Breaking News
light_mode
Beranda » Entertainment » Cerita Pendek: Koh Tsun

Cerita Pendek: Koh Tsun

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 15 Jan 2023
  • visibility 2.638
  • comment 0 komentar

Setelah Koh Tsun hilang di antara gugusan jati mereka menjadi murung. Anak-anak itu seperti kehilangan prenjak yang baru diberikan orang tuanya. Keriangan mereka sirna berganti dengan duka panjang. Mereka ingin bertemu Koh Tsun.

***

Purnama menggantung sempurna di pucuk perbukitan Ramelo. Orang-orang menikmatinya dengan duduk di halaman. Seekor anjing meloncat oleh kagetan anak-anak yang bermain grobak sodor sehingga menumpahkan air dalam ember.

Mereka resapi desiran angin sambil menerawang sinar bulan yang menerobos gugusan jati yang bersinar keperakan. Namun yang pasti, ketika purnama datang serta merta kedatangan Koh Tsun tinggal beberapa hari saja. Orang-orang menghitung hari, sampai yang dinanti datang menghampiri.

Senja mulai menyelimuti lereng Ramelo. Seperti bisanya, ternak-ternak sudah dimasukkan. Asap rumput yang terbakar membumbung putih dari atap rumbia. Bau asap itu mengusir nyamuk-nyamuk yang bersarang di sekitar kandang. Orang-orang Parangan duduk di serambi. Mereka saling bercanda dan yang penting menunggu kedatangan Koh Tsun.

Senja telah beranjak. Cleret merah di atas bumbungan rumah berlahan mulai sirna. Malam berjelaga. Orang-orang Parangan mulai gelisah. Jerit anak-anak digantikan gangsir, jangkrik, dan kepak codot bersahutan menyambar-nyambar di atas pohon jambu kluthuk. Orang-orang masih berkerumun di perempatan. Semakin lama semakin banyak. Hanya untuk satu pertanyaan; Koh Tsun sudah datang?

“Aku ingin beli salep,”
“Aku jamu pegel linu,”
“Saya hanya ingin dengar ia menyanyi lagu China,”

Anak-anak mulai menangis. Mereka menjerit minta untuk ditemukan Koh Tsun. Kalau perlu disusul ke kota. Para orang tua panik. Harus dicari ke mana, rumahnya saja mereka tidak tahu, apalagi asal-usulnya.

Malam telah digantikan pagi. Kokok ayam mengiringi fajar merah yang mulai merekah. Namun Koh Tsun belum juga datang. Orang-orang Parangan masih dalam keterjagaan. Ada menelusuri hutan, mencari Koh Tsun sampai dukuh seberang. Sampai berhari-hari mereka mencari, namun tak ada hasil. Koh Tsun seperti ditelan bumi. Hilang entah ke mana. Tak ada yang tahu hingga mereka sampai di ujung putus asa.

Bulan dan matahari saling berkejaran. Tak pernah sekalipun keduanya bertemu di atas bukit Ramelo. Beberapa purnama telah berganti. Begitu lama menanti kedatangan Koh Tsun. Sampai sekarang mereka selalu berkumpul setiap bulan sabit membentuk celeret merah. Mereka masih menanti, berharap suatu saat Koh Tsun datang kembali. Untuk mengobati kerinduan, orang-orang dukuh Parangan mendongengi anak-anaknya.

Koh Tsun memang begitu. Walaupun beraneka pakaian bagus ia punya, Koh Tsun lebih suka memilih corak yang itu-itu saja. Ia sering memakai celana bahan dengan stelan hem putih kecoklatan yang kerahnya sudah tambalan. Beberapa sisi celananya ia biarkan mengaga. Kalau diingatkan ia hanya tersenyum dan buru-buru mengalihkan pembicaraan.

Lalu jerit tangis anak-anak dusun Parangan terdengar berderai, mengakhiri cerita tentang Koh Tsun dari para orangtua.

