Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » Lifestyle » Penyakit Reproduksi: Pencegahan dan Pentingnya Pemeriksaan Dini Bagi Perempuan

Penyakit Reproduksi: Pencegahan dan Pentingnya Pemeriksaan Dini Bagi Perempuan

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 26 Nov 2024
  • visibility 313
  • comment 0 komentar

KESEHATAN reproduksi merupakan satu aspek penting dalam kehidupan setiap perempuan, namun seringkali kurang mendapatkan perhatian yang memadai. Di Indonesia, berbagai penyakit reproduksi masih menjadi tantangan besar, baik karena kurangnya kesadaran maupun stigma yang melekat di masyarakat.

Penyakit-penyakit seperti infeksi saluran reproduksi, dismenore, dan endometriosis tidak hanya mempengaruhi kualitas hidup perempuan, akan tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah serius seperti infertilitas. Memahami dan mengenali gejala-gejala awal dari penyakit-penyakit ini sangatlah penting agar perempuan dapat mengambil langkah-langkah pencegahan dan mendapatkan penanganan medis yang tepat waktu.

Dr dr H Ridwan Abdullah Putra Sp OG Subsp KFm CH menjelaskan, beberapa penyakit reproduksi yang paling umum di Indonesia adalah infeksi saluran reproduksi, dismenore, dan endometriosis. Penyakit-penyakit ini sering kali menyebabkan infertilitas, yang merupakan masalah serius bagi banyak perempuan.

Baca Juga: Ini Pentingnya Perawatan Antenatal Bagi Ibu Hamil

Endometriosis, misalnya, merupakan kondisi di mana jaringan yang biasanya melapisi bagian dalam rahim tumbuh di luar rahim. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri hebat, gangguan menstruasi, dan masalah kesuburan. Dr Ridwan juga menyoroti varian endometriosis, seperti endometrioma, yang sering kali tidak disadari oleh para penderitanya.

“Perempuan harus lebih waspada terhadap penyakit-penyakit reproduksi ini dan segera berkonsultasi dengan dokter jika merasakan gejala yang mencurigakan,” ujar Dr Ridwan seperti dikutip dari website resmi IDI Atambua https://idiatambua.org.

Pentingnya Pemeriksaan Dini dan Rutin untuk Kesehatan Reproduksi

Dia menjelaskan bahwa deteksi dini sangat penting, terutama bagi perempuan yang berisiko tinggi, seperti mereka yang berusia di atas 35 tahun. Pada usia ini, risiko terkena kanker mulut rahim, kanker nomor dua terbanyak setelah kanker payudara, meningkat secara signifikan.

Kanker mulut rahim, atau kanker serviks, adalah salah satu penyakit reproduksi yang sebenarnya dapat dideteksi sedini mungkin melalui pemeriksaan rutin seperti pap smear.

Dr Ridwan merekomendasikan agar setiap perempuan melakukan pap smear setidaknya sekali dalam setahun, terutama bagi mereka yang telah memasuki usia rawan.

“Pemeriksaan dini dilakukan supaya ketika memang terdapat suatu penyakit, bisa diobati sebelum kondisinya semakin parah,” tegasnya.

Ia juga menyarankan agar perempuan yang memiliki keluhan tertentu melakukan pemeriksaan lebih sering, misalnya setiap enam bulan sekali, agar potensi penyakit reproduksi dapat dideteksi dan diatasi dengan cepat.

Komitmen Dr Ridwan  pada Pelayanan Kesehatan

Meskipun kini menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial, Dr Ridwan tetap berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Saya adalah seorang praktisi profesional, dan meskipun saya sekarang menjabat sebagai kepala dinas sosial, saya tetap mengisi praktek di RSUD Cikalong Wetan,” ungkapnya.

Dr Ridwan merasa tanggung jawabnya sebagai spesialis fetomaternal sangat besar, dan ia ingin terus berkontribusi dalam upaya meningkatkan kesehatan reproduksi wanita di Indonesia.

Baca Juga: Ini Pentingnya Sekolah Pra Nikah Bagi Calon Pengantin

Dedikasi dan pengabdian Dr Ridwan Abdullah Putra terhadap kesehatan reproduksi wanita di Indonesia merupakan teladan bagi para tenaga medis lainnya. Melalui pengalaman, pengetahuan, dan keterlibatannya dalam berbagai kegiatan sosial, ia terus berusaha meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.

