Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Kebumen Pernah Memiliki Dua Pabrik Gula

Kebumen Pernah Memiliki Dua Pabrik Gula

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 9 Apr 2025
  • visibility 18.943
  • comment 0 komentar

Demikian pula Banyumas menjadi wilayah Karesidenan dengan dipimpin residen dan beribukota di Banyumas. Karesidenan Banyumas membawahi beberapa kabupaten yaitu Banyumas, Purwokerto, Banjarnegara, Purbalingga, Cilacap.

Kebumen, sebagai administrasi baru yang lahir pasca Perang Jawa menggantikan Panjer (sebagaimana Purworejo menggantikan Brengkelan, Kutoarjo menggantikan Semawung serta Karanganyar menggantikan Remo Jatinegara) berada di bawah Karesidenan Bagelen dari tahun 1830-1900. Karesidenan Bagelen dihapus dan diganti menjadi Karesidenan Kedu dari tahun 1901-1942 dengan ibukota Magelang. Para bupati yang memerintah di Kebumen sejak 1830-1942 adalah Arung Binang IV sampai Arung Binang VIII.

Pabrik Gula Sitiredjo Kebasekan dan Pabrik Gula Remboen Prembun

Pabrik Gula

Bangunan Suikerfabriek “Remboen” (Foto: Dok. Historical Study Trips)

Johannes Marinus Roosenschoon dalam laporannya berjudul, De Westerse Cultures op Java vóór 1870 (Kemink en Zn, 1945) menuliskan daftar nama-nama pabrik gula yang pernah berada dan berjaya di Karesidenan Bagelen sbb: Sitiredjo, Kebasekan (didirikan tahun 1856 dan berakhir tahun 1897), Winong Lor dan Tegalsari (didirikan tahun 1874 dan berakhir tahun 1885), Supeng (didirikan tahun 1881 dan berakhir 1886), Prembun (didirikan tahun 1890), Purworejo (1910).

Ada yang menarik perihal keberadaan Suikerfabriek Sitiredjo di Kebasekkan ini.  Roosenschoon menjelaskan dalam bukunya tersebut demikian, “Di Begelen pabrik Kebasekkan dijalankan oleh orang Jawa. Pengusaha itu menyewa tanah yang diperlukan dari penduduk untuk jangka waktu 12 bulan seharga f.40, hingga f.42 per bahu dan mengolah dan menanami tanah itu dengan biaya sendiri”. Ya, pengusahanya seorang Jawa. Sebuah anomali memang.

Sayangnya kita tidak mendapatkan keterangan lebih lanjut siapa nama pengusaha tersebut. Hasil pelacakkan dokumen berikutnya memunculkan beberapa nama orang Tionghoa yang mengelola pabrik gula tersebut. Regering Almanak voor Nederlandsch Indie (1865) menyebut Koe Tjoe Kim dan dalam Regering Almanak voor Nederlandsch Indie (1895) menyebut nama The Toan  dan Tjiok The Toan Tjin serta administrateur bernama F.R. Coers.

Foto Rumah Sakit Pandjoeroeng (eks RSUD lama) dengan latar belakang cerobong asap pabrik gula Sitiredjo sebagaimana dimuat dalam Zendingsblad Voor Gereformeerde Kerken In Nederland (1918), membantu kita merekontruksi dan berimajinasi perihal keberadaannya di era kolonial.

Sepenggal kisah Suikerfabriek bernama Sitiredjo telah diulas dalam buku saya berjudul, Bukan Kota Tanpa Masa Lalu: Dinamika Sosial Ekonomi Kebumen Era Arung Binang VII (Yogyakarta: Deepublish 2020). Isinya lebih banyak memperlihatkan sad story berupa pemindahan pemilik karena pailit dan akhirnya ditutup bertahun-tahun untuk kemudian diakuisisi oleh Suikerfabriek Remboen, Prembun. Lokasi eks Suikerfabriek Sitiredjo adalah di lokasi di mana saat ini berdiri GOR Gembira yang dahulu di tahun 1970-an dipergunakan sebagai Bioskop Gembira.

34 tahun kemudian, di Prembun didirikan sebuah pabrik gula yang kelak dinamakan Suikerfabriek “Remboen”, Prembun pada tahun 1890. Pabrik ini dikelola oleh pihak swasta Belanda yaitu Java Suikercultuur Maatschapij. Beberapa koran berbahasa Belanda mencatat sejumlah administrateur yang pernah mengelola Suikerfabriek Remboen al., Tuan Cochius (De Preanger-bode, 9 Desember 1915). Administrateur berikutnya, Tuan Neurdenberg (De Preanger-bode, 29 November 1917) serta J. G. Tjassens Keizer (De Indische courant, 7 Mei 1930).

Dalam sebuah laporan berjudul Opgaven Over 1906 Betreffende de Suikerindustrie op Java (Laporan Tahun 1906 Mengenai Industri Gula di Jawa) yang diterbitkan Kolonial Verslag 1907 – I. Nederlandsch (Ost) Indie, keberadaan Suikerfabriek Remboen ada di urutan ke-166 dari 191 pabrik gula yang ada di Jawa Timur dan Jawa Tengah.Sebelum tahun 1940, pabrik gula di Prembun nampaknya sudah berhenti beroperasi karena dalam buku laporan Handboek de Suiker 1940, namanya sudah tidak masuk dalam daftar pabrik aktif.