Magelang, 2007

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geopark Karangsambung

    Pusat Edukasi Geologi Bakal Dibangun di Karangsambung

    • calendar_month Sel, 13 Okt 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.298
    • 0Komentar

    Adapun sarpras yang dibangun meliputi Gedung Geodiversitas dengan luas 3.674 m2 dengan fasilitas antara lain penyimpanan batu dengan kapasitas 148.000 contoh batuan, dan laboratorium bidang kebumian. Geo Conservastion Dilengkapi Virtual Learning dan Visual Sumulation Kemudian gedung Geo Coservation seluas 1.600 m2 yang akan digunakan sebagai sarana virtual learning dan audio visual simulation. Serta menampilkan spesimen […]

  • Masuk Kategori Miskin Ekstrem, Warga Sendangdalem Dapat Bansos dan Kambing

    Masuk Kategori Miskin Ekstrem, Warga Sendangdalem Dapat Bansos dan Kambing

    • calendar_month Kam, 11 Jan 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.899
    • 0Komentar

    “Kalau penghasilan tidak bisa ditebak, kadang lebih, kadang kurang, kadang juga tidak ada sama sekali,” ujarnya. Belum Pernah Mendapat Bantuan  Rasmin tinggal di atas tanah milik tetangga, ia hanya diberi pinjaman. Istrinya seorang ibu rumah tangga. Ia dulu sempat merantau di Palembang lalu pulang ke Kebumen sejak 2016 lalu. Selama ini Rasmin mengaku tidak pernah […]

  • Dulongmas

    Persiapan Dulongmas Terkendala PPKM, Atlet Voli Berlatih Mandiri

    • calendar_month Sel, 27 Jul 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Persiapan para atlet Kabupaten Kebumen untuk menghadapi ajang Dulongmas Championship 2021 terkendala Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Adanya larangan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan membuat sejumlah cabang olahraga yang telah melaksanakan pemusatan latihan bagi para atlet yang lolos seleksi, akhirnya menghentikan latihan tersebut. Salah satu yang menghentikan pemusatan latihan adalah Pengurus Kabupaten […]

  • Mulai 1 Agustus, Kepesertaan Aktif JKN Jadi Syarat Pembuatan SKCK

    Mulai 1 Agustus, Kepesertaan Aktif JKN Jadi Syarat Pembuatan SKCK

    • calendar_month Kam, 1 Agu 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.968
    • 0Komentar

    Adapun skema layanan SKCK berdasarkan Perpol Nomor 6 Tahun 2023 di antaranya pendaftaran, penyerahan berkas salah satunya bukti kepesertaan aktif JKN, verifikasi berkas, proses penerbitan SKCK, dan pencetakan dan penyerahan berkas SKCK. “Proses verifikasi status kepesertaan JKN dilakukan oleh petugas melalui web portal berdasarkan NIK, apabila dari hasil pengecekan pemohon belum memiliki JKN atau status […]

  • Berburu Takjil? Datangi Street Food Kurma#1 di Jalan Ampera Kebumen

    Berburu Takjil? Datangi Street Food Kurma#1 di Jalan Ampera Kebumen

    • calendar_month Jum, 24 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.948
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Melibatkan pelaku usaha (UMKM) di sepanjang Jalan Ampera, Warga RW VI Kelurahan Kebumen bersama lurah setempat menggelar street food bertajuk Kuliner Ramadhan Ampera atau Kurma#1. Kegiatan positif di bulan Ramadhan 1444 H ini merupakan permulaan dengan konsep penjualan produk-produk kuliner takjil ramadhan. Berbagai makanan dan minuman khas bulan Ramadhan tersaji di event […]

  • Ini 5 Wisata Kebumen yang Wajib Kamu Datangi Saat Lebaran

    Ini 5 Wisata Kebumen yang Wajib Kamu Datangi Saat Lebaran

    • calendar_month Sen, 31 Mar 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.117
    • 0Komentar

    3. Pemandian Air Panas Krakal: Relaksasi dengan Nuansa Estetik Bagi wisatawan yang mencari ketenangan dan ingin melepaskan penat setelah beraktivitas, Pemandian Air Panas (PAP) Krakal di Desa Krakal, Kecamatan Alian, adalah pilihan yang tepat. Sumber air panas alami di tempat ini dipercaya memiliki khasiat relaksasi. Saat ini, PAP Krakal juga dilengkapi dengan Villa de’Krakal, menawarkan […]

expand_less