Belum Berijin, Satpol PP Bisa Hentikan Pembangunan Waterboom di Karanggayam

Sekretaris Satpol PP Dr Suratno mengecek lokasi. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kebumen akhirnya turun tangan terkait polemik rencana pembangunan waterboom di Desa/Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen.

Sekretaris Satpol PP Kebumen Dr Suratno didampingi dua stafnya mengecek lokasi pembangunan yang berada seberang Polsek Karanggayam tersebut, Senin  17 Februari 2020. Di lokasi, sejumlah pekerja sedang menyelesaikan pembangunan pagar tembok keliling.

Bacaan Lainnya
Alat Berat Backhoe Bekerja Meratakan Tanah
Alat berat dikerahkan untuk meratakan tanah. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Tampak pula sebuah alat berat berupa backhoe yang meratakan tanah yang berbukit tersebut. Saat itu, tidak ada pimpinan proyek yang bisa ditemui untuk dimintai konfirmasi. Setelah mengambil dokumentasi, Suratno pun berkoordinasi dengan Camat Karanggayam Drajat Triwibowo.

“Kami saat ini mengecek ke lapangan apakah pembangunan ini sudah mengantongi perijinan atau belum. Jika belum Satpol PP memiliki wewenang untuk memberhentikan sampai ijin ditempuh,” ujar Suratno di sela-sela mengecek lokasi.

Suratno Meminta Investor Urus Ijin Baru Mulai Pekerjaan
Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan pagar. (KebumenUpdate)

Suratno meminta kepada pihak investor untuk mengurus ijin terlebih dahulu baru memulai pekerjaan. Jika secara administrasi perijinan belum ada, namun pembangunan sudah dimulai, nanti Satpol PP berwenang untuk memberhentikan.

“Investor siapapun bisa masuk, tetapi aturan harus tetap dipatuhi,” ujar Suratno seraya menyebutan pihaknya akan memberikan surat teguran.

Terkait Perijinan, Camat Karanggayam Tidak Pernah Dihubungi Pemilik
Lokasi bakal dibangun waterboom di Karanggayam. (Foto: KebumenUpdate)

Camat Karanggayam Drajat Triwibowo menyampaikan bahwa sejak dia menjabat sebagai Camat Karanggayam 3 Januari 2020, pihaknya belum pernah dihubungi oleh pemilik maupun utusan pemilik terkait perijinan.

“Kami akan menanyakan Kepala Desa Karanggayam perihal proses perijinan pembangunan waterboom tersebut,” ujar Drajat Triwibowo.

Sebelumnya, Anggota DPRD Kebumen Suprijanto meminta pembangunan waterboom di Karanggayam dihentikan untuk sementara sampai mendapatkan ijin dari pihak terkait. Proses pembangunan dapat dilaksanakan kembali setelah pihak investor mendapatkan ijin.

“Penghentian dilaksanakan sembari menunggu proses perizinan pembangunan sebagaimana mestinya. Ini meliputi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan lainnya. Termasuk Amdal Lalu lintas,” ujarnya. (ndo)

Pos terkait