Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Piramida Keselamatan Kerja: Solusi Atasi Lonjakan Kecelakaan Kerja di Indonesia

Piramida Keselamatan Kerja: Solusi Atasi Lonjakan Kecelakaan Kerja di Indonesia

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
  • visibility 1.901
  • comment 0 komentar

Sebuah Tinjauan Manajemen Keselamatan Kerja

Desi Andriastuti

Oleh: Desi Andriastuti

“Setiap kecelakaan fatal di tempat kerja sebenarnya didahului oleh 600 perilaku dan kondisi tidak aman.” – Herbert William Heinrich

Piramida Keselamatan Kerja, yang dikembangkan oleh Herbert William Heinrich pada tahun 1931, adalah model visual yang menjelaskan hubungan antara kecelakaan kerja dan faktor-faktor penyebabnya. Model ini menunjukkan bahwa satu kecelakaan fatal di tempat kerja berbanding dengan 10 kecelakaan mayor, 30 kecelakaan minor, dan 600 perilaku serta kondisi tidak aman. Piramida ini terdiri dari tiga bagian: dasar yang mencakup insiden “nyaris celaka”, tengah yang berisi kecelakaan minor, dan puncak yang mencakup kecelakaan serius. Dengan memahami struktur ini, kita dapat mengidentifikasi dan mengatasi faktor-faktor penyebab kecelakaan secara lebih efektif.

Pentingnya Piramida Keselamatan terletak pada kemampuannya untuk melakukan tindakan preventif guna mencegah kecelakaan, baik minor maupun mayor. Model ini sangat berguna bagi pelaku usaha dalam memaksimalkan produktivitas sambil tetap menjaga keselamatan kerja. Dengan menerapkan prinsip-prinsip dari piramida ini, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan mengurangi risiko kecelakaan yang dapat mengakibatkan cedera atau kematian pekerja.

Piramida Keselamatan Kerja memiliki implikasi penting bagi operasional bisnis, yang mencakup pencegahan insiden di level dasar untuk mengurangi risiko kecelakaan serius, peningkatan kesadaran karyawan tentang potensi bahaya dan pentingnya melaporkan insiden, serta pengambilan tindakan korektif berdasarkan analisis insiden. Di Indonesia, kecelakaan kerja terjadi hampir setiap hari, dengan 370.747 kasus tercatat pada tahun 2023, dan meningkat menjadi 399.871 kasus hingga November 2024, di mana 93,83% di antaranya melibatkan pekerja penerima upah. Sektor konstruksi, manufaktur, dan transportasi/logistik menjadi penyumbang terbesar dari angka kecelakaan kerja ini, menegaskan perlunya penerapan piramida keselamatan untuk mencegah insiden lebih lanjut.

Peningkatan kasus kecelakaan kerja yang signifikan memerlukan perhatian serius dari semua pihak dan upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta menerapkan langkah-langkah pencegahan yang efektif di tempat kerja. Teori domino effect yang dikemukakan oleh H.W. Heinrich menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi melalui hubungan mata-rantai sebab-akibat dari berbagai faktor penyebab yang saling berhubungan, yang dapat mengakibatkan cedera atau penyakit akibat kerja (PAK) serta kerugian lainnya. Faktor-faktor penyebab kecelakaan kerja ini meliputi penyebab langsung, penyebab tidak langsung, dan penyebab dasar yang perlu diidentifikasi dan ditangani untuk mencegah insiden lebih lanjut.

Penerapan Piramida Keselamatan di Tempat Kerja

Penerapan Piramida Keselamatan di tempat kerja sangat penting untuk meningkatkan keselamatan pekerja dan mengurangi risiko kecelakaan. Perusahaan dapat mengambil langkah-langkah seperti memberikan pelatihan keselamatan, memperbaiki kondisi fisik tempat kerja, menetapkan kebijakan keselamatan yang jelas, serta mendorong partisipasi pekerja dalam program keselamatan. Dengan langkah-langkah ini, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan efektif dalam menerapkan Corporate Safety Management System (CSMS).

Komitmen manajemen merupakan kunci dalam penerapan Piramida Keselamatan, yang mencakup kepemimpinan yang kuat, penyediaan sumber daya yang cukup, dan pengembangan budaya keselamatan. Manajemen harus menunjukkan tekad untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, melibatkan seluruh karyawan dalam proses keselamatan, dan secara rutin mengevaluasi kinerja keselamatan. Dengan komitmen yang kuat, perusahaan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan menciptakan budaya keselamatan yang berkelanjutan.

Manfaat dari komitmen manajemen dalam keselamatan kerja sangat signifikan, termasuk pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja, peningkatan semangat kerja karyawan, serta pengurangan biaya operasional terkait klaim asuransi. Untuk menerapkan komitmen yang efektif, perusahaan perlu menyediakan pelatihan keselamatan yang komprehensif, mengembangkan prosedur keselamatan yang jelas, dan menerapkan sistem pelaporan insiden. Dengan dukungan komitmen manajemen yang kuat, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif, serta menghemat biaya medis dan asuransi.

