Usia 60 Bukan Halangan, Bupati Kebumen Beri Pesan Inspiratif untuk Siswa SMA Taruna Nusantara
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 22 Des 2025
- visibility 1.072
- comment 0 komentar

Bupati Lilis Nuryani didampingi Kepala Diskominfo Wahyu Siswanti foto bersama dengan siswa SMA Taruna Nusantara. (Foto: Hari)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Lilis Nuryani menerima kunjungan enam siswa SMA Taruna Nusantara di Ruang Aroengbinang, kompleks Pendopo Kabumian, Senin 22 Desember 2025.
Keenam siswa tersebut terdiri dari lima siswa SMA Taruna Nusantara kampus Cimahi dan satu siswa dari kampus Malang.
Danar Syarif H, siswa asal Tamanwinangun yang mewakili rekan-rekannya menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui wawancara tokoh.
Lebih dari sekadar tugas, mereka ingin memetik nilai-nilai kehidupan dan tips sukses dari sosok Bupati Lilis sebagai bekal calon pemimpin masa depan.
“Kami merasa sangat beruntung bisa bertemu langsung dan mendapatkan wejangan berharga dari Ibu Bupati. Terima kasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepada kami,” ungkap Danar.
Perjalanan dari Pebisnis hingga Menjadi ‘Ibu’ Bagi Rakyat
Dalam sesi wawancara, Bupati Lilis menceritakan perjalanan hidupnya yang berangkat dari dunia usaha. Memiliki jiwa pedagang sejak muda, ia sempat mengelola salon pertama di Gombong hingga bengkel otomotif, sebelum akhirnya merambah ke bisnis perumahan dan kontraktor.
“Basic saya adalah pebisnis. Karena suami juga pengusaha, kami terbiasa mengelola keuangan secara profesional di lingkungan keluarga,” kenangnya.
Meski berasal dari keluarga berkecukupan, Bupati Lilis menekankan pentingnya disiplin finansial. Ia bercerita bahwa sejak kecil telah diajarkan untuk menabung.
“Dulu, saat awal mendapat keuntungan usaha, uangnya tidak saya gunakan untuk bergaya atau membeli mobil, tapi saya tabung dan investasikan ke tanah,” tambahnya.
Pesan untuk Generasi Muda: Belajar Hingga Akhir Hayat
Menjawab pertanyaan siswa mengenai alasannya terjun ke dunia pemerintahan, Bupati Lilis mengakui bahwa menjadi pemimpin daerah bukanlah cita-cita awalnya. Namun, ia memandang posisi ini sebagai amanah untuk mengabdi.
“Meski sekarang di pemerintahan dan sudah menginjak usia 60 tahun, saya tetap belajar. Belajar itu sampai tua, karena yang bisa memutus proses belajar hanyalah kematian,” tegas Bupati.
Ia menambahkan bahwa perannya saat ini adalah menjadi sosok ibu yang ngopeni, ngayomi, dan ngayemi bagi masyarakat Kebumen.
Bupati juga memberikan tips dalam menghadapi kegagalan dan kekecewaan. Menurutnya, hidup tidak selalu sempurna, namun kunci utamanya adalah mengelola perasaan melalui ibadah kepada Allah SWT.
“Ujian itu akan menaikkan derajat kita. Jangan putus asa, kecewa boleh, tapi harus terus menatap ke depan,” pesannya.
Fokus pada Pendidikan dan Kesehatan
Terkait masa depan generasi muda, Bupati Lilis menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kebumen menempatkan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas utama. Ia berpesan agar para siswa pandai memilih lingkungan pergaulan agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif.
“Orang tua pasti mendidik yang terbaik, tapi mereka tidak bisa mengawasi 24 jam. Maka, pandai-pandailah memilih teman. Teruslah rajin belajar, hemat, dan disiplin karena kalian adalah masa depan bangsa,” pungkasnya. Makin Tahu IndonesiaÂ









Saat ini belum ada komentar