Jemaah Pengajian di Buluspesantren Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

  • Whatsapp
Covid-19
Jemaah pengajian jalani rapid test. (Foto: Istimewa)

BULUSPESANTREN (KebumenUpdate.com) – Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 di tingkat kecamatan. Salah satunya dengan melakukan rapid test secara acak kepada komunitas yang memiliki potensi menjadi cluster penyebaran Covid-19.

Sebanyak 20 jemaah pengajian di Masjid Al Hidayah Desa Banjurmukadan Kecamatan Buluspesantren, Kebumen menjalani rapid test antigen secara acak. Rapid test melibatkan petugas kesehatan dari Puskesmas Buluspesantren, PPKM Mikro Desa Banjurmukadan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Berita Lainnya

1. Rapid Test Langkah Dini Antisipasi

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Iptu Tugiman menjelaskan bahwa rapid test perlu dilakukan untuk mengetahui kesehatan para jamaah.

“Ini adalah langkah dini sebagai antisipasi,” jelas Iptu Tugiman.

2. Hasil Rapid Test, 20 Jemaah Dinyatakan Negatif

Adapun hasil rapid test antigen dari 20 jemaah hasilnya semua negatif. Meski tak ada yang positif, petugas pengamanan dari Polsek ataupun dari Koramil mengingatkan untuk terus mematuh protokol kesehatan 5M.

Ada beberapa warga yang pada kesempatan itu tidak mengenakan masker, langsung diberi masker. Jamaah juga diarahkan untuk mencuci tangan sebelum mengikuti pengajian.

3. Terkonfirmasi Covid-19 Dirawat 83 Orang

Sementara itu, merujuk data pantauan Covid-19 Kebumen, Sabtu 5 Juni 2021 kasus terkonfirmasi di Kebumen yang dirawat sebanyak 83 orang (1%). Sedangkan kasus terkonfirmasi yang menjalani isolasi 203 (2,5%). Total terkonfirmasi 8.042 kasus, terkonfirmasi meninggal 339 (4.2 %) dan terkonformasi sembuh 7.417 (92,2%).

Sedangkan total kasus suspek 40 orang, yang dirawat enam orang dan menjalani isolasi mendiri 34. Kemudian kasus probabel 211 kasus dirawat 21, isolasi 5 dan meninggal dunia 185.

4. Penyebaran Covid-19 di 25 Kecamatan

Adapun kasus aktif tercatat 235 tersebar di 25 kecamatan. Kecamatan yang tidak memiliki kasus aktif adalah Poncowarno. Sedangkan kecamatan dengan kasus aktif di atas 10 ada di delapan kecamatan, yaitu Kebumen, Gombong, Puring, Alian, Petanahan, Sruweng, Rowokele dan Padureso.

Memperhatikan perkembangan kasus positif covid-19 di Kebumen, Satgas telah melakukan pengkajian kasus dan analisa data. Dari hasil kajian tersebut menunjukkan bahwa kasus positif covid-19 di Kebumen masih berpotensi naik.

Namun, di sisi lain kehidupan beragama, pendidikan, sosial-ekonomi harus berjalan. Sehingga diperlukan upaya memasuki fase adaptasi kebiasaan baru (AKB) dengan dicirikan penerapan protokol pencegahan penularan covid-19 secara ketat. (win/ndo)

Berita Terkait