24 RS Muhammadiyah di Jateng Terima Bantuan Alkes dari Temasek Foundation
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 14 Des 2020
- visibility 1.666
- comment 0 komentar

Perwakilan MCCC PP Muhammadiyah Mashuri Mashudi secara simbolik menyerahkan bantuan alkes. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 24 rumah sakit PKU Muhammadiyah dan Aisyiyah di Jawa Tengah menerima bantuan peralatan kesehatan (alkes) dari Temasek Foundation Singapura. Bantuan diterima melalui Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Serahterima bantuan dipusatkan di RS PKU Muhammadiyah Gombong , Kebumen, Sabtu 12 Desember 2020. Bantuan diserahkan oleh perwakilan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Mashuri Mashudi kepada rumah sakit penerima. Penyerahan juga dilakukan oleh Ketua MPKU Muhammadiyah Jateng dokter Ibnu Naser Arrohimi SAg MMr, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jateng Tafsir MAg.
Bantuan Alkes Senilai Rp 20 Miliar

Para direktur rumah sakit penerima bantuan foto bersama. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Ketua MPKU PW Muhammadiyah Jateng dokter Ibnu Naser Arrohimi menjelaskan, bantuan dari Temasek untuk kali ketiga yang diterima RS PKU Muhammadiyah Aisyiah rujukan pasien Covid-19 di Jateng meliputi, oxygen concentrator 41 unit, BIPAP Yuwe 18 unit, ventilator 12 unit, ventilator Trilogy Evo, Ventilator Medtronic, dan Diagnostic X-ray System serta alat pelindung diri (APD).
“Bantuan yang diserahkan hari ini senilai Rp 20 miliar,” ujar dokter Ibnu Naser di sela-sela serah terima bantuan.
Dokter Ibnu Naser menyampaikan bahwa kapasitas ruang perawatan pasien Covid-19 di 45 rumah sakit PKU Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Jateng mencapai 2.000 tempat tidur.
“Kapasitas akan terus ditingkatkan, sehingga semua pasien Covid-19 yang memerlukan rawat inap, tertangani di rumah sakit rujukan,” katanya.
Perlu Tambahan Kapasitas Tempat Tidur

Ketua PW Muhammadiyah Jateng M Tafsir MAg menyampaikan tausiyah. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Jateng merupakan episentrum baru penyebaran Covid-19 yang memerlukan tambahan kapasitas tempat tidur perawatan Covid-19. Untuk itu pihaknya telah menginstruksikan kepada direktur RSU PKU Muhammadiyah Aisyiyah agar terus menambah jumlah tempat tidur dengan penambahan signifikan.
“Rumah yang sekarang memiliki 50 tempat tidur, bisa menambah menjadi 100 tempat tidur, dengan tetap memperhatikan keselamatan dokter dan tenaga kesehatan,” ujar Ibnu Naser yang saat ini menjabat Dirut RS PKU Muhammadiyah Gombong.
MPKU Jateng Dorong Isoman Terpusat

Ketua MPKU Muhammadiyah Jateng dr Ibnu Naser Arrohimi menyampaikan sambutan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong, jumlah tempat tidur untuk pelayanan pasien Covid-19 sekarang 130 tempat tidur. Dalam waktu dekat pihaknya akan menambah menjadi 186 tempat tidur. Sehingga semua pasien Covid-19 yang harus dirawat di rumah sakit rujukan bisa secepatnya ditangani.
“Hal ini agar tidak terjadi perburukan, karena terlambat ditangani,” ujarnya seraya menyebutkan manajemen PKU Muhammadiyah memisahkan tempat pelayanan rawat inap pasien Covid-19 dengan pasien non Covid-19.
Pihaknya juga mendorong adanya isolasi mandiri (isoman) terpusat. Diharapkan ada tempat isolasi mandiri terpusat di kabupaten/kota yang ada pendidikan tinggi kesehatan di lingkungan Muhammadiyah. Di Gombong disiapkan satu tempat isolasi mandiri terpusat dengan kapasitas 100 orang yang menurut rencana di kampus Stikes Muhammadiyah Gombong. (smn)








Saat ini belum ada komentar