Breaking News
light_mode
Beranda » News » Tragedi Panen Jenitri di Kebumen: Pohon Roboh, Seorang Petani Meninggal Dunia

Tragedi Panen Jenitri di Kebumen: Pohon Roboh, Seorang Petani Meninggal Dunia

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
  • visibility 392
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Peristiwa tragis menimpa dua orang warga Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, saat sedang memanen buah jenitri, Senin 9 Maret 2026. Satu orang dinyatakan meninggal dunia setelah pohon yang mereka panjat mendadak tumbang.

​Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban, Sayono (56) dan rekannya Yatiman (54), memanjat pohon jenitri setinggi 16 meter di area kebun pegunungan.

​“Diduga pohon jenitri yang dipanjat sudah tua dan akarnya lapuk. Saat keduanya berada di atas, pohon tersebut tiba-tiba tumbang,” ujar Kapolres.

​Saksi mata di lokasi, Seja Kuswoyo, yang sedang mencari rumput tidak jauh dari tempat kejadian, mengaku sempat mendengar suara dentuman keras disusul teriakan minta tolong. Saat diperiksa, Sayono ditemukan sudah dalam kondisi tidak bergerak, sementara Yatiman mengalami luka-luka.

​Tim gabungan yang terdiri dari Inafis Polres Kebumen dan enam personel Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen segera melakukan evakuasi.

Proses evakuasi berlangsung selama 2,5 jam mengingat medan yang cukup sulit. Jenazah Sayono kemudian dibawa ke rumah duka setelah menjalani pemeriksaan medis, sementara Yatiman dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Sruweng untuk perawatan intensif akibat luka robek di pelipis dan patah tulang lengan kanan.

​Kepala Seksi Pelayanan PMI Kebumen, Qosim Jamaludin, menegaskan bahwa pihaknya tetap siaga memberikan pelayanan kemanusiaan, termasuk evakuasi jenazah selama bulan Ramadan.

​“Selama Ramadan ini, kami telah melakukan tujuh kali layanan evakuasi jenazah. Seluruh layanan ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya sebagai bentuk pengembalian dana kemanusiaan dari masyarakat melalui bulan dana PMI,” jelas Qosim.

​Ia menambahkan, komitmen PMI Kebumen adalah selalu hadir membantu masyarakat dalam kondisi darurat kapan pun dibutuhkan. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian setempat guna proses lebih lanjut. Makin Tahu Indonesia 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Topik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luthfi-Yasin

    100 Hari Kerja Luthfi–Yasin: Tarif BRT Rp1000 untuk Pekerja dan Pelajar

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 639
    • 0Komentar

    GROBOGAN (KebumenUpdate.com) – Dalam 100 hari masa kepemimpinannya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen mulai merealisasikan berbagai program, termasuk di sektor transportasi. Salah satu kebijakan unggulan adalah pemangkasan tarif Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng menjadi Rp1.000, khusus bagi buruh, pelajar, lansia, penyandang disabilitas, dan veteran. Kebijakan ini mulai berlaku […]

  • Tujuh RW di Kelurahan Kebumen Adu Kreativitas saat Jalan Sehat dan Karnaval Kemerdekaan

    Tujuh RW di Kelurahan Kebumen Adu Kreativitas saat Jalan Sehat dan Karnaval Kemerdekaan

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.486
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Kebumen mencapai puncaknya dengan gelaran acara yang meriah, Minggu 31 Agustus 2025. Acara tersebut menggabungkan kegiatan jalan sehat dan karnaval yang diikuti dengan antusias oleh tujuh Rukun Warga (RW) di wilayah tersebut. Dengan mengusung tema “Kearifan Lokal dalam Bhinneka Tunggal Ika”, […]

  • Bersinggungan

    Cerbung: Bersinggungan (Bagian-3)

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.701
    • 0Komentar

    “KAMU nggak datang ke art studio lagi?” tanyamu, duduk di sebelahku di kantin. Aku menatap minumanku, mengaduk-aduk es batu yang mulai mencair. “Nggak ada gunanya.” Kamu diam sebentar sebelum bertanya, “Kenapa kamu ngomong kayak gitu?” Aku menghela napas, menahan dorongan untuk membentaknya. “Karena aku udah nggak bisa gambar. Aku bukan siapa-siapa lagi di sana.” Kamu […]

  • Kaesang Pangarep Terpukau Kuliner Kebumen, Janjikan Pengembangan Pariwisata

    Kaesang Pangarep Terpukau Kuliner Kebumen, Janjikan Pengembangan Pariwisata

    • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.756
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Putra bungsu mantan Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, melakukan kunjungan istimewa ke Kabupaten Kebumen dalam rangkaian acara halal bi halal, Kamis 10 April 2025. Kedatangannya di Ruang Arungbinang kompleks Pendopo Kabumian disambut hangat oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, mantan Bupati Mohammad Yahya Fuad, serta anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, dr Reza Mardhika. […]

  • Bupati Lilis Gandeng PKK Perkuat Penanganan Stunting, Fokus ke Desa Kasus Tertinggi

    Bupati Lilis Gandeng PKK Perkuat Penanganan Stunting, Fokus ke Desa Kasus Tertinggi

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 503
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Berdasarkan data per Juni 2025 menunjukkan bahwa di antara beberapa desa di Kebumen, Desa Gemeksekti mencatat angka stunting tertinggi yaitu 52 kasus. Kemudian diikuti oleh Giyanti dengan 47 kasus, dan Gunungmujil dengan 32 kasus. Kondisi ini mendorong Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kebumen untuk bergerak lebih masif, bersinergi dengan Pemerintah […]

  • Prestasi Anak Anda Menurun, Mungkin Ini Penyebabnya

    Prestasi Anak Anda Menurun, Mungkin Ini Penyebabnya

    • calendar_month Sen, 22 Apr 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.965
    • 0Komentar

    KebumenUpdate. Banyak kasus terjadi prestasi seorang anak terus menurun di  kelasnya. Padahal rumah dia rajin belajar. Untuk mengetahui penyebab pastinya,  tidak ada salahnya bawa anak Anda ke dokter mata. Siapa tahu anak Anda ternyata menderita miopia alias rabun jauh. Ya, kesehatan mata anak-anak di Indonesia semakin mengkhawatirkan seiring dengan pola hidup dan kebiasaan menggunakan gawai […]

expand_less