Dalam setiap langkahnya, Dr Ridwan mengingatkan kita akan pentingnya pemeriksaan dini, edukasi yang berkelanjutan, dan penghapusan stigma yang masih ada di masyarakat. Dengan begitu, diharapkan kualitas hidup para perempuan di Indonesia dapat terus meningkat, seiring dengan peningkatan kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan reproduksi.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Buayan

    Dilaporkan Hilang, Warga Buayan Ditemukan di Kebun Kopi

    • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 806
    • 0Komentar

    BUAYAN  (KebumenUpdate.com) – Sempat dilaporkan hilang, Minggu 23 Oktober 2022 Ramin (59) warga Desa/Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. Pria paruh baya itu ditemukan duduk kebingungan di kebun kopi, Selasa  25 Oktober 2022 sekitar pukul 12.30 WIB.  Saat ditemukan korban dalam keadaan sehat, sedang duduk sendirian di kebun kopi. Baca Juga: Dua Orang […]

  • Obat Mercon Meledak di Ayah

    Obat Mercon Meledak di Ayah, Rumah Rusak dan Remaja Terluka Parah

    • calendar_month Sen, 10 Apr 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.339
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Satu unit rumah porak poranda dan seorang remaja mengalami luka bakar cukup parah akibat ledakan obat mercon di Desa Bulurejo RT 03 RW 02 Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Senin 10 April 2023. Rumah milik Budi Katosa (45) rusak di bagian depan dalam peristiwa yang terjadi pada 16.30 WIB. Kerugian materiil dari ledakan […]

  • Dekatkan Layanan Spesialis, Bupati Lilis Nuryani Boyong Program Speling ke Desa Tambakrejo

    Dekatkan Layanan Spesialis, Bupati Lilis Nuryani Boyong Program Speling ke Desa Tambakrejo

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 237
    • 0Komentar

    BULUSPESANTREN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen kembali menggulirkan program “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge” pasca-libur Idulfitri. Kegiatan yang memfokuskan pada layanan kesehatan masyarakat ini dipusatkan di Desa Tambakrejo, Kecamatan Buluspesantren, Selasa 7 April 2026. ​Kegiatan ini menghadirkan berbagai layanan kesehatan terintegrasi, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan gratis, Dokter Spesialis Keliling (Speling), hingga khitan massal dan […]

  • Geopark Kebumen: Masihkah Relevan, Masihkah Signifikan?

    Geopark Kebumen: Masihkah Relevan, Masihkah Signifikan?

    • calendar_month Kam, 16 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.689
    • 0Komentar

    Oleh: Sigit Tri Prabowo PADA awal era 2000-an, sebuah lembaga sosial dunia melakukan swatelaah (self-assesment) atas peran dan arti keberadaan mereka di tengah masyarakat dunia. Mereka menjaring masukan dari banyak pihak, sejauh mana kehadiran mereka masih memiliki arti penting, signifikansi bagi masyarakat maupun bagi anggota lembaga tersebut. Mereka juga coba bercermin apakah semua sikap, kebijakan […]

  • Realisasi Dana Desa di Kebumen untuk 2023 Mencapai Rp 454 Miliar

    Realisasi Dana Desa di Kebumen untuk 2023 Mencapai Rp 454 Miliar

    • calendar_month Jum, 8 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.352
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sepanjang 2023, total dana desa yang diterima Kabupaten Kebumen sebesar Rp 456.284.228.000. Sedangkan realisasi sampai saat ini mencapai Rp 454.253.168.000 atau 99,55%. Data tersebut disampaikan Wakil Bupati kebumen Ristawati Purwaningsih saat membuka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Ekonomi Desa yang berlangsung di Aula Setda Kebumen, Kamis 7 Desember 2023. Baca juga: Tahun […]

  • Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan menunjukkan barang bukti paket sabu. (Foto: Dok. Humas Polres Kebumen)

    Penjual Bakso Ini Rela Menabung Demi Membeli Sabu

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.267
    • 0Komentar

    ALIAN (KebumenUpdate.com) – Lazimnya orang yang menabung, setelah uang terkumpul dipakai untuk memenuhi kebutuhan maupun membeli barang-barang yang bermanfaat. Tetapi itu tidak berlaku bagi pemuda asal Desa Krakal, Kecamatan Alian, Kebumen. Pemuda berinisial SJT (27) yang sehari-hari berjualan bakso justru menabung demi untuk bisa membeli Narkoba jenis sabu-sabu. Terlanjur kecanduan barang haram itu, membuat pemuda […]

expand_less