Banyak Sekolah Negeri Kalah dengan Swasta, Guru Diminta Lebih Kreatif
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 11 Mei 2022
- visibility 2.490
- comment 0 komentar

Tenaga pendidikan dan kependidikan saat silaturahmi dengan Bupati Kebumen. (Foto: Humas Pemkab Kebumen)
Jika ada guru dan kepala sekolah yang berprestasi, Bupati menegaskan pihaknya tidak segan untuk menaikan gaji tunjangan kepada mereka. Bupati sudah menaikan anggaran untuk pendidikan dari yang harusnya 20 persen saat ini menjadi 38 persen.
Larang Pungutan
Dalam kesempatan itu, Bupati kembali mengingatkan kepada sekolah negeri di bawah naungan Pemkab Kebumen agar tidak melakukan pungutan terhadap siswanya di luar ketentuan. Sebab, kebutuhan sekolah dan guru sudah tercover oleh negara.
“Saya pesan jangan ambil serupiah pun uang dari para siswa atau wali murid untuk kepentingan sekolah, karena semua sudah dicukupi oleh negara. Ibarat kita makan tahu tempe, jika adanya itu, ya harus kita terima jangan mencari tambahan lain untuk bisa makan daging dengan menarik yang bukan haknya,” ujar Bupati.
Baca Juga: Alumni SMAN Gombong Gowes Bersama, Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana
Menurut Bupati, mungkin ada pihak sekolah negeri yang masih mengambil pungutan atau iuran untuk mendukung proses pembelajaran. Seperti uang gedung, perlengkapan sekolah dll. Meski niatnya bagus untuk kemajuan sekolah. Tapi jika aturannya salah, tetap tidak dibenarkan.
“Niat baik kalau pelaksanaannya tidak sesuai ketentuan maka akan menjadi tidak baik. Jadi misal jangan karena kita lagi semangat ibadah, shalat subuhnya ditambah empat rakaat. Niatnya bagus, tapi kalau salah aturan tetap salah. Lebih baik maksimalkan anggaran yang sudah ada, jangan cari-cari yang lain,” jelas Bupati.








Saat ini belum ada komentar