Rumah UKM Kebumen Dapat Suntikan Dana BMU Rp200 Juta dari Tradha Group
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 6 Des 2025
- visibility 361
- comment 0 komentar

Gathering & Capacity Building Rumah UKM Kebumen (RUKUN) di Teman Hati Coffee. (Foto: Hari)
PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Semangat kolaborasi untuk memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kebumen kembali digaungkan dalam acara Gathering & Capacity Building Rumah UKM Kebumen (RUKUN) di Teman Hati Coffee, Sabtu 6 Desember 2025.
Acara yang dihadiri oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Founder Tradha Group Ir Mohammad Yahya Fuad SE, CEO Tradha Group dr Faiz Alauddien Reza Mardhika, Kepala Disperindag KUKM Haryono Wahyudi, serta pengurus dan 165 anggota RUKUN ini menjadi momentum penting bagi pengembangan UMKM di Kebumen.

Gathering & Capacity Building Rumah UKM Kebumen (RUKUN) di Teman Hati Coffee. (Foto: Hari)
Ketua RUKUN, Nanang Wahidin Yusuf, menyebutkan saat ini anggota RUKUN telah mencapai 285 orang.
Selain gathering, acara ini juga diisi dengan workshop, bazar UMKM, peluncuran Bantuan Modal Usaha (BMU) Tradha Group Batch 3, dan penyerahan bantuan alat produksi UMKM dari dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah.
Tradha Group Tingkatkan Bantuan Modal Usaha (BMU) Hingga Dua Kali Lipat
CEO Tradha Group, dr Faiz Alauddien Reza Mardhika, secara resmi mengumumkan pembukaan BMU Batch 3 yang nilainya meningkat signifikan.
“Sebelumnya kami hanya menggelontorkan Rp100 juta, namun untuk batch tiga ini Tradha Foundation akan menyuntik dana dua kali lipat, yaitu Rp200 juta,” ujar Reza yang disambut riuh tepuk tangan peserta.
Dana bantuan modal ini diperuntukkan bagi wirausaha yang dianggap mampu meningkatkan kualitas produksi.
Reza menegaskan bahwa BMU adalah Bantuan Modal Usaha, bukan Bantuan Modal Urip (modal hidup), sehingga dana tidak boleh digunakan untuk keperluan konsumtif seperti membayar utang, berbelanja skincare, atau membeli rokok.
“Ini betul-betul harus diingat. Harapannya, BMU yang akan kami gelontorkan tahun ini bisa memberi manfaat lebih banyak. Kami ingin melihat Kebumen Berdaya, UMKM Kebumen makin jaya,” tegasnya.
Adapun syarat utama pengajuan BMU adalah lama usaha minimal 2 tahun, memiliki laporan keuangan, produk, dan profil bisnis. Proses seleksi akan melalui administrasi dan wawancara untuk menjaring UMKM yang siap menerima bantuan.
Peluang Besar UMKM Masuk Dapur ‘Makan Bergizi Gratis’
Kepala Disperindag KUKM, Haryono Wahyudi, menekankan pentingnya RUKUN dalam memaksimalkan program pemerintah.
“Dengan adanya RUKUN, manfaatkan secara maksimal, karena banyak program pemerintah yang membutuhkan UMKM. Pengurus RUKUN harus bisa memobilisasi anggotanya menjadi pemasok (supplier) utama program-program pemerintah,” jelas Haryono, seraya berharap UMKM Kebumen dapat menjadi pemain utama di kabupaten sendiri.
Bupati Dorong Perempuan Berdaya dan Jaga Kualitas
Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peserta gathering yang didominasi oleh kaum hawa.
“Ini sebagai bukti bahwa perempuan harus berdaya. Dengan adanya RUKUN, kita bisa belajar wirausaha,” kata Bupati.
Ia juga berpesan kepada pelaku UMKM untuk menjaga persaingan harga.
“Berikan harga jangan terlalu mahal karena persaingan ketat. Yang penting untung dulu, nanti kalau sudah terkenal, dinaikkan sedikit. Tolong sesuaikan harganya agar pembeli oleh-oleh bisa sesuai dengan kantongnya,” ujarnya.
Di kesempatan ini, Bupati Lilis juga meninjau langsung bazar UMKM yang digelar, menampilkan produk unggulan seperti Sate Ayam Khas Ambal kemasan vacuum yang bisa bertahan 6 bulan, kerupuk seblak, batik jumputan, telur asin fresh premium dari Karangtanjung Alian, dan produk kewirausahaan SMK Plus Nururrohmah. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar