Banjir di Perkotaan dan Problem Air Salah Jalan
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 16 Jul 2022
- visibility 3.093
- comment 0 komentar

Jalan A Yani Kebumen saat hujan deras. (Foto: Padmo)
BANJIR di kawasan perkotaan Kebumen menjadi masalah bertahun-tahun yang belum terselesaikan. Seperti saat hujan yang mengguyur Kebumen, Rabu 13 Juli 2022 malam sejumlah ruas jalan protokol di kota Kebumen tergenang banjir.
Genangan air terjadi di Jalan Merdeka kawasan Alun-alun Kebumen, simpang empat Tugu Lawet yakni Jalan Kusuma, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Pemuda dan Jalan A Yani. Bahkan air sampai masuk ke toko yang berada di Jalan Soekarno Hatta.
Banjir juga terjadi di Jalan Sutoyo sampai pertigaan Pasar Koplak, Jalan Panjaitan, Jalan Veteran, Jalan Kaswari, Jalan Tanimbar dan Jalan HM Sarbini (depan Trio Mall). Bahkan air juga sudah masuk ke sejumlah rumah warga Kelurahan Bumirejo di belakang mall.
Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, Ini Titik Perkotaan yang Tergenang Banjir

Tugu Lawet tergang. (Foto: Padmo)
Ya, banyak faktor yang menyebabkan terjadinya genangan air di kawasan perkotaan Kebumen. Salah satunya adalah tidak berfungsinya saluran drainase perkotaan sebagaimana mestinya. Sampah hingga pendangkalan saluran drainase akibat sedimentasi menjadi salah satu penyebab.
Belum lagi tumpang tindih saluran irigasi yang melintas di perkotaan yang difungsikan sebagai saluran drainase memperparah terjadinya banjir. Selama ini, saluran irigasi yang melintas di dalam kota juga memiliki fungsi ganda yakni sebagai saluran drainase.
Saluran Irigasi Dipaksa Jadi Drainase

Pertigaan Pasar Koplak terendam air. (Foto: Padmo)
Warga mulai dari hulu sampai hilir menjadikan saluran irigasi Wadaslintang Barat sebagai tempat pembuangan air limbah rumah tangga maupun saluran drainase lingkungan. Kondisi tersebut terlihat mulai dari Kemangguhan Alian, Desa Gemeksekti, Tanuraksan, Prumpung, Kelurahan Bumirejo hingga di Jalan Pemuda ke selatan.








Saat ini belum ada komentar