Dua Hari Tak Jualan, Penjual Serabi Ditemukan Meninggal di Kontrakan
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 24 Feb 2020
- visibility 6.032
- comment 0 komentar

Petugas saat memeriksa jasad korban yang sudah meninggal. (Foto: Dok. Polres Kebumen)
GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Dua hari libur berjualan, seorang penjual serabi rangin yang biasa jualan di Perempatan Dirjo Sesa Semanding, Kecamatan Gombong ditemukan meninggal dunia. Pria berinisial JM (60) warga Kecamatan Bantarkuwung, Kabupaten Brebes itu ditemukan terlentang di depan pintu kamar mandi kontrakannyam Minggu 23 Februari 2020.
Korban pertama kali ditemukan oleh Sutrisno (50) sekira pukul 11.00 wib. Selanjutnya Sutrisno yang panik mencari rekannya Medi (60) untuk mengecek kondisi korban yang masih tergeletak. Saat keduanya mencoba membangunkan, korban sudah tidak merespon.
Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Gombong.Tak lama setelah menerima laporan, polisi datang ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi Tidak Menemukan Tanda Tidak Pidana
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kasubbag Humas Iptu Tugiman mengatakan dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda yang mengarah ke tindak pidana.
“Sekitar TKP aman. Kami tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan ataupun tanda yang mengarah ke tindak pidana,” kata Iptu Tugiman.
Korban Meninggal Diduga Karena Penyakit yang Dideritanya
Hal itu diperkuat dengan keterangan tim medis Puskesmas Gombong 2 yang juga datang ke lokasi. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, kuat dugaan korban meninggal karena penyakit yang dideritanya.
Diketahui korban dalam kesehariannya tinggal sendiri di kontrakan. Dia mengadu nasib merantau dengan berjualan serabi di Gombong. Sedangkan anak dan istrinya berada di Brebes.
Jenazah korban kemudian diserahkan ke perangkat Desa Semanding untuk selanjutnya dibawa pulang ke kampung halamannya di Brebes. (win)







Saat ini belum ada komentar