KDKMP Mulai Beroperasi, Bagaimana Nasib Penugasan PPPK di Kebumen?
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 325
- comment 0 komentar

KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah, bersama jajaran Forkopimda, Sekda Edi Rianto, serta sejumlah pimpinan OPD menghadiri peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara daring, Sabtu 16 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di KDKMP Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong, Kebumen ini terhubung langsung via zoom meeting dengan pusat peresmian fisik di Nganjuk, Jawa Timur, yang dipimpin oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Usai acara, Sekda Kebumen Edi Rianto memberikan penjelasan mengenai penugasan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk memperkuat manajemen KDKMP.
Edi menyampaikan bahwa Pemkab Kebumen telah menyusun daftar pemetaan, namun masih menunggu petunjuk teknis (juknis) resmi dari pemerintah pusat.
Ia menekankan bahwa penugasan PPPK ke KDKMP dilakukan secara bertahap. Hal ini dikarenakan lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kebumen sendiri saat ini masih kekurangan aparatur sipil negara.
“Jika seluruh kekurangan personel koperasi langsung ditarik dari PPPK yang ada, Pemda bisa kolaps karena kita juga kekurangan pegawai. Oleh karena itu, penugasan mungkin akan dilakukan bertahap, tidak sekaligus. Kami sudah menyiapkan pemetaan tahap pertama, namun tetap dinamis mengikuti perkembangan juknis terbaru,” tambahnya.
Sementara itu dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peresmian 1.061 KDKMP ini merupakan tonggak sejarah yang jarang ditemui di negara lain.
Koperasi ini telah dilengkapi dengan infrastruktur fisik yang matang, mulai dari gedung, gudang, sistem manajemen, hingga armada logistik berupa truk dan kendaraan roda tiga.
Presiden menjelaskan, pembangunan fisik ribuan koperasi ini berhasil diwujudkan dalam waktu kurang dari tujuh bulan sejak dimulai pada November 2025 lalu.
Target berikutnya, pemerintah optimistis dapat melompat untuk meresmikan hingga 30.000 koperasi pada Agustus mendatang guna memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Pangan adalah masalah kedaulatan dan survival suatu bangsa, bukan sekadar komoditas. Saya tidak sejalan dengan paham yang menyebut impor lebih efisien hanya karena lebih murah. Yang utama adalah ketersediaan barangnya di dalam negeri agar kita siap menghadapi krisis global apa pun,” tegas Presiden Prabowo dalam pidatonya.
Usai mengikuti seluruh rangkaian acara peresmian, Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah berkesempatan langsung mencoba mengendarai truk operasional KDKMP milik Desa Tanggulangin dengan didampingi oleh Dandim Kebumen. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar