Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Sajak » Puisi: Hari Ini Kita Hanyalah Tahanan 

Puisi: Hari Ini Kita Hanyalah Tahanan 

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
  • visibility 725
  • comment 0 komentar

Hari Ini Kita Hanyalah Tahanan 

Hari ini kita hanyalah tahanan; terjerat pasal-pasal kelengahan
kurang paham akan ketidaktahuan
mempertanyakan aturan di luar kebiasaan 
Kepentingan pribadi dikedepankan
lebih jumawa merasa tak terjadi apa-apa 
kematian demi kematian hanyalah angka-angka
yang kemudian kembali diam 
 
Hari ini kita hanyalah tahanan
serangan yang sebagian dianggap candaan
memang nyatanya kelihatan
seluruh kepanikan yang kau elak, menolak m*yat yang siap dikuburkan 
 
Ketakutan kian tertular
ketakutan pula kau digugurkan
memaksa sepakat dengan jalannya
pada logika yang tak searah 
 
Hari ini kita hanyalah tahanan
angka-angka seperti jalan menanjak
menikung, jurang kebingungan 
Tiap hari dibeberkan
Anjlok; diberitakan
kami pun turun ke jalan
turut berduka yang kesekian
 
Yang tersisa tinggallah tumpukan kekesalan 
merembet tak terpenuhi 
kebutuhan tertahan, 
phk bukan pilihan, 
solusi tak ditawarkan 
 
Hari ini kita hanyalah tahanan
tak tahu sampai kapan bisa bertahan
Kehidupan atau mati; ketidakpastian tak mau berhenti 
 
 2025 
 
Citra 
 
Identitas bangkai, bingkai formalitas. Ditaburnya heroin ke raut may*t. Duduk enggan
bernapas, berdiri tak pernah tua. 
Pengabaian repetitif dari sejarah infrastruktur
telah dibangun. Dibentuk sedemikian manusia—menghasilkan keserakahan, keangkuhan, dan
kerobohan puing-puing pikiran. 
 2025 

Berahi Penguasa 

Negara membuang identitasku di kloset sekolah
Namun, apakah buku-buku pelajaran terbuat dari berahi kekuasaan?
rupanya benih-benih cinta telah tumbuh dari seorang remaja yang telat mengetahui cara
bersengkongkolan dengan orang dalam. Tetapi mengapa kenikmatannya kian semu? ia pun
tidak mengerti, demikian pula aku. 
 2025 
 
Granulasi

Nian pedih kawula kini oleh sebab pagi telah kembali, dan jenguklah sekali-kali sanubari
dangkal yang merangkap manusiawi, lantaran mereka sudah tak tahu makna-makna lokusi. 
 
“Tapi aku takut pergi sendirian, aku takut di bilang asing, aku takut di pencil oleh mereka-
mereka yang memberikan nama si klandestin atau burung elang atau apapun sebutan-sebutan
lainnya.”
 
Tidak kah kau percaya bahwasanya hidup adalah satu-satunya ketunggalan yang jamak?
itulah kiranya perihal kesendirian di dalam sekap-sekap dunia. Sebab, dunia tidak akan jauh
beda dengan penghabisan di singgasana. 
 
“Tapi aku ingin menutup luka, aku ingin kembali normal, hidup berdamping dan bersukaria,
apa boleh buat?”
 
Tidak kau pahami arti kesenangan duniawi? karena hakikat semesta, akan kembali ke
telapak-Nya. Genggaman kita akan selalu kalah dengan genggaman-genggaman lain. Entah
di garis telapakmu atau garis-garis wajahmu. Lalu ingatkan saja kepada luka-luka yang pedih.
Kau akan tahu, mana yang sebenar-benarnya kehidupan, dan mana yang setidak-tidaknya
kekekalan. 

