Breaking News
light_mode
Beranda » News » Pandemi Virus Corona, Nasib Pekerja Harian Makin Merana

Pandemi Virus Corona, Nasib Pekerja Harian Makin Merana

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 31 Mar 2020
  • visibility 3.336
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pademi virus Corona (Covid-19) berdampak pada seluruh sendi kehidupan masyarakat. Salah satu yang terpukul adalah masyarakat bawah yang bekerja di sektor non formal.

Bagaimana tidak, di tengah imbauan pemerintah agar tetap di rumah, para buruh harian seperti tukang becak, pedagang sayur keliling, pedagang kali lima, ojek online seperti memakan buah simalakama. Jika harus berada di rumah, tentu dapur di rumah tak bisa ngebul, sedangkan jika harus tetap bekerja di jalanan risiko tertular Covid-19 cukup tinggi.

Memilih Tetap Bekerja Demi Mencukupi Kebutuhan Keluarga.

Faktanya, banyak masyarakat yang memilih tetap bekerja demi mencukupi kebutuhan keluarga. Meskipun Pemkab Kebumen menetapkan Kebumen berstatus tanggap darurat non alam pasca satu orang dinyatakan meninggal akibat positif Covid-19.

Seorang tukang becak Budiono (60), warga Desa Kalirejo, Kebumen mengakui sejak wabah Corona muncul, sekolah diliburkan, dan orang-orang lebih banyak berdiam diri di rumah, penghasilannya anjlok. Hal ini berdampak pada penghasilan yang diterima setiap hari yang semakin tak menentu

“Saya berangkat dari pagi sampai siang ini belum dapat penumpang satu pun. Biasanya satu atau dua pasti dapat,” terang Budiono saat ditemui di tempat mangkalnya.

Berharap Pemerintah Berikan Solusi Menghadapi Corona

Maka dia pun benar-benar berbahagia saat ada seorang dermawan yang membagikan paket sembako kepada dirinya. Meskipun tidak mendapatkan uang, dia pun bisa pulang dengan membawa sembako untuk keluarganya di rumah.

Saat ditanya mengapa nekat bekerja menarik becak, Budiono mengaku jika tidak keluar rumah dia tidak ada pemasukan. Dia berharap kepada pemerintah agar memberikan solusi menghadapi ancaman corona.

“Mau gimana lagi ya, saya sebenarnya mau di rumah tapi pemerintah seharusnya punya jalan keluar,” ujarnya berharap memperhatikan nasib seperti profesinya.

Bagikan 100 Paket Sembako untuk Para Pejuang Keluarga

Sementara itu, prihatinan melihat belum berjalan secara optimal imbauan pemerintah, Wahyu Siswanti seorang PNS di Pemkab Kebumen membagikan 100 paket bahan makanan pokok. Bantuan diberikan kepada para pejuang keluarga yang terpaksa bekerja di jalanan seperti tukang becak, juru parkir, pedagang keliling, tukang sayur serta ojek online.

“Mereka yang sekiranya membutuhkan sebagai pejuang nafkah itu yang kita prioritaskan untuk dibantu. Karena sebetulnya ingin memaksa dia di rumah tapi dia kan butuh makan juga,” jelasnya.

Kepedulian untuk Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Wahyu Siswanti menambahkan, salah satu kunci memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tidak terlepas dari kepedulian antar sesama.

“Nyuruh orang di rumah tapi tidak ada solusi, jadi satu-satunya jalan kita mengawali punya kesadaran untuk ikut membantu,” katanya.

Menurut perempuan yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Bappenda Kebumen itu, apa yang dilakukannya dapat memantik pihak lain dalam berlomba-lomba memberikan stimulus ekonomi konkrit kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan begitu, persoalan pencegahan penyebaran virus Corona khusunya di Kebumen dapat segera teratasi.

