Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Geopreneurship: Strategi Etis dalam Memajukan Ekonomi di Kawasan Geopark Kebumen

Geopreneurship: Strategi Etis dalam Memajukan Ekonomi di Kawasan Geopark Kebumen

  • account_circle Supriyono
  • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
  • visibility 561
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

PENETAPAN Geopark Kebumen sebagai UNESCO Global Geopark pada April 2025 membuka peluang besar bagi pengembangan ekonomi berbasis konservasi dan pemberdayaan masyarakat. Dengan pengakuan dunia tersebut, Kebumen tidak hanya dipandang sebagai kawasan wisata geologi, tetapi juga sebagai wilayah yang memiliki potensi ekonomi berkelanjutan berbasis kekayaan alam dan budaya lokal.

Berdasarkan data Badan Pengelola Geopark Kebumen (2026), kawasan ini memiliki 42 situs geologi yang menjadi aset penting daerah. Potensi tersebut menuntut kolaborasi erat antara pemerintah, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), akademisi, hingga masyarakat untuk menjaga keberlanjutan geopark sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Permasalahan: Dilema Keuntungan dan Keberlanjutan

Di tengah peluang besar tersebut, tantangan utama masih muncul dari pola pikir sebagian pelaku usaha yang cenderung mengejar keuntungan jangka pendek dibanding menjaga keberlanjutan lingkungan. Masalah klasik dalam dunia usaha adalah pandangan bahwa etika hanyalah pelengkap.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Kebumen pada tahun 2025, jumlah UMKM mencapai 56.466 unit (Sekretariat DPRD Kabupaten Kebumen, 2025). Angka tersebut menunjukkan besarnya kekuatan ekonomi lokal, tetapi sekaligus menghadirkan tantangan dalam membangun kesadaran bisnis berkelanjutan.

Masih banyak pelaku UMKM yang melihat bisnis sebagai entitas terpisah dari lingkungan sekitarnya. Ini dapat dilihat dari masih adanya kecenderungan pelaku usaha yang hanya fokus pada keuntungan jangka pendek tanpa mempedulikan dampak jangka panjang terhadap ekosistem geopark.

Contohnya saja masih ada beberapa pelaku UMKM di tempat wisata yang pengelolaan sampahnya masih belum optimal. Selain itu masih sedikit upaya pelaku UMKM yang “menjual” narasi edukasi Geopark Kebumen dalam produk maupun jasa yang merea tawarkan.

Tanpa kesadaran etis pelaku UMKM ini, status Kebumen UNESCO Global Geopark hanya akan menjadi label administratif saja tanpa dampak nyata terhadap konservasi dan pembangunan ekonomi masyarakat untuk keberlanjutan Geopark Kebumen.

Pembahasan: Etika sebagai Strategi Pemenang

Etika bisnis saat ini tidak sekadar soal kejujuran bisnis. Dalam konteks Kebumen, etika bisnis dapat bertransformasi menjadi Geopreneurship. Dalam konsep ini pelaku UMKM tidak hanya mengambil untung dari keindahan alam Geopark Kebumen, tetapi juga berkontribusi pada keberlangsungannya.

Berdasarkan informasi dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen, Geopark Kebumen tidak hanya dipandang sebagai kawasan wisata geologi, tetapi juga sebagai kawasan pembangunan berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek konservasi, edukasi, dan ekonomi masyarakat.(Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen, 2026).

Konsep tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan geopark sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan. Hal ini sesuai dengan Teori Pemangku Kepentingan (Stakeholder Theory) yang menempatkan pengusaha, pelanggan, masyarakat lokal, dan situs geologi sebagai pihak yang memiliki kepentingan yang sama. (Freeman, 1984).

Dengan menyadari bahwa kelestarian situs geopark adalah modal bersama maka bisnis yang etis di Kebumen dapat diterapkan. Selain itu pengembangan geopark juga membutuhkan tata kelola yang mampu menyeimbangkan kepentingan ekonomi, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat lokal secara berkelanjutan (Ristiawan et al., 2023).

Selain itu, keberhasilan geopark sangat dipengaruhi oleh keterlibatan stakeholder dan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan wisata berkelanjutan (Rahmatin & Nawangsari, 2025).

Jika pedagang UMKM di Sagara View Karangbolong Kebumen mempromosikan geopark melalui souvenir bertema geopark dan narasi menu, pengusaha sewa alat camping di Pantai menganti juga dapat melakukan hal yang sama, misalnya saja dengan mencatumkan logo Geopark Kebumen atau informasi geopark di tenda camping yang disewakan.

