Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Konflik Kepentingan? Mengapa Presiden Tidak Seharusnya Memimpin Partai Politik

Konflik Kepentingan? Mengapa Presiden Tidak Seharusnya Memimpin Partai Politik

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
  • visibility 1.879
  • comment 0 komentar

DEMOKRASI modern menempatkan presiden bukan hanya sebagai kepala pemerintahan, tetapi juga sebagai simbol pemersatu bangsa. Di dalam sistem presidensial seperti Indonesia, presiden dipilih langsung oleh rakyat, sehingga legitimasi politiknya berasal dari kedaulatan rakyat, bukan dari mandat partai politik semata. Namun, dalam praktik politik, sering muncul persoalan ketika presiden merangkap sebagai ketua partai politik.

Namun kita perlu bertanya, apakah seorang presiden masih dapat menjaga netralitasnya jika ia juga memimpin partai yang jelas memiliki kepentingan elektoral? Apakah keputusan-keputusan yang dibuatnya sungguh didasarkan pada kepentingan bangsa, atau justru diarahkan untuk memperkuat hegemoninya melalui kendaraan partai?

Persoalan ini bukan sekadar teknis, melainkan menyentuh aspek fundamental dari demokrasi konstitusional, yaitu pembagian kekuasaan, netralitas lembaga negara, dan keadilan politik. Montesquieu, dengan teorinya tentang trias politica, telah mengingatkan sejak abad ke-18 bahwa kekuasaan yang terkonsentrasi pada satu tangan akan melahirkan tirani.[1] Dalam konteks Indonesia, potensi konsentrasi kekuasaan itu semakin nyata ketika presiden juga menjadi pemimpin partai besar.

Netralitas Presiden yang Dipertaruhkan

UUD 1945 memberikan mandat besar kepada presiden. Sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan (Pasal 4), presiden memegang kekuasaan eksekutif, memimpin kabinet, dan berperan dalam perumusan kebijakan nasional.[2] Yang menarik, mandat tersebut diberikan secara langsung oleh rakyat (Pasal 6A), bukan oleh partai politik.[3] Artinya, secara filosofis, presiden bertanggung jawab kepada seluruh warga negara, bukan hanya kepada konstituen partainya.

Namun, jika presiden juga menjabat sebagai ketua partai, maka garis demarkasi antara “kepentingan negara” dan “kepentingan partai” menjadi kabur. Konflik kepentingan ini dapat muncul dalam berbagai bentuk, yaitu dalam pengambilan keputusan anggaran, penunjukan pejabat publik, hingga distribusi proyek pembangunan.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pantai Selatan

    Sensasi Menantang, Susuri Pantai Selatan dengan Perahu Nelayan

    • calendar_month Sab, 7 Agu 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.535
    • 0Komentar

    KABUPATEN Kebumen memiliki banyak keunggulan di sektor pariwisata, khususnya keindahan alam di pantai selatan. Bagi masyarakat Jawa Tengah mungkin juga tidak asing lagi dengan nama-nama pantai yang terhampir di pesisir selatan Kebumen. Bahkan banyak dari mereka sudah mengunjungi beberapa pantai yang sedang naik daun saat ini. Wisatawan baiknya tidak hanya menikmati alam laut Kebumen dari […]

  • Logo Kebumen Update

    Kebumen Update Luncurkan Logo Baru, Berikut Makna dan Filosofinya

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.898
    • 0Komentar

    TAHUN 2025 menjadi tonggak penting dalam perjalanan Kebumen Update. Sebuah simbol baru lahir sebagai wajah dari semangat dan arah baru. Kami percaya bahwa logo bukan hanya soal bentuk visual—ia adalah jantung identitas, wajah pertama yang dikenali, dan pernyataan yang tak terucap tentang siapa kita dan ke mana kita ingin melangkah. Logo lama Kebumen Update telah […]

  • Muhammadiyah

    Muhammadiyah dan Keberagaman

    • calendar_month Sel, 6 Jun 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.642
    • 0Komentar

    Oleh: Sigit Tri Prabowo SUATU malam di hari Sabtu, 21 Februari 1925 (27 Rajab), sekitar 75 orang berkumpul di kediaman T.A. Soehadi di Desa Semanda, Distrik Gombong, Kabupaten Karanganyar (kelak dilebur menjadi Kabupaten Kebumen). Mereka tengah merayakan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Sebelum acara dimulai, salah satu tokoh, T.Mh. Rachmat menjelaskan tentang asas-asas Muhammadiyah serta […]

  • APBD Kebumen 2024

    APBD Kebumen 2024  Ditetapkan Rp 3 Triliun, Ini Pesan Bupati Kepada Pimpinan OPD

    • calendar_month Sab, 23 Des 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 10.285
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) –  APBD Kebumen tahun anggaran 2024 ditetapkan sebesar Rp 3 triliun lebih tepatnya Rp 3.036.410.178.000. Peraturan Daerah tentang APBD Kebumen tahun anggaran 2024 tersebut ditetapkan dalam sidang paripurna DPRD Kebumen, Jumat 22 Desember 2023. Rapat pleno dipimpin oleh Ketua DPRD Kebumen H Sarimun SSy dan dihadiri Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH MH, […]

  • Ratusan Botol Miras dan Knalpot Brong Dimusnahkan di Kebumen

    Ratusan Botol Miras dan Knalpot Brong Dimusnahkan di Kebumen

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 621
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) dan knalpot brong, Jumat 21 Maret 2025 di Alun-alun Pancasila Kebumen. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat menjelang Idulfitri 2025. Pemusnahan berlangsung setelah apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2025, […]

  • Bangkitkan Ekonomi Masyarakat, Operasi Pasar Murah dan Produk UMKM Tersaji di Moro Soetta Festival

    Bangkitkan Ekonomi Masyarakat, Operasi Pasar Murah dan Produk UMKM Tersaji di Moro Soetta Festival

    • calendar_month Jum, 24 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.919
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Moro Soetta Festival yang merupakan event untuk membangkitkan perekonomian masyarakat pasca pandemi dimulai dengan menggelar operasi pasar, Jumat 24 Februari 2023. Dalam operasi pasar tersebut, tersedia beras dan minyak goreng murah dengan jumlah ketersediaan 2000 liter minyak dan 1000 kg beras. Baca juga: Desa Seboro Miliki Perajin Kain Tenun, Produknya Tembus Pasar Timur […]

expand_less