Breaking News
light_mode
Beranda » News » Bocah Lima Tahun Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Begini Faktanya

Bocah Lima Tahun Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Begini Faktanya

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 8 Mar 2020
  • visibility 8.902
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Seorang bocah berumur lima tahun mengalami luka-luka hingga kritis akibat diduga dianiya oleh ibu tirinya. Bocah malang tersebut mendapatkan perawatan intensif di Intensive Care Unit (ICU) RSUD Margono Soekarjo Purwokerto.

Dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu terjadi di Desa Jatimalang, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen. Secara hukum kasus ini telah ditangani oleh Polres Kebumen. Sedangkan ibu tiri korban bernama Septi Rahmayanti (30) yang diduga sebagai pelaku penganiayaan telah diamankan di Polres Kebumen.

Informasi yang dihimpun, kejadian itu terungkap saat bocah berinisial AN (5) dibawa ke bidan desa untuk diperiksa lantaran pingsan. Lantaran tak kunjung sadar, bidan manyarankannya untuk membawanya ke RSUD Soedirman Kebumen, namun ibu korban menolak.

Dokter Rumah Sakit Curiga Lebam Tidak Wajar

Tubuh korban lebam tak wajar. (Foto: Istimewa)

Bidan desa pun kemudian meminta bantuan pemerintah desa untuk membawa korban ke rumah sakit. Setelah dibawa ke rumah sakit, korban tetap tak sadarkan diri sehingga dimerujuk ke RSUD Margono Purwokerto. Saat di rumah sakit, dokter merasa curiga dengan kondisi badan pasien yang lebam tidak wajar sehingga menghubungi aparat kepolisian.

Peristiwa itu mendapatkan perhatian dari Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH. Orang nomor dua di Pemkab Kebumen itu secara pribadi menengok korban yang masih dirawat di ICU RSUD Margono Purwokerto, Sabtu, 7 Maret 2020) malam.

Hasil CT Scan  Diduga Pendarahan Otak, akan Dioperasi,

Saat ditengok korban sudah sadar dan bisa merespon. Namun begitu kondisinya masih belum stabil. Informasi dari ayah korban Ahmad Barokah (35), anaknya akan dilakukan operasi lantaran hasil CT Scan terdapat pendarahan di otak. Namun tindakan menunggu pasien dalam kondisi stabil.

Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH mengunjungi pasien dalam rangka untuk memastikan kondisi pasien. Selain itu memastikan pembayarannya jangan sampai mengalami kesulitan. Selain menyerahkan bantuan, dalam kesempatan itu, Haji Arif sapaan akrabnya menawarkan kepada ayah korban untuk menjadikannya sebagai anak asuh untuk dididik di rumah asuh di Depok Jawa Barat.

“Peristiwa ini menjadi keprihatinan besar bagi kami, apalagi sang ibu yang diduga menjadi pelaku saat ini memiliki bayi yang berumur empat bulan,” ujar Arif Sugiyanto mengimbau kepada masyarakat jika menemukan hal serupa untuk melaporkan ke pihak terkait agar segera dilakukan penanganan cepat.

Terduga Pelaku Miliki Bayi Empat Bulan

Ibu tiri korban saat berasa di IGD RSDS Kebumen. (Foto: Istimewa)

Ahmad Barokah mengakui belum ketemu dengan istrinya. Saat kejadian dia bekerja di Jakarta. Setelah dikabari dia langsung ke rumah sakit untuk mengurus anaknya. Ditanya terkait proses hukum terhadap istrinya, dia berharap istrinya tidak ditahan lantaran masih memiliki bayi berumur empat bulan.

Sedangkan menanggapi penawaran Wabup, Ahmad Barokah mengaku masih fokus untuk kesembuhan anaknya. Selanjutnya, pihaknya akan membicarakan dengan keluarga terkait masa depan anaknya.

Ahmad Barokah yang asli Karawang menikah dengan istrinya sekarang tahun 2017. Masing-masing membawa satu anak dari pernikahannya terdahulu. Sedangkan anak hasil pernikahan dengan istrinya masih berusia empat bulan.

Tetangga;  Korban Sering Dimarahi dan Diperlakukan Kasar

Wabup Arif Sugiyanto berbincang dengan ayah korban. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Awalnya mereka tinggal di Bekasi dan bekerja di pabrik garmen. Namun karena sesuatu hal mereka tidak bekerja dan menganggur. Sehingga pulang ke rumah keluarga istrinya di Kebumen. Sempat menganggur, kemudian dia mendapatkan kembali di Jakarta. Sehingga dia pun meninggalkan istri dan tiga anaknya di Kebumen.

“Setahu saya, waktu masih tinggal bersama-sama, istri saya tidak pernah berlaku kasar kepada anak-anak,” katanya.

