Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Konflik Kepentingan? Mengapa Presiden Tidak Seharusnya Memimpin Partai Politik

Konflik Kepentingan? Mengapa Presiden Tidak Seharusnya Memimpin Partai Politik

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
  • visibility 1.967
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Penelitian yang dilakukan oleh Mietzner, M. (2023) dan Nazaruddin, M., Kamil, A. I., & Aulia, F. (2023) menegaskan bahwa presiden Indonesia sejatinya diharapkan menjadi simbol persatuan, bukan simbol kepentingan partisan.[4][5] Sementara Keller, J. W., & Foster, D. M. (2012) mengingatkan bahwa gaya kepemimpinan presiden yang terikat pada afiliasi politik sering kali mengurangi kapasitasnya sebagai pemimpin yang netral.[6] Dengan kata lain, netralitas konstitusional presiden rawan tereduksi jika ia juga memimpin partai.

Demokrasi atau Dominasi Kekuasaan?

Salah satu pilar fundamental dalam demokrasi adalah mekanisme checks and balances, di mana kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif harus saling mengawasi dan mengimbangi agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang.[7] Prinsip ini menjadi kunci agar kekuasaan tidak terkonsentrasi pada satu aktor politik.

Namun, keseimbangan tersebut akan mudah terganggu ketika seorang presiden tidak hanya memegang kekuasaan eksekutif, tetapi juga menguasai partai yang dominan di parlemen. Dalam kondisi seperti itu, DPR cenderung kehilangan independensinya karena legislator lebih loyal kepada presiden selaku ketua partai dibandingkan kepada rakyat yang mereka wakili. Akibatnya, fungsi pengawasan yang seharusnya dijalankan oleh parlemen menjadi melemah.

Dominasi partai presiden di legislatif juga menekan keberadaan oposisi. Oposisi yang seharusnya berperan sebagai pengkritik dan pengimbang kekuasaan kehilangan ruang untuk menyuarakan alternatif kebijakan. Ketika suara kritis semakin dipersempit, kualitas demokrasi menurun karena perdebatan politik hanya berjalan di ruang yang dikendalikan oleh partai penguasa. Kondisi ini semakin diperparah dengan adanya potensi ketimpangan dalam arena elektoral. Presiden yang sekaligus memimpin partai memiliki akses penuh terhadap sumber daya negara, baik berupa birokrasi maupun anggaran, yang dapat dimobilisasi untuk memperkuat posisi partainya menjelang pemilu.

Penelitian yang dilakukan oleh Nur, F. A., & Wardani, S. B. E. (2024) mengenai netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) menunjukkan bahwa birokrasi di Indonesia sering kali terpolitisasi dalam kontestasi elektoral.[8] Jika presiden merangkap sebagai ketua partai, risiko mobilisasi birokrasi demi kepentingan partisan akan semakin tinggi. Situasi ini bukan hanya mengancam kemandirian institusi demokrasi, tetapi juga merusak keadilan politik karena menciptakan lapangan permainan yang tidak setara bagi semua peserta demokrasi. Sehingga rangkap jabatan presiden sebagai pemimpin partai tidak sekadar persoalan etika politik, melainkan ancaman serius terhadap integritas demokrasi itu sendiri.

Perbandingan Internasional

Dalam kerangka comparative constitutional law, pengalaman lintas negara menunjukkan variasi yang sangat signifikan mengenai relasi antara presiden dan partai politik. Di Amerika Serikat, meskipun presiden berasal dari partai tertentu, ia tidak pernah memegang jabatan sebagai ketua partai. Setelah terpilih, kedudukannya bertransformasi dari kandidat partisan menjadi simbol persatuan seluruh bangsa. Partai politik tetap memainkan peran, tetapi lebih sebagai mesin elektoral dan wadah kaderisasi, bukan sebagai instrumen yang mengontrol presiden dalam menjalankan pemerintahan.

Berbeda dengan itu, di Jerman, praktik politik menegaskan adanya pemisahan peran. Kanselir yang berasal dari partai politik umumnya melepaskan jabatannya sebagai ketua partai setelah terpilih.[9] Angela Merkel, misalnya, tetap memiliki pengaruh besar di dalam partai CDU, namun secara institusional ia memisahkan kepentingan partai dari kewajibannya sebagai kepala pemerintahan. Sehingga integritas eksekutif tetap terjaga dari dominasi partisan.

Prancis mengambil langkah lebih tegas melalui sistem semi-presidensialnya. Konstitusi secara eksplisit melarang presiden merangkap jabatan di partai, sehingga setiap presiden ditempatkan dalam posisi netral demi menjaga legitimasi demokrasi.[10] Aturan ini memastikan agar kekuasaan negara tidak diperalat untuk memperkuat basis elektoral presiden maupun partainya.

