PT Ungaran Sari Garments Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir melalui PMI Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 23 Mar 2022
- visibility 1.351
- comment 0 komentar

AYAH (KebumenUpdate.com) – PT Ungaran Sari Garments Semarang menyerahkan bantuan logistik kepada warga Kebumen yang terdampak banjir. Bantuan tersebut diserahkan melalui PMI Kebumen pada Selasa 22 Maret 2022.
Pelaksana (Plt) Kepala Markas PMI Didik Novendi mengatakan bahwa pihaknya telah menerima donasi bantuan logistik dari PT Ungaran Sari Garments Semarang. Bantuan tersebut berupa paket sembako dan makanan ringan untuk anak-anak di pengungsian.
“Sore ini kami PMI Kebumen menerima bantuan donasi dari PT Ungaran Sari Garments dan malam ini juga akan kami distribusikan ke daerah terdampak di Kecamatan Ayah sekaligus melihat kondisi terkini dari lokasi,” ujar Didik Novendi.
Mahmudi selaku HRD dan General Affair PT Ungaran Sari Garments menjelaskan bahwa pihaknya memiliki kepedulian terhadap bencana banjir di Kebumen dan mengucapkan terima kasih kepada PMI Kebumen telah menjadi wadah untuk mendistribusikan bantuan.

Perwakilan PT Ungaran Sari Garments dan PMI Kebumen di Balai Desa Bulurejo. (Foto: Humas PMI Kebumen)
“Saya mewakili PT Ungaran Sari Garments dari Semarang ingin meringankan beban kepada sesama terutama korban banjir di Kebumen. Meski tidak seberapa, semoga dapat membantu kebutuhan masyarakat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada PMI Kebumen atas kesediaannya menjadi jembatan atau perantara untuk mendistribusikan bantuan,” jelas Mahmudi.
Menindaklanjuti hal tersebut, bantuan langsung didistribusikan oleh PMI Kebumen pada malam harinya di Desa Candirenggo dan Desa Bulurejo, Kecamatan Ayah. Kepala Desa Bulurejo Ali Imron mengucapkan terimakasih kepada PMI Kebumen serta para donatur yang telah peduli kepada warga Kebumen terutama yang saat ini masih terdampak bencana.
Dia juga mengatakan bahwa beberapa titik di wilayah desanya masih tergenang banjir yang tak kunjung surut. “Masyarakat masih sangat membutuhkan logistik untuk bertahan beberapa hari ke depan karena perekonomian, rumah dan mobilitas warga belum dapat digunakan secara maksimal,” tegasnya.







Saat ini belum ada komentar