Apabila hal ini dilakukan maka pelaku UMKM tersebut tidak hanya menjual makanan dan jasa tetapi juga menjual pengalaman dan pengetahuan geopark kepada pelanggannya. Prinsip ini sesuai dengan teori Triple Bottom Line (Profit, People, Planet). (Elkington, 1997). Pelaku UMKM mampu menjual produk lokal sambil menyisipkan narasi edukasi geopark di dalamnya. Dengan demikian, usaha yang dijalankan berbanding lurus dengan upaya konservasi geopark.

Pelaku UMKM di wilayah Geopark diharapkan tidak hanya mengekploitasi keindahan geopark tetapi juga harus dapat menjaga warisan geopark agar tetap lestari. Hal ini sesuai dengan Teori Kepengurusan (Stewardship Theory) yang menekankan para pelaku usaha memiliki tanggung jawab moral untuk mewariskan kekayaan alam kepada generasi mendatang dalam kondisi yang tetap terjaga baik. (Donaldson & Davis, 1991)

Tanggung jawab etis untuk mempromosikan Geopark kebumen demi keberlanjutan oleh para pelaku UMKM itu penting karena produk yang membawa narasi geologi dan budaya Kebumen memiliki nilai jual lebih tinggi di pasar global.

Selain itu untuk keberlangsungan ekosistem perlu adanya bisnis yang ramah lingkungan guna memastikan aset wisata yang menjadi sumber penghasilan tidak rusak untuk generasi mendatang. Etika bisnis pelaku usaha menuntut pemberdayaan masyarakat lokal agar kemajuan Geopark Kebumen dapat dirasakan secara merata.

Kesimpulan

Etika bisnis di Kebumen saat ini tidak bisa dilepaskan dari semangat menjaga Geopark Kebumen Keberhasilan ekonomi daerah harus bersinergi dengan visi konservasi dan edukasi yang diusung oleh UNESCO Global Geopark. Pelaku UMKM yang etis adalah mereka yang menyadari bahwa keberlanjutan bisnis mereka sangat bergantung pada kelestarian alam Kebumen.

Untuk mewujudkan ekosistem bisnis yang mendukung terhadap Geopark Kebumen, diperlukan langkah nyata antara lain:

  1. Literasi Geopark bagi pelaku UMKM dengan cara Pemerintah Kabupaten Kebumen bekerjasama dengan Badan Pengelola Geopark memberikan edukasi mendalam kepada pelaku UMKM tentang kelestarian Geopark Kebumen agar mereka mampu menyampaikannya kepada konsumen.
  2. Literasi etika bisnis kepada para pelaku UMKM oleh akademisi. Menurut Universitas Putra Bangsa (2025), perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam penguatan literasi bisnis dan pemberdayaan UMKM daerah dengan cara melaksanakan kegiatan pelatihan, seminar, pengabdian masyarakat, dan pendampingan UMKM.
  3. Setiap pelaku UMKM di Kebumen selayaknya bisa menyediakan pojok informasi geopark  yang memperkenalkan situs-situs Geopark kepada konsumennya.
  4. Pemberian insentif atau penghargaan bagi pelaku UMKM yang telah mempromosikan geopark di tempat usahanya.
  5. UMKM lokal untuk dapat memproduksi barang bertemakan Geopark atau mencatumkan informasi geopark di produknya, sehingga keberlanjutan geopark semakin terjaga

Geopark Kebumen adalah warisan yang tak ternilai harganya dan merupakan rumah besar bagi nadi kehidupan ekonomi masyarakat. Sinergi nyata antara pemerintah, swasta, akademi dan komunitas menjadi kunci utama untuk meninggalkan warisan bagi generasi yang akan datang. *** Makin tahu Indonesia

Daftar Literatur

Badan Pengelola Geopark Kebumen. (2025, April 17). Kebumen Geopark Resmi Diakui oleh Dunia. https://geoparkkebumen.id/kebumen-geopark-resmi-diakui-oleh-dunia/

Badan Pengelola Geopark Kebumen. (2026). History of Geopark Kebumen: The Glowing Mother Earth of Java. https://geoparkkebumen.id

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen. (2026). Ringkasan Geopark Kebumen. Pemerintah Kabupaten Kebumen.

Donaldson, L., & Davis, J. H. (1991). Stewardship theory or agency theory: CEO governance and shareholder returns. Australian Journal of Management, 16(1), 49–64. https://doi.org/10.1177/031289629101600103

Elkington, J. (1997). Cannibals with forks: The triple bottom line of 21st century business. Capstone Publishing

Freeman, R. E. (1984). Strategic management: A stakeholder approach. Pitman Publishing

Ristiawan, R., Huijbens, E., & Peters, K. (2023). Projecting development through tourism: Patrimonial governance in Indonesian geoparks. Land, 12(1), 223. https://doi.org/10.3390/land12010223

Kebumen Update. (2025, April 16). Geopark Kebumen dan Geopark Meratus Resmi Berstatus UNESCO Global Geoparks.

