Ngadem di Gunung Prau Ketika Suhu Udara Terasa Panas Akhir-akhir Ini
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 1 Mei 2023
- visibility 4.856
- comment 0 komentar

Puncak Gunung Prau. (Foto: Hari)
Begitupun jasa ojek dari basecamp-gerbang pendakian. Semula 20 ribu rupiah, kali ini menjadi 30 ribu rupiah. Hanya parkir kendaraan saja yang masih sama yakni 10 ribu rupiah untuk sepeda motor.
Mendung yang datang tiba-tiba lalu menumpahkan air hujan membuat kami menunda sebentar untuk memulai pendakian. Berdasarkan rundown/itinerary, mestinya kami memulai pendakian pada pukul 13.00 WIB. Sambil menunggu hujan reda, kami manfaatkan untuk makan siang dan sholat di mushola basecamp.
Baca juga: Mendaki Itu Candu, Catatan Pendakian Merbabu Via Jalur Wekas

Camp area Telaga Wurung. (Foto: Hari)
Pukul 14.15 WIB kami sepakat untuk memulai perjalanan. Meskipun gerimis masih membasahi bumi, berbekal jas hujan murah meriah yang dijual pihak basecamp seharga 10 ribu rupiah, kami sepakat memulai perjalanan. Naik ojek.
Bagi saya, dengan tarif 30 ribu rupiah untuk rute basecamp-gerbang pendakian sangat sepadan. Selain memangkas waktu tempuh, juga menjadi sedikit berhemat tenaga. Tidak lupa kami berdoa bersama di gerbang pendakian yang juga sebagai Pos 1 Blumbang Kodok ini.
Beberapa teman bertanya kepada saya mengapa dinamakan Blumbang Kodok. Saya yang memang tidak tahu asal muasal penyebutannya, hanya tersenyum dan geleng-geleng kepala.







Saat ini belum ada komentar