2025

Fase 
 
masa lalu—yang trauma
masa kini—yang resah
masa depan—yang khawatir
[luka]
  [mara]
    [duka]
[langkah]
  [rengkah]
        [kalah]
[lahir]
  [getir]
   [bundir]
dan aku berdiri

mencoba tak runtuh
dari gempa dan ledakan
p.i.k.i.r.a.n          (sendiri)
2025

Tentang Penulis
Rifqi Septian Dewantara pegiat sastra asal Balikpapan, Kalimantan Timur. Karya-karyanya
tersebar di berbagai media massa dan majalah digital. Buku kumpulan puisi terbarunya Aku
Tidak Datang dari Masa Depan (Langgam Pustaka, 2025)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anake Biyunge Beraksi: Inovasi ‘SiApik’ dan ‘Jambulado’ Raih Juara Krenova Kebumen 2025

    Anake Biyunge Beraksi: Inovasi ‘SiApik’ dan ‘Jambulado’ Raih Juara Krenova Kebumen 2025

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 799
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ruang Teater Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen menjadi saksi penyerahan penghargaan Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) serta Lomba Artikel Ilmiah Tahun 2025. Acara yang dirangkai dengan lokakarya penulisan dan pengelolaan jurnal ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mendorong generasi muda untuk berkarya. Hadir Bupati Lilis Nuryani didampingi Sekretaris […]

  • Pantai Menganti

    Inilah Cara Asyik Menikmati Indahnya Pantai Menganti

    • calendar_month Sel, 25 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.210
    • 0Komentar

    PANTAI Menganti tidak hanya moncer bagi warga Kebumen, tetapi sudah menjadi destinasi yang cukup dikenal oleh masyarakat Jawa Tengah dan sekitarnya. Keistimewaan pantai yang berada di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kebumen ini wisawatan dapat menikmati indahnya matahari terbit (sunrise) sekaligus matahari terbenam (sunset). 1. Cobain Asyiknya Menginap di Pantai Menganti  Sunset paling sempurna pada musim […]

  • PKL Alun-alun

    Kembali Aktif, Bupati Arif Sugiyanto Kumpulkan PKL Alun-alun

    • calendar_month Ming, 24 Nov 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 878
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kembali aktif dari cuti masa kampanye, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengumpulkan ratusan PKL dan asongan yang berjualan di Alun-alun Pancasila, Kebumen, Minggu 24 November 2024. Para PKL diundang dalam pertemuan untuk membahas penempatan PKL di sentra kuliner Kapal Mendoan serta penataan kembali para pedagang yang saat ini masih berjualan di Alun-alun. Pertemuan […]

  • Penemuan Mayat

    Warga Sampang Ditemukan Meninggal di Dasar Sungai, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rab, 12 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.385
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Jasad seorang laki-laki tak bernyawa ditemukan di dasar Sungai Kalianget di Desa/Kecamatan Sempor, Kebumen, Selasa 11 Mei 2021. Belakangan identitas korban diketahui berinisial DD (36) warga Desa Sampang, Kecamatan Sempor. Korban pertama kali ditemukan oleh warga sekira pukul 15.00 wib. Awalnya ada warga yang melihat sepeda motor korban terparkir di tepi sungai. […]

  • Mengenal Jurusan Sains Data: Ini Tugas dan Prospek Pekerjaan

    Mengenal Jurusan Sains Data: Ini Tugas dan Prospek Pekerjaan

    • calendar_month Jum, 21 Jun 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.311
    • 0Komentar

    SAINS DATA merupakan ilmu terapan yang secara khusus mempelajari dan menganalisis data. Fungsi ilmu Sains Data di era digital dan big data saat ini cukup penting karena begitu melimpahnya data yang tersedia. Data menyediakan informasi yang dapat menentukan keputusan penting dalam berbagai sektor industri. Sains Data adalah ilmu multidisipliner yang dapat diterapkan di berbagai bidang […]

  • Siswa SMPN 6 Kebumen Pamerkan Karya, Begini Penampakannya

    Siswa SMPN 6 Kebumen Pamerkan Karya, Begini Penampakannya

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.443
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 252 siswa kelas IX SMP Negeri 6 Kebumen menggelar pameran seni hasil karya mereka di sekolah setempat. Pameran karya siswa itu digelar dalam kegiatan Pameran dan Pagelaran Seni Budaya mulai Senin-Rabu, 6-8 Januari  2020. Berbagai karya seni seperti seni lukisan, batik, hingga patung dipamerkan di dalam kelas yang disulap menjadi sebuah […]

expand_less