaga dan melestarikan itu lebih sulit daripada meraih status itu,” tegas Wabup Zaeni Miftah.
Ia mengingatkan bahwa Geopark Kebumen adalah “warisan berharga” yang harus dijaga kelestariannya demi kesejahteraan masyarakat saat ini dan generasi mendatang. Status ini bukan hanya tentang kekayaan geologi semata, tetapi juga potensi pariwisata berkelanjutan yang dapat meningkatkan perekonomian lokal.
Musrenbang RPJMD 2025-2029 ini menjadi momentum krusial bagi Kabupaten Kebumen untuk menatap masa depan dengan optimisme dan komitmen yang kuat.
Dengan fokus yang jelas pada pengentasan kemiskinan, pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas hidup, dan pelestarian warisan geologi yang mendunia, Kebumen siap “merajut” kemajuan yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi seluruh warganya.












Saat ini belum ada komentar