Menuju Geopark Kebumen Mendunia
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 18 Jan 2024
- visibility 4.841
- comment 0 komentar

Pantai Karangagung. (Foto: Jagat Kebumen)
Perubahan wilayah ini merupakan saran dan hasil diskusi dengan para pakar terutama dengan Sekretaris Jenderal UNESCO Geopark, Dr. Guy Martini. Menurut salah satu pakar geopark, Prof. Dr. Mega Rossana, penambahan luasan ini agar Geopark Kebumen lebih leluasa dalam melakukan kegiatan non konservasi misalkan pariwisata dan pengolahan lahan.
Jika wilayah hanya Karangsambung Karangbolong maka akan potensial terjadi konflik antara prinsip konservasi dengan kegiatan-kegiatan pendukung geopark, misalnya pembangunan infrastruktur dan fasilitas pariwisata. Perluasan wilayah geopark juga diharapkan akan memperkaya keragaman situs geopark itu sendiri.
Berikan Manfaat Bagi Masyarakat dan Alam Kebumen
Dalam beberapa kesempatan, Bupati Kebumen menekankan bahwa Geopark Kebumen harus memberikan manfaat seluas-seluasnya bagi masyarakat dan alam Kebumen. Aspek sains, terutama geologi yang telah menjadi dasar lahirnya Geopark Kebumen harus digali lagi dan diperkaya dengan aspek-aspek lain seperti wisata, budaya dan ekonomi kreatif.
UNESCO sendiri saat ini telah menetapkan 16 fokus area sebagai pedoman arah dalam pengelolaan dan pengembangan geopark. Selain soal warisan geologi dan budaya, juga ditekankan aspek pariwisata berkelanjutan, pendidikan konservasi bahkan hingga pemberdayaan perempuan dan ketenagakerjaan.
Tampak sekali betapa UNESCO mengajak semua geopark dunia untuk beranjak menjadi sebuah konsep terpadu yang berujung pada kesejahteraan masyarakat dalam semua aspek, lahir dan batin, kesejahteraan dan kelestarian lingkungan. Berangkat dari hal ini, kita sampai pada pemahaman bahwa status Global Geopark hanyalah sebuah jembatan untuk sungguh-sungguh mewujudkan sebuah geopark kelas dunia.









Saat ini belum ada komentar