Ngadem di Gunung Prau Ketika Suhu Udara Terasa Panas Akhir-akhir Ini
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 1 Mei 2023
- visibility 4.852
- comment 0 komentar

Puncak Gunung Prau. (Foto: Hari)
Namun sesampainya di lokasi, ternyata plang dari kayu bertuliskan Sunrise Camp Gunung Prau Jalur Patak Banteng sudah tidak ada. Sebagai gantinya, kami melanjutkan menuju puncaknya dengan waktu tempuh sekitar 30 menit berjalan kaki ke arah utara atau menuju Jalur Dieng.
Lelah terbayarkan setelah sampai di Puncak Gunung Prau dengan ketinggian 2590 MDPL (meter di atas permukaan laut). Tidak lama dan tidak banyak yang kami lakukan di sini. Hanya foto bersama maupun foto pribadi, lalu kami lanjutkan perjalanan turun menuju area camp.
Baca juga: Apa Alasan dari Hobi Mendaki Gunung?

Puncak Gunung Prau. (Foto: Hari)
Tempat di mana tenda kami berdiri. Juga 4 teman kami yang memang tidak ikut melanjutkan ke puncak dengan memilih memasak menu sarapan. Namun sesampainya di tenda, kami yang melanjutkan ke puncak tidak disuguhi jamuan apapun. Sepertinya dihabiskan oleh 4 teman kami ini.
Hal itu diperkuat dengan adanya celetukan dari mereka yang ingin segera turun ke basecamp karena merasa kekenyangan dan merasa sakit perut. Dengan raut wajah memelas, mereka mohon izin turun duluan.
Selanjutnya kami yang masih tinggal di lokasi camp mulai berbenah untuk packing dan menyusul turun ke basecamp. Mengingat target waktu untuk turun pukul 9.00 WIB dengan harapan sampai di basecamp sebelum tengah hari.
Perjalanan turun kami tempuh selama 1 jam 30 menit. Sampai di basecamp, segera lapor di pos registrasi, membuang sampah pada tempat yang disediakan, lalu bersih-bersih sambil menunggu waktu kepulangan yang telah disepakati yakni 13.00 WIB.







Saat ini belum ada komentar