Jelang Lebaran, Polres Kebumen Sita 2.286 Botol Miras, 756 Liter Oplosan dan 61 kg Serbuk Mercon
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 23 Apr 2022
- visibility 1.001
- comment 0 komentar

Pemusnahan minuman keras secara simbolis. (Foto: Dok. Polres Kebumen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dalam rangka cipta kondisi menjelang operasi ketupat, jajaran Polres Kebumen menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Sasaran operasi meliputi distribusi sembako, penyakit masyarakat, minuman keras, judi, prostitusi, narkoba, petasan serta balon udara yang berpotensi mengganggu penerbangan.
Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama menyebutkan hasil KRYD pihaknya menyita 2.286 botol minuman keras berbagai merk. Meliputi 756 liter miras oplosan, dan 61 kg serbuk petasan serta 29 petasan berbagai ukuran.
Baca Juga: Jelang Ramadan, Polres Kebumen Gelar Razia Miras
Barang bukti tersebut dimusnahkan setelah apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi di halaman Pendopo Kebumen, Jumat 22 April 2022.
“KRYD berlangsung selama dua minggu. Ini tentunya keberhasilan kita bersama di lapangan, sinergitas bersama dengan TNI, Satpol PP serta instansi terkait,” jelas AKBP Piter Yanottama.
Apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2022 berlangsung di halaman Pendopo Kabumian dipimpin langsung oleh Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH, Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Eduar Hendri dan Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama serta diikuti Kajari Kebumen Fajar Sukristiawan.
Terjunkan 703 Personel

Jajaran Forkopimda menunjukkan serbuk mercon hasil operasi. (Foto: Dok. Pemkab Kebumen)
Adapun operasi akan berlangsung selama 12 hari, 28 April -9 Mei 2022. Polres Kebumen menerjunkan 703 personel pengamanan untuk membantu para pemudik lebaran. Hal ini sedikit lebih maju karena pelaksanaan mudik lebaran tahun ini dimulai lebih awal.
Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto mengungkapkan perayaan Idul Fitri tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebab pemerintah memberikan kelonggaran kepada masyarakat untuk merayakan berkumpul bersama keluarga termasuk mudik lebaran.
Baca Juga: Petugas Razia Kafe Karaoke Ilegal di Kutowinangun, Amankan Muda-mudi Pesta Miras
Arif memastikan tidak ada penyekatan pada jalur perlintasan mudik lebaran. Personel pengamanan dari Polres Kebumen akan standby 24 jam full di titik rawan macet mudik selama operasi berlangsung.
“Kebijakan pemerintah tidak melarang masyarakat untuk perjalanan mudik lebaran telah ditanggapi eforia, hal ini terbukti berdasarkan survey diprediksi 85,5 juta masyarakat kita akan melaksanakan mobilitas atau perjalanan selama lebaran,” ungkap Arif Sugiyanto.
Adanya hal tersebut maka akan sangat rawan terhadap transmisi Covid-19, baik menjelang, saat, ataupun pasca perayaan Idul Fitri. Pergelaran vaksinasi dalam hal ini sangat penting untuk menyelamatkan bangsa Indonesia dari bahaya pandemi Covid-19.














Saat ini belum ada komentar