Sebaliknya, praktik di Rusia dan Turki memberikan contoh kontras tentang bahaya rangkap jabatan presiden dan ketua partai. Vladimir Putin dengan United Russia serta Recep Tayyip Erdoğan dengan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) menunjukkan bagaimana presiden yang sekaligus mengendalikan partai dapat mengonsolidasikan kekuasaan hampir tanpa batas.[11][12] Konsekuensinya adalah pelemahan oposisi, terkikisnya independensi media, serta tergerusnya kemandirian lembaga yudikatif.

China menghadirkan bentuk yang lebih ekstrem lagi. Dalam sistem satu partai, pemimpin negara otomatis adalah pemimpin partai, dan partai pada akhirnya identik dengan negara. Konfigurasi ini menghapuskan oposisi dan menghilangkan mekanisme pengawasan, sehingga rangkap jabatan menjadi bagian integral dari struktur otoritarianisme.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agar Warga Kebumen Terhindar dari Virus Corona, Ini Pesan Wabup  Arif Sugiyanto

    Agar Warga Kebumen Terhindar dari Virus Corona, Ini Pesan Wabup Arif Sugiyanto

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 12.480
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Terkait adanya dua WNI yang terkena virus Corona Covid-19, termasuk ditemukannya suspect Corona di Banyumas, Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH mengimbau kepada warga Kabupaten Kebumen agar tidak panik. Warga diminta agar tetap beraktivitas seperti biasa. “Jika ada gejala flu dan demam, apalagi berkepanjangan segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujar […]

  • Ini Pesan Kamabigus dan Pembina saat Pelantikan Pramuka Penegak Bantara SMAN 2 Kebumen

    Ini Pesan Kamabigus dan Pembina saat Pelantikan Pramuka Penegak Bantara SMAN 2 Kebumen

    • calendar_month Ming, 14 Mei 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.028
    • 0Komentar

    “Mudah-mudahan apa yang telah dilaksanakan semuanya terhitung sebagai amal ibadah. Selanjutnya, agar kegiatan ini tidak menjadi sia-sia atau hanya aktivitas belaka, maka resapi. Ambil pelajaran berharga saat proses pelantikan dari awal hingga akhir,” kata Kamabigus. Menurutnya, yang tidak kalah pentingnya yaitu mengimplementasikan hasil dari proses pelantikan ini sebagaimana yang telah dibacakan oleh panitia. Hasil tersebut […]

  • Senam Sehat Kowara

    Kowara Gelar Senam Sehat di Embung Tanggul Asih Desa Tugu

    • calendar_month Ming, 20 Agu 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.153
    • 0Komentar

    Tampak hadir Anggota DPRD Kebumen Saman dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Saeful Hadi yang ikut memberikan doorprize. Hadir pula BPBD Kebumen yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kebumen Totok Ari Setyanto yang turut memberikan sambutan dan membagikan doorprize mewakili Kepala Pelaksana BPBD Kebumen. Baca Juga: Rumah Ludes Terbakar, Kini Latif Miliki Rumah […]

  • Asa Hijau di Pantai Kaliratu

    Asa Hijau di Pantai Kaliratu

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 686
    • 0Komentar

    SEBAGAI salah satu komponen dalam program Adiwiyata, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif tidak hanya teori di dalam kelas, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Hal ini dilakukan ekstrakurikuler pecinta alam Gaspala SMAN 2 Kebumen melalui kegiatan penanaman 3.000 bibit bakau bertajuk Aksi Selamatkan Alam (ASA), Sabtu 14 Februari 2026, di Pantai Kaliratu Desa Jogosimo Kecamatan […]

  • Lemkari Jateng

    Macan Pantai Selatan Kebumen Borong 10 Emas di Kejurprov Lemkari Jateng 2024

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.479
    • 0Komentar

    SURAKARTA (KebumenUpdate.com) – Tim Lemkari Kebumen, yang memiliki julukan “Macan Pantai Selatan”, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam Kejuaraan Provinsi Karate Lemkari Jateng 2024 yang digelar di GOR FKOR UNS Surakarta pada 7-8 September 2024, tim ini berhasil memborong 10 medali emas, 20 perak, dan 33 perunggu. Prestasi gemilang ini diraih dari total 65 nomor yang […]

  • Donor Darah

    KSR PMI Unit UNIMUGO, Perhimak, dan PMI Kebumen Kolaborasi Gelar Donor Darah

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.061
    • 0Komentar

    Rektor UNIMUGO, Dr Herniyatun MKep Sp Mat sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ia menekankan bahwa kegiatan donor darah tidak hanya menumbuhkan jiwa solidaritas tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan pendonor. Kolaborasi UKM dan PMI Kebumen Rektor juga menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang baik antara UKM dan PMI Kebumen. “Selain sebagai ibadah untuk menolong sesama, donor […]

expand_less