

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Musim haji 1446 Hijriah/2025 menyisakan duka bagi empat keluarga jemaah calon haji asal Kebumen. Dari total 1.449 jemaah yang diberangkatkan, empat di antaranya telah meninggal dunia di Tanah Suci karena sakit.
Kabar duka ini disampaikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah Kebumen, Tjahyo Sambodo, pada Kamis 19 Juni 2025.
“Ada empat jemaah haji asal Kebumen yang wafat di Makkah. Sebagian besar karena sakit dengan usia yang sudah lanjut, di atas 70 tahun,” terang Tjahyo Sambodo.
Sesuai dengan ketentuan Pemerintah Arab Saudi, jemaah haji yang meninggal dunia akan dimakamkan di Tanah Suci. Tjahyo Sambodo mengimbau kepada keluarga yang ditinggalkan untuk mengikhlaskan kepergian sanak saudaranya. Ia meyakini, mereka yang wafat saat menunaikan ibadah haji tergolong syahid.
“Untuk keluarga yang ditinggalkan, mohon keikhlasannya. Orang yang meninggal saat sedang melaksanakan haji tergolong syahid. Mari kita sama-sama doakan, semoga almarhum dan almarhumah mendapat surga dari Allah SWT,” pesannya tulus.
1. WINARSO DARSOPAWIRO
2. NATAM SUNDIKRAMA
3. AHMAD MUSTAR
4. PUDJIATI DUL SALAM
Sementara itu, untuk proses kepulangan jemaah haji Kebumen, Tjahyo menjelaskan bahwa mereka akan dibagi menjadi lima kloter. Kloter-kloter tersebut adalah kloter 91, 92, 93, 94, dan 95.
“Kloter 91 dijadwalkan akan tiba kembali di Kebumen pada Kamis, 10 Juli 2025. Sedangkan kloter 92 dan 95 akan menyusul tiba pada 11 Juli 2025,” pungkas Tjahyo, memberikan informasi mengenai jadwal kepulangan jemaah.
Suka menulis, membaca dan berpetualang.