Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Kebumen Pernah Memiliki Dua Pabrik Gula

Kebumen Pernah Memiliki Dua Pabrik Gula

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 9 Apr 2025
  • visibility 19.462
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Demikian pula Banyumas menjadi wilayah Karesidenan dengan dipimpin residen dan beribukota di Banyumas. Karesidenan Banyumas membawahi beberapa kabupaten yaitu Banyumas, Purwokerto, Banjarnegara, Purbalingga, Cilacap.

Kebumen, sebagai administrasi baru yang lahir pasca Perang Jawa menggantikan Panjer (sebagaimana Purworejo menggantikan Brengkelan, Kutoarjo menggantikan Semawung serta Karanganyar menggantikan Remo Jatinegara) berada di bawah Karesidenan Bagelen dari tahun 1830-1900. Karesidenan Bagelen dihapus dan diganti menjadi Karesidenan Kedu dari tahun 1901-1942 dengan ibukota Magelang. Para bupati yang memerintah di Kebumen sejak 1830-1942 adalah Arung Binang IV sampai Arung Binang VIII.

Pabrik Gula Sitiredjo Kebasekan dan Pabrik Gula Remboen Prembun

Pabrik Gula

Bangunan Suikerfabriek “Remboen” (Foto: Dok. Historical Study Trips)

Johannes Marinus Roosenschoon dalam laporannya berjudul, De Westerse Cultures op Java vóór 1870 (Kemink en Zn, 1945) menuliskan daftar nama-nama pabrik gula yang pernah berada dan berjaya di Karesidenan Bagelen sbb: Sitiredjo, Kebasekan (didirikan tahun 1856 dan berakhir tahun 1897), Winong Lor dan Tegalsari (didirikan tahun 1874 dan berakhir tahun 1885), Supeng (didirikan tahun 1881 dan berakhir 1886), Prembun (didirikan tahun 1890), Purworejo (1910).

Ada yang menarik perihal keberadaan Suikerfabriek Sitiredjo di Kebasekkan ini.  Roosenschoon menjelaskan dalam bukunya tersebut demikian, “Di Begelen pabrik Kebasekkan dijalankan oleh orang Jawa. Pengusaha itu menyewa tanah yang diperlukan dari penduduk untuk jangka waktu 12 bulan seharga f.40, hingga f.42 per bahu dan mengolah dan menanami tanah itu dengan biaya sendiri”. Ya, pengusahanya seorang Jawa. Sebuah anomali memang.

Sayangnya kita tidak mendapatkan keterangan lebih lanjut siapa nama pengusaha tersebut. Hasil pelacakkan dokumen berikutnya memunculkan beberapa nama orang Tionghoa yang mengelola pabrik gula tersebut. Regering Almanak voor Nederlandsch Indie (1865) menyebut Koe Tjoe Kim dan dalam Regering Almanak voor Nederlandsch Indie (1895) menyebut nama The Toan  dan Tjiok The Toan Tjin serta administrateur bernama F.R. Coers.

Foto Rumah Sakit Pandjoeroeng (eks RSUD lama) dengan latar belakang cerobong asap pabrik gula Sitiredjo sebagaimana dimuat dalam Zendingsblad Voor Gereformeerde Kerken In Nederland (1918), membantu kita merekontruksi dan berimajinasi perihal keberadaannya di era kolonial.

Sepenggal kisah Suikerfabriek bernama Sitiredjo telah diulas dalam buku saya berjudul, Bukan Kota Tanpa Masa Lalu: Dinamika Sosial Ekonomi Kebumen Era Arung Binang VII (Yogyakarta: Deepublish 2020). Isinya lebih banyak memperlihatkan sad story berupa pemindahan pemilik karena pailit dan akhirnya ditutup bertahun-tahun untuk kemudian diakuisisi oleh Suikerfabriek Remboen, Prembun. Lokasi eks Suikerfabriek Sitiredjo adalah di lokasi di mana saat ini berdiri GOR Gembira yang dahulu di tahun 1970-an dipergunakan sebagai Bioskop Gembira.

34 tahun kemudian, di Prembun didirikan sebuah pabrik gula yang kelak dinamakan Suikerfabriek “Remboen”, Prembun pada tahun 1890. Pabrik ini dikelola oleh pihak swasta Belanda yaitu Java Suikercultuur Maatschapij. Beberapa koran berbahasa Belanda mencatat sejumlah administrateur yang pernah mengelola Suikerfabriek Remboen al., Tuan Cochius (De Preanger-bode, 9 Desember 1915). Administrateur berikutnya, Tuan Neurdenberg (De Preanger-bode, 29 November 1917) serta J. G. Tjassens Keizer (De Indische courant, 7 Mei 1930).

Dalam sebuah laporan berjudul Opgaven Over 1906 Betreffende de Suikerindustrie op Java (Laporan Tahun 1906 Mengenai Industri Gula di Jawa) yang diterbitkan Kolonial Verslag 1907 – I. Nederlandsch (Ost) Indie, keberadaan Suikerfabriek Remboen ada di urutan ke-166 dari 191 pabrik gula yang ada di Jawa Timur dan Jawa Tengah.Sebelum tahun 1940, pabrik gula di Prembun nampaknya sudah berhenti beroperasi karena dalam buku laporan Handboek de Suiker 1940, namanya sudah tidak masuk dalam daftar pabrik aktif.

