Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Rahasia di Balik Gua Petruk dan Mengapa Sekolah Perlu Mendukung Kebumen UNESCO Global Geopark

Rahasia di Balik Gua Petruk dan Mengapa Sekolah Perlu Mendukung Kebumen UNESCO Global Geopark

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Rab, 17 Des 2025
  • visibility 1.157
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

SEJATINYA pagi ini, Rabu 17 Desember 2025, saya akan mengikuti kegiatan telusur Gua Petruk yang digelar oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kebumen.

Namun baru sampai di Desa Sidoharjo Sruweng, urung melanjutkan perjalanan ke barat. Melihat langit yang keabuan sedikit gelap, perkiraan hujan pagi ini akan merata.

Dengan menggunakan sepeda motor dan sudah terlanjur kehujanan, rasa-rasanya tidak akan baik jika saya terus melanjutkan.

Maka dengan terpaksa balik kanan. Toh beberapa dokumentasi Gua Petruk saya masih menyimpannya. Ini membuat sedikit lega meski tidak jadi mengikuti kegiatan caving tersebut.

Kegiatan yang digelar oleh Disparbud Kebumen tersebut tidak lain dalam rangka mengenalkan Geopark Kebumen UGGp kepada generasi muda, khususnya pelajar SMA/SMK/MA di Kabupaten Kebumen.

Bertajuk “Jelajah Geopark Kebumen, Petualangan Sungai Bawah Tanah Karst Gombong Selatan”, kegiatan ini mengundang 20 sekolah dengan masing-masing sekolah mengirimkan 10 perwakilan (9 murid, 1 pendamping).

Maka total peserta adalah 200 orang jika semua sekolah mengirimkan lengkap delegasinya. Jumlah sebanyak itu akan dibagi dalam 2 sesi, Rabu 17 Desember 2025 sebanyak 100 orang dan Kamis 18 Desember 2025 sebanyak 100 orang.

Tentu masih dalam ingatan ketika awal September kemarin saya bersama anak-anak Gaspala (ekstrakurikuler pecinta alam) mengajukan kegiatan serupa namun ditolak oleh kepala sekolah.

Dengan alasan yang sulit diterima, maka momentum tersebut membuat saya mantap untuk mengundurkan diri dari pembina Gaspala.

Namun kini ketika sekolah dihadapkan pada kegiatan serupa dan yang mengundang adalah dinas, alasan penolakan kegiatan telusur gua (caving) rasanya tidak akan mampu dikeluarkan. Ini jadi semacam standar ganda atau mungkin diskriminasi.

Selain melakukan penelusuran gua, di kegiatan ini juga akan singgah Curug Leses. (Baca: Curug Leses)

Program yang diselenggarakan Disparbud Kebumen ini dirancang untuk menjawab kebutuhan sekolah akan metode belajar di luar kelas (outdoor learning) guna meningkatkan kepekaan siswa terhadap lingkungan.

Melalui interaksi langsung dengan ekosistem asli, siswa diharapkan mampu membangun kedekatan emosional dan sikap positif terhadap pelestarian alam.

Tak hanya mengasah wawasan, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi siswa untuk melatih ketahanan mental, kerja sama tim, dan kemampuan memecahkan masalah di lapangan.

Inovasi eduwisata ini diharapkan dapat terus terintegrasi dengan kurikulum sekolah, baik di dalam maupun di luar Kabupaten Kebumen, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi pengembangan pariwisata berbasis pendidikan di Indonesia. Makin Tahu Indonesia 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warung Kopi Milik Warga Pekunden Kutowinangun Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp10 Juta

    Warung Kopi Milik Warga Pekunden Kutowinangun Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp10 Juta

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 310
    • 0Komentar

    KUTOWINANGUN (KebumenUpdate.com) — Sebuah warung kopi milik Dwi Rejeki (42), warga Dusun Pekunden RT 01 RW 01, Desa Pekunden, Kecamatan Kutowinangun, ludes terbakar pada Kamis dini hari, 23 Juli 2026. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta. Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa kebakaran […]

  • Seperti Ini Penampakan Ranu Kumbolo-nya Gunung Prau

    Seperti Ini Penampakan Ranu Kumbolo-nya Gunung Prau

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 905
    • 0Komentar

    PENASARAN dengan fenomena “Ranu Kumbolo” di Gunung Prau yang viral karena curah hujan, saya memutuskan memanfaatkan libur pasca-Lebaran Idulfitri untuk membuktikannya sendiri. Cekungan tanah yang terisi air hujan di puncak kabarnya menciptakan pemandangan epik yang mirip dengan danau ikonik di Semeru tersebut. Sejujurnya, pendakian kali ini adalah bentuk “pelarian” murni dari hiruk-pikuk harian. Mengingat tahun […]

  • Ahmad Luthfi

    Gubernur Ahmad Luthfi Tinjau Rob di Demak, Dorong Segera Normalisasi Sungai

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 602
    • 0Komentar

    DEMAK (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau langsung kawasan terdampak rob di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Minggu 25 Mei 2025. Ia menekankan pentingnya langkah cepat untuk mengatasi banjir rob yang telah menjadi masalah tahunan. Salah satu solusi jangka pendek yang ia dorong adalah normalisasi sungai di wilayah tersebut. “Saya tidak ingin berlama-lama. Harus […]

  • Legislatif Award

    Legislatif Award 2021 Beri Penghargaan untuk 10 Kategori, Apa Saja?

    • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.621
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate) – Untuk kali kedua, DPRD Kebumen menggelar Legislatif Award untuk memberikan menghargaan kepada unsur DPRD maupun unsur masyarakat. Legislatif Award 2021 memberikan penghargaan kepada unsur masyarakat yang berjasa lebih dalam penanganan pandemi Covid-19. Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Kebumen, Amin Rahmanurrasjid SH MH menjelaskan bahwa tim penilai berasal dari perwakilan organisasi perangkat daerah yang […]

  • Java Balloon Attraction 2025

    Java Balloon Attraction 2025 Siap Hiasi Langit Wonosobo

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 760
    • 0Komentar

    WONOSOBO (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 36 balon udara akan menghiasi langit Wonosobo dalam gelaran Java Balloon Attraction 2025 yang akan digelar di Taman Rekreasi Kalianget, Minggu, 6 Juli 2025. Event ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-200 Kabupaten Wonosobo, yang mengusung tema Creative, Culture, Beauty. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Agus Wibowo, menyebut […]

  • Kebumen Fest Targetkan 150 Ribu Pengunjung

    Kebumen Fest Targetkan 150 Ribu Pengunjung

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.827
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen siap menggelar Kebumen Fest 2025, sebuah acara yang bertujuan mengangkat potensi lokal menuju panggung dunia. Dengan target 150.000 pengunjung, festival ini juga menjadi selebrasi atas diterimanya Geopark Kebumen sebagai anggota UNESCO Global Geopark (UGGp). Hal tersebut disampaikan dalam jumpa pers yang digelar Sabtu, 23 Agustus 2025, di Aula Dinas Komunikasi […]

expand_less