Warga Desa Munggu Minta Bupati Nonaktifkan Kepala Desa, Ternyata Ini Alasannya

Warga Desa Munggu
Warga Desa Munggu saat melakukan audiensi kepada Bupati Kebumen. (Foto: Dok. Pemkab Kebumen)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Puluhan warga Desa Munggu Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen melakukan audiensi dengan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto di Pendopo Kabumian, Selasa 9 Januari 2024. Mereka meminta kepada Bupati Kebumen agar menonaktifkan kepala desanya.

Salah seorang tokoh warga Desa Munggu Pribadi mengatakan bahwa kedatangan warga ke Pendopo Kabumian untuk mengadu kepada Bupati Kebumen terkait kasus pornografi yang diduga dilakukan kepala desanya. Mereka menilai apa yang dilakukan kepala desa dengan menyebar foto yang tak senonoh telah membuat malu desa dan warga.

Bacaan Lainnya

“Perbuatan itu sangat tidak etis, tidak pantas, dan telah mencoreng nama baik desa kami. Seorang Kades sebagai pemimpin tidak seharusnya berbuat seperti itu. Ini jelas telah melanggar etika pejabat,” ujar Pribadi dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga: Sambil Menangis, Kepala Desa Jabres Nyatakan Mundur Dari Jabatannya

Karenanya, dia meminta kades yang bersangkutan mundur atau dinonaktifkan dari jabatannya.

“Di sini kami minta agar Bupati Kebumen menonaktifkan sementara Kades kami, kemudian kami juga meminta memproses laporan kami, agar ada kepastian hukum di situ,” ungkapnya.

Tanggapan Bupati Kebumen

Sementara itu, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyatakan, pihaknya perlu mengkaji aturan hukumnya bersama perangkat daerah terkait laporan tersebut yang dianggap telah melanggar etika pejabat. Pihaknya pun belum bisa segera memutuskan untuk menonaktifkan kades tersebut.

“Nanti akan kita kaji dulu aturannya seperti apa? Kita minta Inspektorat untuk melakukan pemanggilan terhadap kepala desa yang bersangkutan untuk dilakukan pemeriksaan, hasilnya akan kita sampaikan,” ujar Bupati.

Baca Juga: 49 Kepala Desa Terpilih Dilantik, Ini Daftarnya

Terkait laporan ke aparat penegak hukum, Bupati menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan intervensi apapun. Semua itu menjadi kewenangan pihak berwajib. Pihaknya hanya berpesan kepada seluruh kades dan para pejabat agar bisa menjadi contoh yang baik bagi semuanya.

“Saya harap kejadian seperti tidak terulang, karena pastinya akan merugikan kita semua. Maka sudah seharusnya pemimpin harus memberikan contoh yang baik, jangan sekali mencoba untuk berbuat sesuatu yang bisa merugikan kita semua,” ucapnya.

Pos terkait