Breaking News
light_mode
Beranda » Travel » Warung Perahu Bu Silah, Sejak 1978 Layani Mancing Mania di Waduk Sempor

Warung Perahu Bu Silah, Sejak 1978 Layani Mancing Mania di Waduk Sempor

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 25 Mei 2020
  • visibility 10.543
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

SELAIN fungsi irigasi dan pariwisata, Waduk Sempor juga menjadi wahana favorit bagi para pemancing. Setiap hari ratusan pemancing beraktivitas sepanjang tepian waduk, dari pagi hingga petang. Tak hanya dari Kebumen, banyak pula para pemancing dari luar kota seperti Jogja dan Solo.

Seorang pemilik warung di tepian waduk, Bu Silah (60), melihat kehadiran pemancing itu sebagai peluang bisnis. Berbeda dengan para pemilik warung lain yang memilih duduk diam menunggu pembeli, Bu Silah memutuskan melakukan strategi jemput bola. Dia mengubah perahu miliknya menjadi warung terapung untuk menjajakan dagangannya pada para mancing mania di sepanjang tepian waduk.

Berjualan di Atas Perahu Sejak Tahun 1978 

Bersama suaminya, Pak Kusnan (65), Bu Silah berangkat dari dermaga jam 10.00 wib. Makan dan minuman yang dibawa cukup beragam, dari kopi, teh, gorengan hingga nasi rames. Karena tak memungkinkan memasak di atas perahunya yang kecil, gorengan dan nasi rames dibawa dalam keadaan matang. Sementara air panas untuk kopi dan teh disiapkan dalam tremos.

Mengingat konsumennya adalah para pemancing dari kalangan biasa, Bu Silah tidak mematok harga terlalu tinggi untuk daganganya meski dia harus berkeliling di atas perahu. Segelas kopi cukup Rp 3.000, sementara nasi rames Rp 5.000.

“Saya mulai berjualan dengan perahu sejak tahun 1978. Awalnya karena permintaan beberapa pemancing untuk dikirimi makanan. Karena tempat memancing di pinggir hutan, mereka kesulitan mendapatkan makan dan minum. Alhamdulillah bisa membantu”, jelas Bu Silah.

Melayani Para Mancing Mania di Waduk Sempor
Makanan dan minuman dijual dengan harga terjangkau. (Foto: Dok. Sigit Asmodiwongso)

Makanan dan minuman dijual dengan harga terjangkau. (Foto: Dok. Sigit Asmodiwongso)

Salah satu pemancing yang sempat ditemui, Setyo Nugroho (48) mengakui menjadi pelanggan tetap warung perahu Bu Silah.

“Rata-rata kami memancing dari pagi sampai sore. Bahkan ada beberapa yang menginap. Karena lokasi memancing ada di tepian waduk yang jauh dari pemukiman, keberadaan warung Bu Silah sangat membantu kami. Sekarang kami tak perlu repot-repot membawa bekal karena secara teratur Bu Silah berkeliling membawa makanan dan minuman,” ujar pemancing dari Desa Pekuncen ini.

Pandemi Covid-19 menurut Bu Silah tidak terlalu berpengaruh pada usahanya. Meskipun sebagai obyek wisata Waduk Sempor di tutup, para pemancing tidak menyurutkan niatnya untuk menyalurkan hobi. Terbukti ketika redaksi mengunjungi waduk ini di lebaran kedua, masih ditemui cukup banyak pemancing, bahkan hingga sampai ke ruas Sungai Kedungringin di sisi utara.

Saat Waduk Dangkal, Kesulitan Berjualan 

Faktor yang paling berpengaruh justru musim kemarau. Jika hujan tak kunjung datang dan volume air waduk menipis, otomatis jumlah pemancing yang datang juga akan menurun.

“Tahun lalu kami sempat berbulan-bulan tidak berjualan karena musim kemarau sangat panjang. Selain pemancingnya sedikit, juga air waduk terlalu dangkal. Sulit untuk membawa perahu mengampiri para pemancing,” jelas Pak Kusnan yang setia mendampingi istrinya berjualan.

