Tanah Bergerak di Desa Gunungsari, Satu Rumah Hancur, Dua Rusak Sedang
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 11 Nov 2025
- visibility 395
- comment 0 komentar

Warga gotong royong menurunkan atap rumah terdampak tanah bergerak. (Foto: BPBD Kebumen)
KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Karanggayam, Kebumen, memicu pergerakan tanah di Dukuh Silampeng, Desa Gunungsari, Minggu 9 Nopember 2025. Akibatnya, satu rumah warga rusak total dan dua rumah lainnya mengalami kerusakan sedang.
Peristiwa tanah bergerak ini terjadi di RT 03 RW 01, Desa Gunungsari. Tanah amblas menggeser bangunan milik Partanom, hingga seluruh struktur rumahnya roboh. Sementara rumah milik Jasmi dan Jasman mengalami kerusakan sedang pada bagian dapur dan tembok.
BPBD Kebumen Lakukan Kajian Cepat
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kebumen Bagus Priyanto ST didampingi Humas BPBD Kebumen Heri Purwoto menyampaikan bahwa pihaknya bersama unsur Forkopimcam Karanggayam telah melakukan kajian cepat (rapid assessment) untuk memetakan tingkat kerusakan dan potensi pergerakan tanah lanjutan.
Petugas juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan relawan kebencanaan guna mempercepat penanganan darurat di lokasi terdampak.
“Kami masih memantau kondisi lapangan. Tanah di sekitar lokasi cukup labil karena curah hujan masih tinggi,” ujarnya.
Langkah Penanganan Darurat
Rumah Partanom dilakukan pembersihan puing bangunan. Pemilik sementara mengungsi ke rumah saudara. Sedanhkan rumah Jasmi dilakukan pembongkaran sebagian bangunan dilakukan karena dinilai tidak layak huni. Adapun rumah Jasman bagian atap dibongkar untuk mencegah runtuh susulan.
Selain itu, warga bersama relawan dari Bagana, Banser, LPBI NU, dan Destana Gunungsari bergotong royong membersihkan material longsoran serta memperkuat area sekitar agar tidak terjadi longsor lanjutan.
Koordinasi dan Peringatan Dini
Unsur yang terlibat dalam penanganan darurat meliputi BPBD Kebumen, Koramil Karanggayam, Polsek Karanggayam, Forkopimcam Karanggayam, Pemerintah Desa Gunungsari, serta berbagai organisasi relawan kebencanaan.
BPBD Kebumen mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi pergerakan tanah susulan, terutama di kawasan dengan kontur curam dan tanah jenuh air.
“Kami meminta warga segera melapor jika muncul retakan tanah baru atau tanda-tanda pergerakan tanah,” ujarnya. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar