Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Kebumen Pernah Memiliki Dua Pabrik Gula

Kebumen Pernah Memiliki Dua Pabrik Gula

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 9 Apr 2025
  • visibility 19.713
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Oleh: Teguh Hindarto

BEBERAPA hari lalu, saya menghabiskan waktu bersama keluarga untuk menonton sebuah tayangan film baru berjudul, “Pabrik Gula”. Saya bukan penggemar film horor lokal, namun karena judulnya beririsan dengan minat saya terkait sejarah maka didorong curiosity (keingintahuan) menonton film ini menjadi pilihan.

Sejak awal menonton hingga selesai, saya menikmati dan puas dengan plot dan penokohannya serta teknologi CGI yang memperlihatkan sejumlah adegan gore (berdarah) serta kemunculan penampakkan demonik yang tidak kalah dengan film-film Barat based on true story macam Conjuring.

Meskipun tidak mengangkat isu sejarah secara langsung, melainkan kisah-kisah demonik di balik keberadaan bangunan bersejarah, film ini bisa mengantarkan penontonnya untuk membaca masa lalu ketika gula dan pabrik gula (suikerfabriek) menjadi komoditas berjaya dan perangkat modern khususnya di era Hindia Belanda.

Bicara soal gula dan pabrik gula, Kebumen pun pernah memiliki dua pabrik gula yang menyerap sejumlah tenaga kerja dan memutar roda ekonomi meskipun lebih banyak membawa keuntungan bagi pemerintahan Belanda. Sebelum kita mengulas apa dan di mana serta bagaimana pabrik gula di Kebumen, terlebih dahulu kita mengulas setting sosial ekonomi kemunculan ekonomi gula di Hindia Belanda.

Keberadaan pabrik gula di Jawa tidak dapat dilepaskan dari kepentingan pemerintahan Belanda pasca Perang Jawa (1830) yaitu untuk menutup kas pemerintahan yang nyaris bangkrut untuk membiayai perang maka melalui kebijakan Cultuurstelsel (Tanam Paksa) di mana sejumlah tanaman dijadikan komoditas wajib tanam dan ekspor yaitu tebu, kopi dan nila. Nama Johannes van Den Bosch Gubernur Jenderal Hindia Belanda pada 1830-1834 yang ditunjuk oleh Raja William I disebut sebagai pencetus ide Cultuurstelsel.

Ekonomi Gula di Era Cultuurstelsel

Di bawah sistem Cultuurstelsel (1830-1870), sebuah industri telah dikembangkan berdasarkan pada hampir seratus pabrik baru yang tersebar di dataran rendah Jawa Timur dan Jawa Tengah yang padat penduduk. Kelompok pemegang konsesi yang dikontrak untuk menjalankan pabrik-pabrik ini di bawah naungan Cultuurstelsel terdiri dari orang-orang Eropa lokal atau ekspatriat (kebanyakan dari mereka orang Belanda) bersama dengan sebagian kecil orang Indonesia-Cina (tidak ada orang Jawa di antara mereka), demikian tulis G. Roger Knight (Commodities and Colonialism: The Story of Big Sugar in Indonesia, 1880-1942, 2013:6).

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Para pelanggan setia foto bersama owner Muncul Group Sugeng Budiawan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Gratis Nikmati Sensasi Cafe on Bus, 113 Pelanggan Muncul Group Bawa Pulang Televisi

    • calendar_month Ming, 23 Agu 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.960
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Muncul Group sangat tahu bagaimana cara memanjakan pelanggan setianya. Bagaimana tidak, di masa pandemi ini, salah satu dealer sepeda motor terbesar di Kebumen itu justru bagi-bagi televisi kepada para pelanggan setianya. Sebanyak 113 pelanggan setia dari Muncul Bursa Motor Gombong, Muncul Motor Kebumen dan Kawasaki Central Kebumen beruntung mendapatkan hadiah. Sebanyak 105 […]

  • Gildcoustic Gagal Tampil di Kebumen

    Penonton Kecewa Gildcoustic Nggak Tampil di J’vaganza Kebumen, Ternyata Ini Penyebabnya

    • calendar_month Sen, 29 Jan 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 12.262
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Para penonton konser musik bertajuk J”vaganza yang berlangsung di Candisari Hotel & Resto Kebumen, Minggu 28 Januari 2024 kecewa berat. Bagaimana tidak dalam event tersebut, guest star Gildcoustic yang dijadwalkan  tampil dalam event tersebut hingga acara berakhir tidak baik panggung. Dalam rundown acara J’Vaganza, Gildcoustic dijadwalkan tampil pukul 21.30 WIB sampai selesai. […]

  • Musyda XXV IPM Kebumen Soroti Isu Bullying, 18 Calon Formatur Siap Emban Estafet Kepemimpinan

    Musyda XXV IPM Kebumen Soroti Isu Bullying, 18 Calon Formatur Siap Emban Estafet Kepemimpinan

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 731
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) — Penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musyda) XXV Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Kebumen di Gedung Dakwah Muhammadiyah PCM Gombong, Sabtu 19 September 2026, dibuka dengan pesan penting dari Ketua PCM Gombong Ir Mohammad Yahya Fuad SE. Melalui musyawarah ini, ia berharap dapat menghasilkan keputusan organisasi yang aplikatif serta menekankan pentingnya pencegahan perundungan (bullying) di […]

  • Halal Bihalal Rotary

    Halal Bihalal Rotary Club of Walet Kebumen Ajang Silaturahmi dan Bahas Program Kerja

    • calendar_month Jum, 20 Mei 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.972
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Masih dalam suasana hari raya Idul Fitri 1443 Hijriyah, Rotary Club of Walet Kebumen mengadakan halal bihalal di Hotel Grand Kolopaking Kebumen Jalan A Yani 31, Jumat 20 Mei 2021. Pertemuan yang mengangkat tema “Tetap Menjaga Tali Silaturahmi” ini diikuti oleh rotarian atau member Rotary Club of Walet Kebumen. Acara hadiri oleh […]

  • Pengangguran di Kebumen

    Jadi Prioritas Kebijakan Pemerintah, Ini Tingkat Pengangguran di Kebumen

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.827
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Kebumen tahun 2022 sebesar 5,92%. Jumlah itu turun 0,11% dari tahun sebelumnya 2021 yaitu 6,03%. “Upaya mengurangi pengangguran di Kebumen menjadi sebuah prioritas dalam kebijakan pemerintah daerah, salah satunya adalah dengan adanya job fair ini,” ujar Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto […]

  • Warga Kebumen Ngumpul dadi Siji! Ribuan Perantau Padati Festival Walet Emas 2026 di TMII

    Warga Kebumen Ngumpul dadi Siji! Ribuan Perantau Padati Festival Walet Emas 2026 di TMII

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.058
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Ribuan warga perantau asal Kebumen yang tergabung dalam berbagai komunitas memadati Pelataran Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu 26 April 2026. Kehadiran mereka dalam rangka memeriahkan Festival Walet Emas 2026, sebuah agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK) Walet Emas. Acara […]

expand_less