Meski demikian menurut penuturan perangkat Desa Jatimalag Dasino (45), berdasarkan informasi warga itu baru sekitar tiga bulan tinggal di desanya bersama ibu pelaku dan korban. Dari laporan warga ibu korban diduga kerap berlaku kasar pada korban.

“Tetangga juga melihatnya secara langsung jika korban sering dimarahi bahkan sempat dipukul dengan kayu,” kata Dasino (45).

Biaya Pengobatan akan Diupayakan Ditanggung Pemerintah

Pemkab Kebumen melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dipermades P3A) melakukan pendampingan terhadap korban. Termasuk biaya pengobatan akan diupayakan untuk ditanggung pemerintah.

“Alhamdulillah sudah mulai membaik karena sudah mulai bisa ditransfusi dan kalau nanti terus membaik bisa segera dioperasi,” kata Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Marlina Indriananingrum. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Klegenwonosari Berlatih Kelola Sampah Jadikan Rupiah

    Warga Klegenwonosari Berlatih Kelola Sampah Jadikan Rupiah

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.318
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) –  Sejumlah ibu rumah tangga di RT 03 RW 03 Desa Klegengwonosari, Kecamatan Klirong, Kebumen baru menyadari jika sampah yang selama ini mereka sia-siakan, di tempat lain sudah bisa dikelola dan menjadi uang. Kesadaran itu muncul saat mereka mengikuti Pelatihan Pengelolaan Administrasi Bank Sampah dan Pemilahan Sampah yang digelar oleh LP3M Sekolah Tinggi […]

  • Amankan 4.831 TPS, Polres Kebumen Kerahkan 570 Personel

    Amankan 4.831 TPS, Polres Kebumen Kerahkan 570 Personel

    • calendar_month Sel, 6 Feb 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.020
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen memberikan pelatihan dan pembekalan kepada 570 personel pengaman pemungutan dan penghitungan suara. Para personel tersebut nantinya akan bergeser mengamankan 4.831 TPS yang tersebar di seluruh Kabupaten Kebumen. Pelatihan dan pembekalan berlangsung di Gedung Sekda Kebumen, Selasa 6 Februari 2024. Hadir Ketua KPU Kebumen Dzakiatul Banat dan Ketua Bawaslu Kebumen Amin […]

  • Persak Kebumen

    Bidik Juara 3, Persak Kebumen Jaga Peluang ke Liga 3 Nasional

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.170
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Persak Kebumen tampaknya harus melupakan kegagalan menembus partai final Liga 3 Zona Jawa Tengah setelah kalah 2-1 oleh Persebi Boyolali pada babak semifinal. Laskar Joko Sangkrip (Lajoksa) saat ini fokus menghadapi PSIP Pemalang dalam laga perebutan juara 3 yang akan dihelat di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang, Senin 13 Desember 2021 kick […]

  • Gelar Doktor

    Pegawai Puskesmas Bonorowo Raih Gelar Doktor di Fakultas Hukum UII

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 540
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (KebumenUpdate.com) – Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menggelar Ujian Terbuka Disertasi (Promosi Doktor) Program Studi Hukum Program Doktor di Ruang Auditorium Lantai 4 Gedung Fakultas Hukum UII, Sabtu 8 Nopember 2025. Dalam kesempatan tersebut, Dr. H. Triyo Rachmadi, S.Kep., M.H.Kes., secara resmi mempertahankan disertasinya yang berjudul: “Politik Hukum Kesehatan di Indonesia: Studi […]

  • Prof Imam Robandi Motivasi Guru Sekolah Muhammadiyah Gombong

    Prof Imam Robandi Motivasi Guru Sekolah Muhammadiyah Gombong

    • calendar_month Sen, 5 Agu 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.194
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate) – Kemajuan teknologi dibarengi pesatnya globalisasi merupakan suatu tantangan di semua bidang, tak terkecuali di bidang pendidikan. Menjadi guru profesional yang mampu menghadapi era modern telah menjadi keharusan. Guru harus menyiapkan peserta didik menjadi manusia melek teknologi, manusia berpengetahuan luas, namun sarat dengan karakter yang kuat . Sebagai salah satu usaha mewujudkan hal […]

  • Bhayangkara

    Supangkat dan Bhayangkara Penjaga Nadi Bangsa

    • calendar_month Rab, 28 Jun 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.183
    • 0Komentar

    RABU, 29 Juli 1950, seorang Perwira Kepolisian Kebumen bernama Supangkat berangkat dari markasnya di Desa Panjatan, Karanganyar menuju kawasan Kebumen Timur. Ya, di masa awal kemerdekaan (tepatnya tahun 1947 hingga 1950) memang markas Kepolisian Kebumen terletak di Karanganyar. Hasil perjanjian Renville, perbatasan Karanganyar Gombong menjadi pemisah wilayah Belanda dan Republik. Markas Polisi Kebumen letaknya di […]

expand_less