Referensi:

  • Heinrich, H.W. (1931). Industrial Accident Prevention: A Scientific Approach. McGraw-Hill.
  • Manuele, F. A. (2011). Heinrich Revisited: Truisms or Myths. American Society of Safety Engineers. www.plnbatubara.co.id

Desi Andriastuti, Anggota Ikatan Akuntan Indonesia, Anggota Himpunan Penerjemah Indonesia, Direktur PT.Trisaka, Mahasiswa Magister Ilmu Manajemen (S2) Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Soedirman.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nelayan Meninggal di Tengah Lautan, Ini Penyebabnya

    Nelayan Meninggal di Tengah Lautan, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.189
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate) – Kabar duka dari Pantai Logending, Kecamatan Ayah, Kebumen. Seorang nelayan dilaporkan meninggal dunia di tengah lautan saat sedang mencari ikan, Selasa (2/7/2019) pagi. Nelayan naas itu diketahui bernama Poniran (39) asal Desa Sukomulyo Kecamatan Rowokele, Kebumen. Nelayan ini meregang nyawa di atas kapal di perairan Pantai Logending sekira pukul 07.39 wib. Informasi […]

  • Bedah Rumah

    Dibedah Sedulur Kebumen dan Karanganyar, Bekas Kandang Kambing Pun Jadi Rumah Layak Huni

    • calendar_month Sel, 23 Mar 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.116
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Komunitas Sedulur Kebumen berkolaborasi dengan Sedulur Karanganyar melakukan aksi sosial berupa bedah rumah di Desa Penimbun Kecamatan Karanggayam Kebumen. Penerima bantuan yakni Sawon (34), orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) warga Dukuh Krajan RT 03 RW 03 Desa Penimbun Kecamatan Karanggayam. Sehari-hari Sawon hanya di rumah tidak bekerja. Tidak banyak aktivitas yang dilakukan […]

  • Gandeng Tradha Group, Bupati Lilis Kucurkan Bantuan Puluhan Juta untuk RTLH Warga Kedunggong

    Gandeng Tradha Group, Bupati Lilis Kucurkan Bantuan Puluhan Juta untuk RTLH Warga Kedunggong

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 648
    • 0Komentar

    SADANG (KebumenUpdate.com) – Bupati Lilis Nuryani bersama founder Tradha Group, Ir. Mohammad Yahya Fuad, melakukan monitoring dan survei bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Kedunggong Kecamatan Sadang, Jumat 2 Januari 2026. Kehadiran rombongan ini membawa angin segar bagi keluarga pra-sejahtera di wilayah perbatasan Kebumen-Wonosobo tersebut. Dalam kunjungan tersebut, bantuan masing-masing senilai Rp20 juta […]

  • Tanah Bergerak

    Tanah Bergerak di Desa Gunungsari, Satu Rumah Hancur, Dua Rusak Sedang

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 356
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Karanggayam, Kebumen, memicu pergerakan tanah di Dukuh Silampeng, Desa Gunungsari, Minggu 9 Nopember 2025. Akibatnya, satu rumah warga rusak total dan dua rumah lainnya mengalami kerusakan sedang. Peristiwa tanah bergerak ini terjadi di RT 03 RW 01, Desa Gunungsari. Tanah amblas menggeser bangunan milik Partanom, hingga […]

  • Amankan 4.831 TPS, Polres Kebumen Kerahkan 570 Personel

    Amankan 4.831 TPS, Polres Kebumen Kerahkan 570 Personel

    • calendar_month Sel, 6 Feb 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.005
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen memberikan pelatihan dan pembekalan kepada 570 personel pengaman pemungutan dan penghitungan suara. Para personel tersebut nantinya akan bergeser mengamankan 4.831 TPS yang tersebar di seluruh Kabupaten Kebumen. Pelatihan dan pembekalan berlangsung di Gedung Sekda Kebumen, Selasa 6 Februari 2024. Hadir Ketua KPU Kebumen Dzakiatul Banat dan Ketua Bawaslu Kebumen Amin […]

  • Tertabrak KA

    Truk Tronton Tertabrak KA Gajayana di Kutowinangun, Ini Daftar Korban Meninggal dan Luka-luka

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.820
    • 0Komentar

    KUTOWINANGUN (KebumenUpdate.com) – Kecelakaan fatal terjadi di perlintasan sebidang Desa Mekarsari, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Selasa 27 Januari 2026 malam sekitar pukul 21.32 WIB. Sebuah truk tronton bernomor polisi L-8861-UC tertabrak Kereta Api (KA) Gajayana (35) relasi Malang–Gambir. Dalam peristiwa tersebut, satu orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka. Sopir truk atas nama Sutarno (43), […]

expand_less