Foto bangunan pabrik pabrik gula “Remboen” Prembun di tahun 1926 sudah tidak dapat kita temui di masa kini termasuk cerobong asapnya. Namun nasibnya masih beruntung karena sejumlah bangunan di masa kini seperti Polsek Prembun dan SMP 1 Prembun dan kompleks loji di depan stasiun merupakan kawasan bekas pabrik gula yang masih memperlihatkan tanda-tanda kejayaan ekonomi gula pada masanya.

Bayangkan jika bangunan-bangunan eks pabrik gula Sitiredjo dan Remboen dengan cerobongnya dus berbagai perangkat mesinnya masih tersedia di masa kini, tentu bisa menjadi wahana wisata sejarah yang menarik sebagaimana Museum Pabrik Gula Gondangwinangun.

Beruntung jejak-jejak beritanya masih dapat dilacak melalui tumpukan dokumen berupa surat kabar hingga buku-buku laporan industri era kolonial. Bayangkan jika sudah tidak tersisa bangunan lamanya, tidak ada pula beritanya…

*Teguh Hindarto, Founder Historical Study Trips dan anggota Tim Ahli Cagar Budaya Kebumen

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mexolie Swim Championship

    150 Peserta Ikuti Mexolie Swim Championship II

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.250
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Mexolie Hotel Kebumen menggelar event Mexolie Swim Championship batch 2 di Pool Mexolie Hotel Kebumen, Minggu, 12 Januari 2025. Dengan menggandeng enam club renang di Kebumen yakni Dholpin, Marlin, Ocean, Maxwell, Gets, dan Kembar group event berlangsung mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Mexolie Swim Championship II merupakan event tahunan dari Mexolie […]

  • Bagikan Sembako

    Gowes, Kapolres Kebumen Bagikan 60 Paket Sembako

    • calendar_month Sab, 19 Jun 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.688
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Memeriahkan rangkaian peringatan HUT ke-75 Bhayangkara, Polres Kebumen menggelar gowes, Jumat 18 Juni 2021. Gowes yang dipimpin Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama itu diikuti pejabat utama dan personel Polres Kebumen. Yang menarik, di sela-sela gowes Kapolres AKBP Piter Yanottama membagikan sedikitnya 60 paket sembako di tiga desa. Yakni warga Desa Wonosari, Bojongsari […]

  • Dua Hari Pencarian, Tim SAR Temukan Pemancing di Pantai Lampon dalam Kondisi Meninggal

    Dua Hari Pencarian, Tim SAR Temukan Pemancing di Pantai Lampon dalam Kondisi Meninggal

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 837
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Setelah dua hari operasi pencarian yang intensif, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Rizal Muhamad Ali (15), pemancing yang dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Lampon. Sayangnya, Rizal ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Insiden ini terjadi pada Kamis sore 15 Mei 2025 sekitar pukul 17.00 WIB, ketika Rizal sedang memancing bersama rekannya. […]

  • Ular Kisik

    Mengenal Ular Kisik atau Lare Angon, yang Sering Muncul di Pekarangan Rumah

    • calendar_month Ming, 27 Apr 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.406
    • 0Komentar

    Namun walau begitu ular ini tidak benar-benar lemah karena sejatinya ia punya satu strategi pertahanan yang cukup efektif. Bukan gigi yang tajam, bisa mematikan, kamuflase yang sempurna, atau lilitan yang sangat kuat. Justru ular ini akan mengeluarkan bau tidak sedap saat merasa terancam, khususnya saat tersentuh. Bau yang ia keluarkan mirip dengan bau kotoran yang […]

  • Warga Tenggelam di Waduk Sempor

    Pria Paruh Baya Tenggelam di Waduk Sempor, Begini Kronologinya

    • calendar_month Jum, 8 Sep 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.134
    • 0Komentar

    SEMPOR  (KebumenUpdate.com) –  Seorang warga Dukuh Kaliputih RT 05 RW 02 Desa/Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen dilaporkan tenggelam di Waduk Sempor, Kamis 7 September 2023 malam. Warga bernama Satim Siswanto (54) hingga Jumat 8 September 2023 pagi masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Informasi yang dihimpun, kronologi kejadian itu bermula pada pukul 18.00 Wib saat Satim […]

  • Lapas Jadi Sasaran Vaksinasi Binda Jateng

    Lapas Jadi Sasaran Vaksinasi Binda Jateng

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.257
    • 0Komentar

    ALIAN (KebumenUpdate.com) – Lembaga Pemasyarakatan (lapas) menjadi sasaran pelaksanaan vaksinasi dari Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah pada Rabu 13 April 2022. Menurut keterangan Kepala BIN Daerah Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto, vaksinasi di lapas ini merupakan sinergitas hasil kerjasama di tingkat pusat antara BIN dengan Kemenkumham RI. Baca juga: Hari Kesepuluh di […]

expand_less