Mobil MBG Tabrak SDN Clapar Diselesaikan Melalui Mediasi
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 8 Feb 2026
- visibility 352
- comment 0 komentar

Susana mediasi di Sanggar Tari Pager Bumi Panembahan, Desa Clapar. (Foto: Polres Kebumen)
KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen menyatakan kasus sopir Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sempat viral karena menabrak pagar SDN Clapar Kecamatan Karanggayam dan melakukan penganiayaan terhadap warga telah selesai melalui mediasi. Masyarakat Desa Clapar dan pihak SPPG Tirto Mulyo Wonotirto mencapai kesepakatan damai melalui musyawarah di Kecamatan Karanggayam.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, proses mediasi berlangsung pada Sabtu (7/2/2026) dengan pendampingan kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, serta perangkat desa.
“Mediasi berjalan lancar, dan kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Minggu 8 Februari 2026.
Kasus tersebut sebelumnya menyita perhatian publik setelah video viral memperlihatkan mobil program Makan Bergizi Gratis (MBG) menabrak pagar SD Negeri Clapar, kemudian disusul tindakan kekerasan terhadap warga oleh sopir kendaraan. Peristiwa itu memicu reaksi masyarakat dan menjadi perbincangan luas di media sosial.
Dalam mediasi yang digelar di Sanggar Tari Pager Bumi Panembahan, Desa Clapar, pihak SPPG Tirto Mulyo Wonotirto mengakui kesalahan yang dilakukan sopir mereka, Ajis Setyo Wihantoro (39). Perwakilan SPPG menyampaikan permohonan maaf kepada warga terdampak, dan masyarakat setempat menerima permohonan tersebut.







Saat ini belum ada komentar