Rahmatin, L. S., & Nawangsari, E. R. (2025). Analysis of sustainable tourism development in the Ijen UNESCO Global Geopark Area. E-Journal of Tourism, 12(1), 49–63. https://doi.org/10.24922/eot.v12i1.124262

Sekretariat DPRD Kabupaten Kebumen. (2025). Fraksi DPRD Sambut Positif Raperda Pemberdayaan, Pengembangan dan Perlindungan Usaha Mikro. Pemerintah Kabupaten Kebumen.

Universitas Putra Bangsa. (2025). Rencana Strategis (Renstra) Universitas Putra Bangsa 2021-2025: Penguatan Inkubasi Bisnis dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal. UPB Press.

Supriyono, Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Putra Bangsa Kebumen.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
  • Penulis: Supriyono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reini Mailisa Juara 2 Kebumen Beach Marathon 2023, Ini Testimoninya

    Reini Mailisa Juara 2 Kebumen Beach Marathon 2023, Ini Testimoninya

    • calendar_month Sab, 6 Jan 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 6.860
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Para juara atau peraih podium Kebumen Beach Marathon (KBM) 2023 tampak bergembira setelah mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan piagam di Pendopo Kabumian, Sabtu 6 Januari 2024. Hadir secara langsung Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih, Ketua Panitia KBM Santoso Budiawan, Race Director Frans Haidar, OPD, pihak sponsor, dan […]

  • Tersengat Listrik

    Bocah di Bonorowo Meninggal Tersengat Listrik Saat Nonton Voli

    • calendar_month Ming, 17 Okt 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.713
    • 0Komentar

    BONOROWO (KebumenUpdate.com) – Permainan bola voli yang berlangsung di Desa Ngasinan, Kecamatan Bonorowo, Kebumen geger, Sabtu 16 Oktober 2021 malam. Kehebohan bukan lantaran terjadi tawuran atau terkait pertandingan olahraga tersebut. Akan tetapi di tengah keriuhan itu, seorang bocah bernama Abdul Khoirul Anam (12) tersengat listrik di lapangan voli yang berada di dekat rumahnya.  Saat kejadian […]

  • Panen Udang Vaname, BUBK Petanahan Sumbang PAD Kebumen Rp402 Juta

    Panen Udang Vaname, BUBK Petanahan Sumbang PAD Kebumen Rp402 Juta

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Kabupaten Kebumen menerima Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) perikanan budidaya sebesar Rp402.481.744 untuk periode Januari-Juli 2025. Dana ini disumbangkan oleh Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Tegalretno Petanahan dan diserahkan dalam tiga tahap. Adapun penyerahan retribusi ini dilakukan secara simbolis kepada Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, oleh Direktur Jenderal […]

  • PAFI Bengkulu Selatan

    PAFI Bengkulu Selatan: Masa Depan Profesi Apoteker di Era Digital

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.054
    • 0Komentar

    PERNAHKAH Anda membayangkan bagaimana seorang apoteker bekerja di masa depan? Jika dulu, peran apoteker hanya sebatas memberikan obat sesuai resep dokter, kini seiring berkembangnya teknologi, profesi ini mengalami transformasi yang signifikan. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Bengkulu Selatan pafibengkuluselatankab.org pun tak luput dari arus digitalisasi ini. Apoteker Digital, Pelayanan Prima PAFI Bengkulu Selatan melihat potensi […]

  • Pekerja Migran Asal Kebumen Meninggal di Malaysia

    Pekerja Migran Asal Kebumen Meninggal di Malaysia, Jenazah Sempat Tertahan Seminggu Karena

    • calendar_month Rab, 13 Sep 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.379
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Argosari, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen meninggal dunia di Malaysia. Pekerja migran tersebut diketahui bernama Amirhin Sakiman (48) warga Dukuh Sari RT 001 RW 002  Desa Argosari meninggal di negeri jiran tersebut lantaran sakit. Jenazah almarhum sempat tertahan selama seminggu di Malaysia. Jasad almarhum belum bisa […]

  • Geopark Kebumen

    Menuju Geopark Kebumen Mendunia

    • calendar_month Kam, 18 Jan 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.900
    • 0Komentar

    Oleh: Sigit Tri Prabowo SEJAK digaungkan dalam Kebumen Internasional Expo (KIE) 2023, jargon Geopark Kebumen Mendunia terus bergaung. Harus diakui ungkapan ini berkait erat dengan langkah Geopark Kebumen untuk menggaet predikat sebagai UNESCO Global Geopark. Namun di sisi lain sesungguhnya tersirat juga tekad untuk berbenah dan mengolah Geopark Kebumen menjadi berkelas dunia, tak hanya soal […]

expand_less