“Banyak kok orang mampu di Kebumen, banyak banget. Kalau ingin mereka tidak di jalan solusinya kita bantu mereka agar tetap di rumah,” imbuhnya. (smn)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resto Teman Kencan Gombong

    Resto Teman Kencan, Tawarkan Ayam dan Bebek Goreng Spesial

    • calendar_month Jum, 7 Jul 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.930
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Menu ayam dan bebek goreng tentu saja masuk dalam lauk favorit untuk menemani nasi putih hangat saat waktu makan siang tiba. Ada banyak penjual ayam dan bebek goreng, mulai dari cafe dan resto hingga warung tenda yang berada di pinggir jalan. Di Gombong, Kebumen, ada tempat makan baru namanya sedikit unik, Teman […]

  • Gandeng Muslimah Bergerak, Bupati Kebumen Tinjau Perbaikan Rumah Warga Petanahan

    Gandeng Muslimah Bergerak, Bupati Kebumen Tinjau Perbaikan Rumah Warga Petanahan

    • calendar_month Jum, 2 Okt 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 251
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Usai menghadiri sejumlah kegiatan sekolah dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Bupati Kebumen Lilis Nuryani melanjutkan agenda kerja dengan meninjau rumah warga di Desa/Kecamatan Petanahan yang akan direhab oleh kelompok sosial Muslimah Bergerak, Jumat 2 Oktober 2026. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proses perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik salah satu […]

  • Terbang via Narita-Denpasar, BP3MI Siapkan Ambulans Jemput Jenazah Sri Rahayu di Bandara YIA

    Terbang via Narita-Denpasar, BP3MI Siapkan Ambulans Jemput Jenazah Sri Rahayu di Bandara YIA

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 840
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Kepastian jadwal pemulangan jenazah Sri Rahayu (21), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Tlogosari, Kecamatan Ayah, Kebumen yang menjadi korban pembunuhan di Chitose, Hokkaido, Jepang, akhirnya menemui titik terang. Berdasarkan data terbaru yang dihimpun dari Migrant CARE Kebumen pada Selasa, 9 Juni 2026, jadwal penerbangan untuk pemulangan jenazah almarhumah telah resmi ditetapkan […]

  • Cetak Prestasi Gemilang, Tiga Program Studi UPB Kebumen Raih Peringkat Unggul

    Cetak Prestasi Gemilang, Tiga Program Studi UPB Kebumen Raih Peringkat Unggul

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 378
    • 0Komentar

    PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) — Universitas Putra Bangsa (UPB) Kebumen menggelar acara tasyakuran atas perolehan akreditasi Unggul untuk tiga program studi utamanya, yakni S1 Manajemen, S1 Akuntansi, dan S1 Bisnis Digital. Acara yang berlangsung di Aula UPB Kebumen, Sabtu 25 Juli 2026 ini menandai tonggak sejarah baru dalam menghadirkan pendidikan tinggi berkualitas di Kabupaten Kebumen. Acara tasyakuran […]

  • Pupuk Subsidi

    Langka Pupuk Subsidi, Petani Curhat ke Polisi

    • calendar_month Sab, 1 Apr 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.768
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) –  Kelangkaan pupuk bersubsidi menjadi persoalan yang menghantui para petani tak terkecuali di Kabupaten Kebumen. Sulitnya memperoleh pupuk subsidi berimbas pada tanah garapan petani yang kurang subur. “Kurang pupuk pun berakibat mempengaruhi hasil panen padi petani,” ujar Supriyono, salah satu petani menyampaikan unek-uneknya kepada Wakapolres Kebumen Kompol Bakti Kautsar Ali, Jumat 31 Maret […]

  • Ogah Dikasih Gratis, Bupati Lilis Pilih Beli Alpukat Warga di Kuwarasan

    Ogah Dikasih Gratis, Bupati Lilis Pilih Beli Alpukat Warga di Kuwarasan

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 599
    • 0Komentar

    KUWARASAN (KebumenUpdate.com) – Selain meninjau budidaya ikan nila di Desa Banjareja Kecamatan Kuwarasan, Minggu 8 Februari 2026, Bupati Lilis Nuryani juga menyambangi berbagai unit usaha kreatif milik warga setempat. Mulai dari kerajinan sarang burung hingga pembibitan tanaman unggul. Destinasi pertama adalah “Oemah Susuh”, sebuah unit usaha kreatif yang memproduksi sarang burung buatan. Tempat ini menyediakan […]

expand_less