Breaking News
light_mode
Beranda » News » DPRD Baru Didorong Susun Perda Cagar Budaya, Ini Alasannya

DPRD Baru Didorong Susun Perda Cagar Budaya, Ini Alasannya

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 12 Agu 2019
  • visibility 4.743
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Pegiat budaya dari Sekolah Rakyat Melu Bae (SRMB) Kebumen, Pitra Suwita juga mengungkapkan keprihatinannya atas terus menghilangnya bangunan-bangunan bersejarah di Kebumen. Menurut Pitra, pemerintah dan masyarakat cenderung acuh ketika ada bangunan bersejarah dirobohkan dengan alasan pembangunan. Kalaupun ada kelompok yang bersuara tidak akan banyak berarti karena di Kebumen sendiri sarana aspirasi untuk itu masih minim.

Ke depan dia mengharapkan kasus-kasus seperti pembongkaran gedung RSUD lama dan Pabrik Mexolie tidak terulang lagi. Menurut Pitra, pengembangan dan penyesuaian tetap dapat dilakukan dengan memadukan antara kebutuhan dan fungsi sekarang dengan aspek pelestarian.

Ditambahkan bahwa selain perkembangan ekonomi yang seringkali mengalahkan keberadaan cagar budaya, mispersepsi tentang nilai yang terkandung pada cagar budaya tersebut seringkali menjadi faktor terbengkalainya sebuah cagar budaya.

Sebagai informasi, Tim Pendataan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Tengah pada Agustus 2016 melakukan observasi bahwa di Kebumen terdapat 10 bangunan yang masuk kriteria sangat potensial sebagai cagar budaya. Enam di antaranya berada di Gombong yaitu Roemah Martha Tilaar, RS DKT, SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMA Negeri 1 Gombong dan Stasiun KA Gombong.

Sedangkan untuk wilayah lain bangunan yang masuk adalah Kantor Bupati Kebumen, Pendopo Kecamatan Prembun, Kantor Resort Stl 58, dan Mapolsek Prembun.

Menurut Sigit, bangunan yang paling lemah perlindungannya adalah yang berstatus milik pribadi atau swasta. Apalagi bangunan milik pribadi tersebut relatif tersebar dan luput dari pengamatan publik.

Belum adanya regulasi di tingkat kabupaten membuat penegakan preservasi baru sebatas imbauan. Ini sangat tergantung kesadaran dan kesediaan masing-masing pemilik.

“Karena itu pemerintah kabupaten didorong lebih cekatan dan proaktif memberikan edukasi dan pendampingan, sementara legislatif didorong secepatnya mewujudkan peraturan perundangannya,” tandas Sigit. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • 22 PAC Minta DPP Partai Gerindra Tangguhkan SK Baru, Ini Alasannya

    22 PAC Minta DPP Partai Gerindra Tangguhkan SK Baru, Ini Alasannya

    • calendar_month Sen, 27 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.074
    • 0Komentar

    Senada, Ketua PAC Petanahan Malik dan Ketua PAC Klirong Jumadi merasa khawatir apabila SK kepengurusan baru tidak ditangguhkan kader-kader di bawah akan kebingungan untuk mencari masa dalam rangka memenangkan Prabowo Subianto menjadi Presiden. Baca Juga: Terjadi Dualisme Kepengurusan DPC Partai Gerindra, Ini Tanggapan KPU Kebumen “Kami berharap rampungkan dulu tugas DPC yang lama. Adanya pergantian DPC […]

  • Tan Peng Nio

    Makam Tionghoa di Tengah Hamparan Sawah: Kisah Tan Peng Nio, Pendekar Wanita Berjuluk “Mulan van Java”

    • calendar_month Jum, 7 Jun 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 9.844
    • 0Komentar

    Tan Wan Swee juga dikenal sebagai tokoh berpengaruh yang mengajarkan seni bela diri Kuntao kepada masyarakat Kebumen. Namun, pendapat tersebut masih perlu ditelusuri kembali karena nama Tan Wan Swee tidak pernah muncul dalam sumber-sumber sejarah Tiongkok. Ada kemungkinan bahwa Tan Wan Swee yang dimaksud adalah anak buah Souw Pan Chiang (Kapitan Sepanjang) bernama Tan Wan […]

  • Bupati Lilis Pastikan Pendampingan Total bagi Korban di Buayan

    Bupati Lilis Pastikan Pendampingan Total bagi Korban di Buayan

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.343
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Di tengah suasana duka yang menyelimuti Desa Banyumudal Kecamatan Buayan, Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama jajaran dinas terkait mengunjungi kediaman keluarga almarhumah AA (44 tahun), Jumat 9 Januari 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus memastikan langkah pendampingan psikologis dan bantuan darurat bagi anggota keluarga yang ditinggalkan pasca-peristiwa memilukan yang […]

  • Warung Kopi Milik Warga Pekunden Kutowinangun Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp10 Juta

    Warung Kopi Milik Warga Pekunden Kutowinangun Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp10 Juta

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 396
    • 0Komentar

    KUTOWINANGUN (KebumenUpdate.com) — Sebuah warung kopi milik Dwi Rejeki (42), warga Dusun Pekunden RT 01 RW 01, Desa Pekunden, Kecamatan Kutowinangun, ludes terbakar pada Kamis dini hari, 23 Juli 2026. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta. Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa kebakaran […]

  • Pencarian Korban Tenggelam

    Tujuh Hari Pencarian Dua Korban Tenggelam di Pantai Selatan Belum Membuahkan Hasil, Operasi SAR Dihentikan

    • calendar_month Jum, 29 Sep 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.751
    • 0Komentar

    Adapun unsur SAR yang terlibat diantaranya Basarnas Cilacap, Polsek Petanahan, Polsek Puring, Polairud, Koramil Puring, Pos AL Logending, BPBD Kebumen, RAPI, Cilacap Rescue, SAR Elang Perkasa, Kowara. Kemudian SAR Tunas Kelapa, Senkom Mitra, Saka Bahari, HNSI, SAR MTA, perangkat desa, keluarga dan masyarakat setempat. Baca Juga:  Dua Pelajar Terseret Ombak Pantai Cemara Sewu, Satu Anak […]

  • Ghost in the Cell

    Review Film Ghost in the Cell: Wajib Baca! Tanpa Spoiler!

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
    • account_circle Hanny Garnet
    • visibility 3.951
    • 0Komentar

    JUJUR, awalnya saya mengira Ghost in the Cell bakal jadi film horor “klasik” penuh setan, jumpscare, dan suasana gelap seperti karya Joko Anwar sebelumnya, Pengabdi Setan. Apalagi melihat deretan pemainnya yang diisi aktor-aktor besar, makin bikin ekspektasi saya tinggi dan penasaran banget. Sebelum nonton, saya sempat menebak: “Ini pasti horor penjara yang isinya hantu-hantu serem.” […]

expand_less