HPDKI Kebumen Periode 2025-2030 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Sektor Peternakan Domba dan Kambing
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 17 Jun 2025
- visibility 1.034
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Kebumen masa bakti 2025-2030 resmi dilantik, Selasa 17 Juni 2025, di Pendopo Kabumian.
Pelantikan ini menandai babak baru bagi pengembangan sektor peternakan domba dan kambing di Kebumen, dengan fokus pada peningkatan kualitas, efisiensi, dan akses pasar.
Acara pelantikan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Ketua DPRD Kebumen Saman Halim Nurrohman, Dandim 0709 Letkol Czi Ardianta Purwandhana, Wakapolres Kompol Faris Budiman, Ketua DPD HPDKI Jawa Tengah Rony Avianto, Plh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kebumen Slamet Mustolkhah, serta seluruh camat se-Kabupaten Kebumen.
Sejumlah penasihat HPDKI seperti M Yahya Fuad, Adi Pandoyo, Soderi, dan Sugito juga turut hadir memberikan dukungan.
Ketua DPD HPDKI Jawa Tengah, Rony Avianto, secara langsung melantik Anis Nurul Hidayat sebagai Ketua HPDKI Kebumen beserta jajaran pengurus baru. Sebagai simbolis, Bupati Lilis dan jajaran forkopimda turut menyematkan pin kepada ketua, wakil, sekretaris, dan bendahara.
Bupati Lilis Nuryani Beri Apresiasi dan Harapan
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik.
“Saya ucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik, semoga membawa manfaat bagi dunia peternakan domba dan kambing di Kebumen,” ujarnya.
Bupati Lilis berharap HPDKI Kebumen dapat semakin kuat dalam membuka akses pasar, sehingga pembibitan, penggemukan, dan pemasaran ternak bisa berjalan lebih efektif dan efisien.
Ia juga berbagi pengalaman pribadinya yang pernah merintis usaha peternakan namun tidak berhasil.
“Mungkin karena bukan ahlinya ya, sudah belajar, menanam rumput, tapi kalau kemarau rumput tidak tumbuh, kambingnya mati,” kenang Bupati Lilis, disambut tawa hadirin.
Fokus Program Kerja HPDKI Kebumen: Jaringan, Pakan, dan Pemasaran
Ketua HPDKI Kebumen, Anis Nurul Hidayat, menjelaskan bahwa HPDKI di Kabupaten Kebumen telah berjalan selama tiga periode, dan kepengurusan saat ini adalah yang ketiga kalinya untuk periode 2025-2030.
Dengan total 200 anggota yang terus bertambah, Anis menyatakan ini adalah jabatan pertamanya sebagai ketua DPC Kebumen. Anis memaparkan beberapa program kerja prioritas HPDKI Kebumen.
“Yang pertama, kami akan membangun jaringan untuk jual beli hewan ternak. Kedua, terkait pengadaan pakan yang murah dan juga serapan dari hasil peternakan sendiri, ini sangat dibutuhkan,” jelas Anis.
Ia menambahkan bahwa HPDKI Kebumen telah berkontribusi aktif di masyarakat, seperti pada momen Iduladha kemarin. Melalui divisi penjualan yang bekerja sama dengan kelompok Kandang Reot, HPDKI berhasil menjual hingga 1.500 ekor hewan ternak ke wilayah Jabodetabek.
Anis juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para peternak, untuk bergabung dengan HPDKI.
“Insya Allah kami dari organisasi ini akan bersama-sama membantu, kita saling sharing, kita membantu bagaimana serapan hasil ternak, dan lain-lain,” tambahnya.
Promosi UMKM
Pada kesempatan tersebut, turut dipamerkan produk-produk UMKM dari anggota HPDKI, seperti rumah aqiqah, kambing guling, susu kambing, dan produk beku lainnya. Anis juga berencana akan mengadakan berbagai pelatihan terkait usaha peternakan.
“Kita insya Allah nanti akan mengadakan pelatihan-pelatihan yang terkait dengan hasil usaha peternakan, seperti susu kambing dan olahan lainnya,” ungkapnya.
Pengalaman Penasihat HPDKI yang Menginspirasi
M Yahya Fuad, penasihat HPDKI yang juga mantan Bupati Kebumen, membenarkan cerita Bupati Lilis tentang kegagalan dalam beternak. Ia mengaku pernah merintis ternak domba Garut ratusan ekor namun banyak yang mati.
“Kami memang tidak ada background di peternakan, tapi belajar di YouTube. Tiap pagi rebutan nonton sama ibu (Bupati Lilis), antara senam atau ternak domba,” cerita M Yahya Fuad disambut tepuk tangan hadirin.
Menurutnya, pengalaman itu penting selain ilmu. Oleh karena itu, ia meminta HPDKI Kebumen untuk tidak segan menasihati para penasihatnya, termasuk dirinya sendiri.
“Saya penasihat yang perlu dinasihati,” kata Yahya Fuad disambut tawa hadirin.
“Selamat bekerja untuk ketua dan pengurus HPDKI, semoga barokah dan bermanfaat bagi Kebumen,” pungkas M. Yahya Fuad.