Saat ini pemanfaatan bidang perikanan di waduk Sempor tidak hanya dalam bentuk pemancingan. Para penduduk lokal juga berprofesi sebagai nelayan yang rutin menjala ikan setiap pagi dan sore. Di beberapa tempat juga ditemukan keramba yang dimiliki oleh perorangan maupun kelompok. (Sigit Asmodiwongso)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balik Rantau Gratis

    Gubernur Ahmad Luthfi Lepas Balik Rantau Gratis 2026, Total 21.975 Warga Jateng Terlayani

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 564
    • 0Komentar

    BOYOLALI (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melepas ribuan peserta Program Balik Rantau Gratis 2026 di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Sabtu 28 Maret 2026. Program ini menjadi bagian dari rangkaian layanan mudik dan arus balik gratis yang secara keseluruhan menjangkau 21.975 warga Jateng menuju Jakarta dan Bandung. Pemprov Jateng menyediakan berbagai moda transportasi dalam […]

  • Resmikan Gedung Dakwah Muhammadiyah Kuwarasan, Bupati Pastikan Jalan Mangli dan Kemukus Segera Mulus

    Resmikan Gedung Dakwah Muhammadiyah Kuwarasan, Bupati Pastikan Jalan Mangli dan Kemukus Segera Mulus

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 529
    • 0Komentar

    KUWARASAN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Lilis Nuryani meresmikan Gedung Dakwah Muhammadiyah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kuwarasan, Minggu 8 Februari 2026. Acara ini dirangkai dengan Pengajian Umum menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Gedung dakwah dua lantai yang berdiri di atas tanah wakaf keluarga almarhum H. Supri Utomo ini memiliki luas […]

  • FAJIM Ponpes Al Hasani: Dari Masa Lalu yang Kelam, Kembali ke Jalan yang Lurus

    FAJIM Ponpes Al Hasani: Dari Masa Lalu yang Kelam, Kembali ke Jalan yang Lurus

    • calendar_month Jum, 25 Agu 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.713
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Gus Fachrudin Achmad Nawawi sebagai pengelola Forum Anak Jalanan Insyaf Mengaji (FAJIM) sekaligus pengasuh Ponpes Al Hasani, mengatakan telah menyadarkan anak jalanan sehingga kembali ke jalan yang lurus. Hal itu ia sampaikan saat acara Jumat Curhat bersama Polres Kebumen, Jumat 25 Agustus 2023. Menurutnya, santri FAJIM saat ini semakin berkembang dengan anggota […]

  • PAFI Berau

    Obat Bebas, Amankah Dikonsumsi Tanpa Resep Dokter? Ini Penjelasan PAFI Berau

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 485
    • 0Komentar

    PERNAHKAH Anda membeli obat di apotek tanpa resep dokter? Kebanyakan dari kita pasti pernah melakukannya, terutama untuk mengatasi gejala penyakit ringan seperti sakit kepala, demam, atau flu. Obat-obatan ini sering disebut sebagai obat bebas, yang berarti dapat dibeli tanpa memerlukan resep dokter. Namun, seberapa amankah mengonsumsi obat bebas tanpa konsultasi dengan tenaga kesehatan? Persatuan Ahli […]

  • Speling

    Speling dan CKG Pemprov Jateng Sasar 3,8 Juta Jiwa di 152 Desa, Ini Jadwal Layanan Juni 2025

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.139
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi oleh Pemprov Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi telah menyasar 152 desa di 32 kabupaten/kota. Total 17.900 warga Jateng mengikuti layanan Speling dan 3,8 juta jiwa memanfaatkan CKG. Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yunita Dyah Suminar, menyampaikan bahwa Speling […]

  • FGD PT Tirta Utama Jateng: Serapan PDAM Kebumen Rendah, Dari 300 L/Dt Baru Terserap 75 L/Dt

    FGD PT Tirta Utama Jateng: Serapan PDAM Kebumen Rendah, Dari 300 L/Dt Baru Terserap 75 L/Dt

    • calendar_month Kam, 4 Agu 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.789
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Tirta Utama Provinsi Jawa Tengah menggelar Focus Grup Discusion (FGD) dengan tema “Penyerapan Anggaran Negara dan Realisasi Manfaat ke Masyarakat” di Hotel Mexolie pada Kamis, 4 Agustus 2022. Acara dihadiri oleh Direktur Utama PT Tirta Utama (Perseroda) Djoko Suprapto SE MM, ketua dan anggota Komisi C DPRD […]

expand_less