Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Kebumen Pernah Memiliki Dua Pabrik Gula

Kebumen Pernah Memiliki Dua Pabrik Gula

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 9 Apr 2025
  • visibility 18.944
  • comment 0 komentar

Sejak diberlakukannya kebijakan Cultuurstelsel, terjadi peningkatan yang luar biasa. Ekspor gula dalam sepuluh tahun mengalami peningkatan 10 kali lipat dari hanya 6.710 ton pada 1830 menjadi 61.750 ton pada 1840 dan 146.670 ton saat Sistem Tanam Paksa dihapus tahun 1870, demikian tulis Khudori dalam  bukunya, Gula Rasa Neoliberalisme: Pergumulan Empat Abad Industri Gula (2005:25). Khudori melanjutkan, “Sistem Tanam Paksa mampu menggeser posisi kopi sebagai komoditas ekspor utama dan menjadi sumber utama pendapatan pemerintah Kerajaan Belanda. Industri gula bahkan berkembang menjadi basis utama perekonomian Belanda di Jawa” (2005:25).

Ekonomi Gula di Era Liberal

Pengelolaan gula mengalami perubahan fase pada tahun 1870. Pada masa itu, pengelolaan gula memasuki sebuah periode yang dinamakan Liberalisasi Pasar (1870-1900). Periode ini merupakan kemenangan kaum Liberal di Belanda yang melihat sistem Tanam Paksa telah banyak merugikan para buruh dan petani di Hindia Belanda. Sebagaimana dicatat Khudori, “Sejak 1892, industri gula Indonesia praktis dikuasai sepenuhnya oleh perusahaan swasta yang menggunakan sistem perdagangan bebas” (2005:29).

Melalui tiga kebijakan yaitu Undang-Undang Agraria 1870 dan Undang-Undang Gula 1870 serta Undang-Undang Tarif 1872 memberikan sebuah jaminan terhadap para pengusaha swasta untuk melakukan penyewaan lahan pemerintah ataupun milik rakyat dalam tempo yang cukup lama (35-75 tahun). Sebagaimana saat Sistem Tanam Paksa diberlakukan dan komoditas gula mengalami peningkatan tajam, demikian pula saat Liberalisasi Pasar diberlakukan.

Pada tahun 1894, sebanyak 195 pabrik gula beroperasi di Jawa dan tahun 1929 (meskipun mengalami penurunan) jumlahnya sekitar 180 buah, yang tersebar di sejumlah karesidenan yang ada di Jawa yaitu: Besuki (9), Pasuruan (27), Surabaya (35), Kediri (21), Madiun (6), Semarang dan Rembang (11), Surakarta (16), Yogyakarta (17), Kedu dan Banyumas (masing-masing 7), Pekalongan (17) dan Cirebon (11) (H.CH.G.J.Van Der Mandere, De Geemployeerde bij de Javasuikerindustrie: Overzicht van de Werkring en de Vooruitzichten Benevens van de Inrichtingen tot Opleiding (1929:12).

Dalam laporan Van Der Mandere tersebut, luas areal penanaman tebu di Pulau Jawa tercatat mengalami peningkatan sbb: 105.702 bahu (1894), 128.301 bahu (1900), 156.714 bahu (1906), 172.077 bahu (1909), 207.800 bahu (1914),213.013 bahu (1915), 221.823 bahu (1916), 226.082 bahu (1917), 229.791 (1918), 193.977 bahu (1919),224.724 (1921), 226.760  bahu (1920), 224.724 bahu (1921), 226.760 bahu (1922), 229.167 bahu (1923), 242.828 bahu (1924), 251.254 bahu (1925), 254.049 (1926), 260.647 bahu (1927),272.594 bahu (1928).

Kebumen Kota Kabupaten di Bawah Karesidenan Bagelen (1830-1900) dan Karesidenan Kedu (1901-1942)

Setelah Perang Jawa berakhir (1830) wilayah-wilayah mancanegara kasunanan dan kasultanan termasuk Bagelen dan Banyumas jatuh ke tangan Belanda sesuai dengan perjanjian sebelumnya sebagai konsesi bantuan memadamkan Perang Jawa. Bagelen menjadi wilayah Karesidenan dengan dipimpin seorang residen dan beribukota di Purworejo. Karesidenan Bagelen membawahi beberapa kabupaten yaitu Ledok (Wonosobo), Kutoarjo, Purworejo, Kebumen, Ambal, Karanganyar.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ruas Jalan Buayan–Jladri Rusak, Pemkab Kebumen Sampaikan Permohonan Maaf

