Percepat Pemulihan Ekonomi, Migrant Care Latih Eks Pekerja Migran Tingkatkan Usaha
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 30 Jun 2022
- visibility 2.381
- comment 0 komentar

Co-Founder Allisha Food Titin Agustinah menyampaikan materi. (Foto: Padmo)
Senior Program Adviser Migrant Care Mulyadi menjelaskan bahwa program yang didukung oleh program Inklusi: Kemitraan Australia-Indonesia itu dilaksanakan secara serentak bagi usaha ekonomi produktif kelompok purna migran Desbumi di Kabupaten Lembata NTT, Lombok Tengah (NTB), Banyuwangi, Jember (Jawa Timur), Wonosobo, Kebumen (Jawa Tengah) dan Indramayu (Jawa Barat).
“Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan anggota dalam menemukan kelemahan dan potensi produksi, mengoptimalkan kapasitas anggota UMKM Desbumi dalam mengidentifikasikan indikator kualitas produk. Kemudian meningkatkan kapasitas anggota dalam mengoptimalkan potensi produksi kelompok,” ujar Mulyadi di sela-sela acara.
Tantangan UMKM

Co-Founder Allisha Food Titin Agustinah menyampaikan materi. (Foto: Padmo)
Setelah pelatihan, imbuh Cak Mul, sapaan karibnya, akan ditindaklanjuti dengan pendampingan melengkapi ijin usaha bagi yang belum memiliki. Kemudian sertifikasi dan peningkatan kualitas produk dan kemasan hingga pemasarannya.
“Untuk pemasaran lebih ditekankan pada pemasaran online meski tidak meninggalkan pemasaran secara konvensional,” ujarnya.
BACA JUGA: Meriahkan KIE, Alfamart Pamerkan Produk Lokal Kebumen. Apa Saja?
Ketua Migrant Care Kebumen Syaipul Anas menambahkan, perlu pelatihan lebih kepada kelompok UMKM Desbumi guna menjaga serta meningkatkan kualitas serta kuantitas produk agar dapat bersaing dan mengikuti perkembangan zaman. Pelatihan sebagai upaya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam meningkatkan kualitas poduk mereka.







Saat ini belum ada komentar