Ini Pentingnya Sekolah Pra Nikah Bagi Calon Pengantin

Peserta Sekolah Pra Nikah foto bersama saat wisuda. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

KebumenUpdate. Pernikahan bukan sebuah pilihan, karena jodoh seseorang sudah ditentukan oleh Allah SWT. Maka yang diperlukan untuk menghadapi pernikahan tidak lain adalah melakukan persiapan.

“Menikah dan berkeluarga memang harus dipersiapkan dengan matang. Ini juga untuk mengurangi tingginya angka perceraian,” ujar Pendiri Komunitas Muslimah Qurrota A’yun Hera Oktafiani SPd di sela-sela wisuda sekolah pra nikah di Gedung DPRD Kebumen, Minggu (7/4/2019).

Bacaan Lainnya

Ya, Komunitas Muslimah Qurrota A’yun Kebumen menggelar sekolah pra nikah angkatan pertama yang diikuti 80 peserta terdiri atas 11 putra dan 69 putri.  Sekolah ini merupakan tindak lanjut seminar pra nikah yang digelar sebelumnya.

Selama lima kali pertemuan, dua pekan sekali peserta mendapatkan materi. Meliputi pernikahan bervisi sakinah, mawadah warahmah (Samara). Fiqih munakahat (pernikahan) mulai taaruf, khitbah, kesehatan reproduksi, adap suami istri (hak dan kewajiban), psikologi suami istri, dan manajemen keuangan keluarga. Selain itu diberikan materi produktifitas pasca menikah, dan dasar parenting.

“Melalu sekolah pra nikah  diharapkan dapat memberikan bekal untuk siap menjalani rumah tangga yang sakinah mawadah warahmah. Generasi yang baik biasanya lahir dari keluarga yang harmonis,” katanya.

Dalam wisuda itu, para peserta mendapatkan sertifikat. Sebelum diwisuda peserta juga mendapatkan pembinaan dari Penyuluh Kementerian Agama Kebumen.

Pentingnya Agama

Hera menyebutkan  setelah sekolah pra nikah akan menggelar Sekolah untuk Calon Istri dan Calon Ibu (SUCI). Dalam lima kali pertemuan, materi yang disampaikan akan lebih mendalam mulai kebersihan, pernikahan di era milenial, managemen waktu, kesehatan keluarga, obat herbal, fokus dan parenting lanjutan.

Dalam kesempatan itu, Hera menegaskan pentingnya landasan agama dalam berumah tangga. Apalagi pada era digital seperti saat ini, tantangan bagi pasangan suami istri semakin kompleks dibandingkan zaman  dahulu. Namun jika dilandasi dengan nilai-nilai agama yang kuat, apapun pasti dapat diatasi.

“Agama menjadi hal yang sangat penting dan menjadi landasan dalam berkeluarga,” ungkapnya.

Hera menyampaikan program Komunitas Muslimah Qurrota A’yun Kebumen antara lain creative writing class,  buka bersama anak yatim dan dhuafa, SPN batch dan workshop publik speaking. Selain itu spesial ramadhan “Closer to Al Quran”, sekolah calin istri dan ibu, serta rumah literasi. (ndo)

Pos terkait