Foto bangunan pabrik pabrik gula “Remboen” Prembun di tahun 1926 sudah tidak dapat kita temui di masa kini termasuk cerobong asapnya. Namun nasibnya masih beruntung karena sejumlah bangunan di masa kini seperti Polsek Prembun dan SMP 1 Prembun dan kompleks loji di depan stasiun merupakan kawasan bekas pabrik gula yang masih memperlihatkan tanda-tanda kejayaan ekonomi gula pada masanya.

Bayangkan jika bangunan-bangunan eks pabrik gula Sitiredjo dan Remboen dengan cerobongnya dus berbagai perangkat mesinnya masih tersedia di masa kini, tentu bisa menjadi wahana wisata sejarah yang menarik sebagaimana Museum Pabrik Gula Gondangwinangun.

Beruntung jejak-jejak beritanya masih dapat dilacak melalui tumpukan dokumen berupa surat kabar hingga buku-buku laporan industri era kolonial. Bayangkan jika sudah tidak tersisa bangunan lamanya, tidak ada pula beritanya…

*Teguh Hindarto, Founder Historical Study Trips dan anggota Tim Ahli Cagar Budaya Kebumen

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • The Sacred Riana 2

    Film The Sacred Riana 2: Bloody Mary Tayang di Bioskop 28 Juli 2022. Benteng Van der Wijck Gombong Kuat Gambarkan Asrama Elodia

    • calendar_month Sab, 23 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 13.705
    • 0Komentar

    Orang tua Riana memenuhi permintaan anaknya dengan harapan Riana bisa kembali bersemangat lagi seperti dulu. Setelah Riana pindah ke sekolah asrama Elodia, ternyata tempat tersebut memiliki peraturan yang sangat ketat. Salah satunya adalah meletakkan 100 cermin di seluruh lorong asrama, agar para siswi yang akan melakukan keburukan langsung mengurungkan niatnya karena malu ketika melihat refleksi […]

  • Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Kini Bisa Lewat Aplikasi, Polantas Kebumen Ajak Warga Manfaatkan Kemudahan Digital

    Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Kini Bisa Lewat Aplikasi, Polantas Kebumen Ajak Warga Manfaatkan Kemudahan Digital

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 506
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kebumen terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui program “Polantas Menyapa”, Satlantas memperkenalkan kemudahan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara online melalui aplikasi resmi Samsat Digital Nasional (Signal). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Samsat Kebumen, Senin, 27 Oktober 2025 ini sekaligus diisi dengan pemberian santunan sosial […]

  • AyoTalk

    Aplikasi AyoTalk Launching dengan Bagikan 1.000 Kantong Beras

    • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.885
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tim aplikasi chatting AyoTalk mempunyai cara tersendiri untuk launching. Ketimbang sekadar melakukan acara seremonial semata, mereka memilih melaksanakan kegiatan sosial berbagi dengan sesama. Launching AyoTalk berlangsung dengan pembagian paket sembako berupa 5 kg beras. Dalam rangkaian launching itu mereka membagikan sebanyak 1.000 paket atau setara dengan 5 ton beras. Pembagian beras tahap […]

  • Desa Plumbon

    Warga Desa Plumbon Dibekuk Polisi Atas Kepemilikian Narkoba

    • calendar_month Jum, 9 Des 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.804
    • 0Komentar

    IL diamankan pada, Senin 07 November 2022, sekira pukul 15.00 WIB di daerah Kecamatan Sempor. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa tiga strip obat tramadol, tiga strip obat Trihexyphenidyl. Kemudian empat buah plastik klip bening yang masing-masing plastik berisi delapan butir Hexymer siap edar. Ada juga dua plastik klip bening yang masing-masing plastik berisi tujuh […]

  • Nyoblos dapat Hadiah Mau? KPU Kebumen Gelar Lomba Selfie

    Nyoblos dapat Hadiah Mau? KPU Kebumen Gelar Lomba Selfie

    • calendar_month Rab, 17 Apr 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.585
    • 0Komentar

    KebumenUpdate. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kebumen menggelar lomba selfie bagi pemilih dan KPPS.  Foto selfie dilaksanakan setelah memilih. Bagi masyarakat umum selfie dilaksanakan sendiri, sedangkan untuk KPPS swa foto  dilaksanakan secara berkelompok. Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi KPU Kebumen, Agus Hasan  Hidayat SSI MT menjelaskan, lomba foto selfie merupakan program KPU Pusat. Di daerah […]

  • Gildcoustic Gagal Tampil di Kebumen

    Penonton Kecewa Gildcoustic Nggak Tampil di J’vaganza Kebumen, Ternyata Ini Penyebabnya

    • calendar_month Sen, 29 Jan 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 12.182
    • 0Komentar

    Para warganet pun menyerbu akun Instagram @javaganza selaku EO.  Mereka meminta kepada pihak EO untuk mengembalikan uang pembelian tiket yang telah mereka keluargakan. “Balekna duitku min, tuku tiket gilga malah kon nonton bocah SD konser. promotore sing koyo ajg gaessss,” tulis akun @af*fatulm60 “Jangan bikin acara kalau g bisa bayar min, aduhhh, kasian kita” yng […]

expand_less