Benahi Infrastruktur, Bupati Kebumen Bentuk Tim 7
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 13 Mar 2021
- visibility 2.209
- comment 0 komentar

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto menyampaikan sambutan. (Foto: Istimewa)
YOGYAKARTA (KebumenUpdate.com) – Banyaknya jalan rusak dan sejumlah infrastruktur lainya yang dikeluhkan masyarakat di Kebumen menjadi keprihatinan khusus bagi Pemkab Kebumen.
Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH mengaku akan terus berupaya keras memaksimalkan anggaran di 2021-2022 untuk perbaikan infrastruktur. Soal infrastruktur ini merupakan bagian dari program kerjanya yakni “Jamu Seger” yakni Jalan Mulus Ekonomi Bergerak.
Bimtek Digelar di The Rich Jogja Hotel
Program ini merupakan program untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sehingga mampu mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.
“Selama dua tahun ini anggaran akan saya fokuskan untuk perbaikan infrastruktur jalan. Tahun 2021 infrastruktur, 2022 masih infrastruktur. Karena apa, jalan merupakan akses perekonomian warga masyarakat, dan saya yakin dengan pembenahan jalan akan mempercepat pemulihan perekonomian khususnya pasca pandemi,” ujar Arif Sugiyanto saat membuka Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pimpinan OPD di Lingkungan Pemkab Kebumen Tahun 2021, Jumat 12 Maret 2021.
Bimtek dilaksanakan di The Rich Jogja Hotel Jalan Magelang KM 6 Nomor 18 Mlati, Sleman, DIY. Acara dihadiri Sekda Kebumen H Ujang Sugiono SH serta dan narasumber Arief Budiman.
Bupati Akan Bentuk Tim 7
Untuk itu, Bupati meminta kepada seluruh OPD agar turut mendukung program tersebut agar perubahan ke arah perbaikan dapat terwujud. Di sisi lain, untuk mendukung program kerjanya, Arif akan membentuk tim 7. Tim ini dipimpin oleh Kepala BPKAD Drs Aden Andri Susilo dan kemudian akan berkomukasi secara cepat dengan bupati maupun wakil bupati.
“Tim ini diketuai oleh Pak Aden, tidak ada tambahan gaji di sini, tim ini akan sering melakukan komunikasi dengan Kami dan membuat unit kecil seperti perencanaan Bappeda,” terang Arif.
Lebih jauh Bupati menjelaskan Tim 7 juga akan bertugas mengkomunkasikan, merencanakan dan mengendorse ke bawah. Bahkan juga akan laksanakan kegiatan seperti dinas-dinas melalui Asisten untuk koordinasi dengan dinas yang dipimpinnya.
“Tim 7 tidak akan melaksanakan teknis, tetapi lebih kepada target, tujuannya tidak mengambil alih kerja unit dinas teknis,” imbuhnya. (*/hms)







Saat ini belum ada komentar