    Ruas Jalan Buayan–Jladri Rusak, Pemkab Kebumen Sampaikan Permohonan Maaf

    • calendar_month Sen, 27 Mei 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.271
    • 0Komentar

    Sedangkan untuk di titik selain itu, terus dilakukan pemeliharaan rutin dengan patching aspal dan ada juga yang urugan. “Namun di lapangan karena beban lalulintas yang cukup berat kita harus terus ekstra untuk menanganinya,” lanjutnya. Usulan Perbaikan Melalui APBD Perubahan  Upaya lain, Dinas PUPR telah menyiapkan usulan perbaikan jalan melalui APBD Perubahan 2024 pada titik yang […]

  • Malam Tahun Baru di Kebumen: Sendratari The Tales of Karangbolong dan 20 Ribu Porsi Makan Gratis

    Malam Tahun Baru di Kebumen: Sendratari The Tales of Karangbolong dan 20 Ribu Porsi Makan Gratis

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.969
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Merayakan pergantian tahun 2025 menuju 2026, Pemkab Kebumen akan menggelar acara bertajuk “Malam Refleksi Akhir Tahun dan Doa Bersama”. Acara ini dipusatkan di Alun-Alun Pancasila Kebumen pada Rabu, 31 Desember 2025. Selain doa bersama, puncak acara akan dimeriahkan dengan pertunjukan Sendratari “The Tales of Karangbolong”. Pertunjukan ini tidak hanya bertujuan menghibur masyarakat, […]

  • Botol Miras

    Jelang Lebaran, Polres Kebumen Sita 2.286 Botol Miras, 756 Liter Oplosan dan 61 kg Serbuk Mercon

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 949
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dalam rangka cipta kondisi menjelang operasi ketupat, jajaran Polres Kebumen menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Sasaran operasi meliputi distribusi sembako, penyakit masyarakat, minuman keras, judi, prostitusi, narkoba, petasan serta balon udara yang berpotensi mengganggu penerbangan. Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama menyebutkan hasil KRYD pihaknya menyita 2.286 botol minuman keras berbagai merk. […]

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM Migran, Migrant CARE Kebumen Gelar Kolaborasi Strategis dengan Sektor Swasta

    Tingkatkan Daya Saing UMKM Migran, Migrant CARE Kebumen Gelar Kolaborasi Strategis dengan Sektor Swasta

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 446
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Migrant CARE Kebumen menyelenggarakan kegiatan strategis bertajuk “Peningkatan Dukungan Sektor Swasta Kepada Usaha Ekonomi Produktif Komunitas Pekerja Migran dalam Pemasaran Produk Secara Online” pada Rabu, 15 April 2026, bertempat di Hotel Trio Azana Style, Kebumen. Langkah ini diambil sebagai respons atas fenomena migrasi berulang yang dipicu oleh kegagalan pengelolaan modal finansial purna […]

  • Tahun Baru 2025

    Rayakan Tahun Baru 2025: 4 Hotel Berbintang di Kebumen Gelar Party Seru dan Promo Istimewa

    • calendar_month Ming, 29 Des 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.176
    • 0Komentar

    Khusus staycation di malam pergantian tahun, hotel bintang empat yang berada di Jalan Sarbini HM Sarbini 109 Kebumen itu menawarkan paket New Year 101. Dengan Rp 1,1 juta tamu mendapatkan 2 pax gala dinner New Year Eve Party, breakfast untuk dua pax, swimming pool access, free wifi dan parkir. Sedangkan paket room breakfast ditawarkan Rp850.000/nett. […]

  • Pepadi Kebumen

    Pelantikan Pengurus Pepadi Kebumen; Dalang Diminta Jadi Tuladhaning Bebrayan Agung

    • calendar_month Ming, 26 Sep 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.756
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kebumen periode 2021-2026 dilantik oleh Ketua Harian Pepadi Provinsi Jateng Dr Widodo Brotosejati  SSn MPd. Pelantikan bersamaan dengan pengukuhan Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani) itu berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Jumat 24 September 2021. Setelah pelantikan, dilaksanakan pemotongan tumpeng oleh Sekretaris Daerah (Sekda) H […]

expand_less