Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Membangun Jiwa Bangsa: Manusia Indonesia Menurut Bung Karno

Membangun Jiwa Bangsa: Manusia Indonesia Menurut Bung Karno

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
  • visibility 3.028
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Dalam pidatonya yang berjudul Pancasila sebagai Dasar Negara, Bung Karno menekankan bahwa pembangunan bangsa tidak hanya diukur dari kemajuan materi, tetapi juga dari seberapa jauh bangsa Indonesia mampu mempertahankan dan menghidupkan nilai-nilai moral yang terdapat dalam Pancasila. Manusia Indonesia yang berbudi pekerti luhur adalah mereka yang memiliki integritas, tidak hanya di ruang privat, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan politik. Mereka adalah individu-individu yang tidak terjebak dalam keserakahan atau kepentingan pribadi, melainkan senantiasa berupaya menciptakan kesejahteraan bersama.

Manusia Indonesia Sebagai Manusia Gotong Royong

Salah satu nilai yang sangat penting bagi Bung Karno adalah prinsip gotong royong. Sebagai sebuah bangsa yang plural, dengan berbagai suku, agama, dan budaya, Indonesia memerlukan semangat kebersamaan yang dapat mengikat semua elemen masyarakat dalam satu tujuan bersama. Dalam pidatonya yang terkenal di depan sidang MPRS, Bung Karno menegaskan bahwa untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan, bangsa Indonesia harus mengedepankan gotong royong, bukan individualisme.

Manusia Indonesia, dalam pandangan Bung Karno, “adalah manusia yang sadar akan tanggung jawab sosialnya, yang mampu bergotong royong untuk mengatasi tantangan-tantangan yang ada”.

Gotong royong menurut Bung Karno bukan hanya soal kerjasama dalam skala kecil atau komunitas, tetapi sebuah prinsip yang harus diterapkan dalam pembangunan nasional. Dalam Pancasila sebagai Dasar Negara (1961), Bung Karno mengingatkan bahwa Indonesia sebagai bangsa yang besar dan majemuk memerlukan semangat gotong royong untuk menjaga keutuhan dan persatuan bangsa.

Pembangunan yang seharusnya dilakukan bukan hanya berdasarkan kepentingan segelintir orang, tetapi harus mencakup seluruh lapisan masyarakat, dari yang kaya hingga yang miskin, dari yang berkuasa hingga yang terpinggirkan. Semangat gotong royong adalah kekuatan yang mampu menyatukan perbedaan-perbedaan ini dalam satu tujuan mulia: kemajuan bangsa.

Manusia Indonesia Sebagai Manusia Berbudaya dan Progresif

Bung Karno memandang manusia Indonesia tidak hanya sebagai manusia yang terikat pada budaya lokal atau tradisi, tetapi juga manusia yang progresif. Dalam pidatonya di depan pertemuan nasional pemuda, Bung Karno dengan tegas mengatakan bahwa Indonesia harus menjadi bangsa yang maju, tetapi tanpa mengorbankan identitas budaya yang telah lama menjadi bagian dari jati diri bangsa. Bagi Bung Karno, kemajuan tidak dapat terlepas dari akar budaya yang menjadi dasar kehidupan sosial bangsa Indonesia.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indeks Kesalehan Sosial Masyarakat Kebumen Naik ke Angka 6,46%

    Indeks Kesalehan Sosial Masyarakat Kebumen Naik ke Angka 6,46%

    • calendar_month Sen, 12 Agu 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.716
    • 0Komentar

    Sementara itu Kakankemenag Kebumen Sukarno mengaku bahwa peningkatan kesalehan umat beragama juga merupakan bagian dari visi misi Kemenag. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Rencana Strategis Kementerian Agama Tahun 2020-2024. Tanah Hibah dan Program Nandur Wit Nggo Anak Putu Atas diberikannya hibah tanah di komplek Islamic Center, Sukarno menyampaikan […]

  • Ngunduh Mantu dan Gelar Pesta Rakyat, Bupati Minta Masyarakat Tertib dan Tidak Berebut

    Ngunduh Mantu dan Gelar Pesta Rakyat, Bupati Minta Masyarakat Tertib dan Tidak Berebut

    • calendar_month Jum, 14 Jul 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.719
    • 0Komentar

    Kepada tamu undangan, bupati menegaskan bahwa pihaknya tidak menerima hadiah, bingkisan, atau sumbangan dalam bentuk apapun. Acara ngunduh mantu akan dimulai pada pukul 9.00-13.00 WIB di area Pendopo Kabumian. Selanjutnya pada pukul 13.30 WIB berlangsung kirab pengantin mulai dari barat Tugu Walet atau Jalan Soekarno Hatta, Jalan Merdeka, dan finish di Pendopo Kabumian. Kuatkan Geopark […]

  • Curanmor

    Awalnya Ngabuburit, Residivis Asal Sruweng Malah Mencuri Motor

    • calendar_month Sel, 27 Apr 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.150
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Awalnya hanya niat ngabuburit, namun seorang residivis malah mencuri sepeda motor. Apes sebelum sempat menjual sepeda motor, polisi lebih dulu berhasil mengungkap kasus ini. Tersangka berinisial AM (26) warga Desa Pandansari, Kecamatan Sruweng dibekuk polisi bersama barang buktinya. Dia pun bakal kembali bernostalgia mendekam balik juriji besi. Tersangka pun bakal merayakan hari […]

  • Mantap!!! Pengusaha Bus Efisiensi Salurkan CSR untuk Perbaiki Jalan Rusak

    Mantap!!! Pengusaha Bus Efisiensi Salurkan CSR untuk Perbaiki Jalan Rusak

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 28.378
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ada cara unik yang dilakukan oleh pengusaha bus asal Kebumen untuk menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) alias tanggung jawab sosial perusahaan. Jika biasanya CSR diwujudkan dengan membantu masyarakat kurang mampu, PT Efisiensi Putra Utama, perusahaan yang mengelola bus Efisiensi menyalurkan CSR dalam bentuk perbaikan jalan rusak. Perbaiki Ruas Jalan Kambalan-Ambal yang Rusak […]

  • Sembahyang Rebutan

    Usai Sembahyang Rebutan, Kelenteng Kong Hwie Kiong Bagikan 4,5 Ton Beras

    • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.738
    • 0Komentar

    Lim Giok Cing (56) salah satu warga Jalan Mangga RT 01 RW 07 Kelurahan Kebumen merasa bersyukur mendapatkan beras dari pengurus Kelenteng Kong Hwie Kiong. Dia mengaku setiap tahun selalu mendapatkan paket sembako dari kelenteng. “Semoga yang memberikan mendapatkan rejeki berlimpah,” Lim Giok Cing usai menerima beras. Laku Bakti Kepada Arwah Leluhur Bagian Rumah Tangga […]

  • Resahkan Warga Sidomulyo, Pria Diduga ODGJ Dievakuasi Polisi ke RS Setelah 4 Jam Negosiasi

    Resahkan Warga Sidomulyo, Pria Diduga ODGJ Dievakuasi Polisi ke RS Setelah 4 Jam Negosiasi

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 912
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Personel gabungan dari Polres Kebumen dan Polsek Adimulyo berhasil mengamankan seorang pria berinisial JA (29) yang meresahkan warga Desa Sidomulyo Kecamatan Adimulyo. JA yang diduga mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ) tersebut diamankan setelah kedapatan berkeliaran membawa berbagai senjata tajam, Selasa 3 Februari 2026. Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa […]

expand_less